BENTANG KENANGAN KKN (Hari 7-9)

BENTANG KENANGAN KKN (Hari 7-9)

KKN 3

Hari Ketujuh: Minggu, 09 September 2012

Bangun, cuci piring, pup dan mandi, jogging dan persiapan ke Pantai Randu Sanga bersama Bapak Maskat dan Dhea. Rencana berangkat jam 8 mesti tertunda karena ‘pencarian’ helm. Menurut Bapak, polisi Brebes lumayan galak kalau menemukan pelanggaran berkendara.

praktek kkn, kkn, kerja lapangan

Usai memakai helm semuanya, kami mulai berjalan. Adapun rutenya dari pasar Banjar ke kiri, kanan dan kiri lagi. Lewat Kersana dan Ketanggungan. Sampai pada petunjuk jalan “Cirebon atau Losari lewat pantura” kiri dan “ Semarang-Tegal-Surabaya” kanan. Kita ke kanan. Lewat daerah Kluwuk. Ada pasar air dan pedagang2 di perahu, lewat pasar bawang Klampok dan mataku sering mlihat nama “Dian” menjadi nama2, entah itu hotel, kedai teh tubruk, oleh2 khas dan pabrik es pun pake nama Dian Sari.

lokasi kkn

Kita belok kiri dgn tulisan STAI Brebes, tp yang kulihat di sekitarnya malah gereja2, barulah gedung STAI, kantor pengurus cab. NU Brebes dan Cyblon waterboom, lalu belok kanan. Si bapak berhenti di jalur kiri dan memakai masker sambil berteriak

”Awas tai bebek!”

Aku dan AAkmal ketawa aja soalnya bebek yang melintas hanyalah beberapa ekor. Namun pas belok kiri, sebelah kanannya indah… dipenuhi oleh sawah yang luas, sedangkan di sebelah kirinya berjajar peternakan bebek yang panjang dan super bau! Barulah aku ‘ngeh’ kenapa bapak berhenti, memakai masker dan meneriakiku untuk waspada tai bebek. Banyak kambing yang diliarkan.

Kamipun sampai dengan ongkos masuk dikurangi karna bapak bilang sedang bawa orang Kuningan dan mmpromosikan pantai tsb. Hehe… ada-ada saja Si Bapak.
praktek kerja lapangan, cantik
Menurutku pemandangannya tidaklah istimewa, malah trkesan kurang terawat. Hanya saja, pantai selalu berhasil menghibur orang. Aku dan kawan2 berfoto di sekitar pantai, lalu membeli es kelapa muda atau minuman. Rata2 harganya naik 2rb dari harga normal. Masih wajar.
Ternyata bahasa mereka telah jawa. Aku minta foto dengan si ibu, malah beliau begitu senang dan antusias sampai mengajak anaknya segala.

Waktunya pulang dan matahari tepat di tengah2. Jalannya lurus2 saja. Ke mesjid al ittihad, Kec Songgom, masuk Jalan Raya Wanacala (namanya seperti nama blok rumahku), ke Larangan, Pasar Ketanggungan, belok kiri lalu kanan dan banyak pohon bambu di sisi kiri, d kanan perumahan. Belok kanan, Kubang Jati, menepi di RM Bu Oga yang baru dresmikan pada 22 Mei 2011. Kami makan ayam goreng, sayur asam, sambal dan teh tawar hangat. Nikmat

Lanjut ke Karang Bandung. Tak terasa masuk Banjarharjo dan Kubang Jero. Magrib, mati lampu. Mulanya aku ragu2 ke mesjid, tp Teh Tuti dan Teh Herni mengajakku. D mesjid, jamaah yang datang tetap banyak. solat usai, lampu pun kembali menyala. Serentak kami mengucapkan ‘alhamdulillaah’. Kami ‘bergosip’ ampe isya. Udah bubar, kami kumpulan di baldes. Agendanya pelantikan anggota KPPS dan perkenalan resmi KKN UNIKU 2012. Yang datang amat ramai. Kami duduk di kursi. Tapi ketika melihat bapak2 yang tak kebagian kursi, kami pun mengalah. Kami yang ‘lesehan’ diatas mitasi kembang. Pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dipimpin oleh Bu Nunung (abah2, nenek2, campur!), diskusi, interupsi krn ada anggota KPPS yang berasal dari partai. Masyarakat amat kritikus,

“Kr mah ngalemprah, saat pisan!”, “Karunya ulah ngaroko, aya mahasiswi”, “Duh mahasiswana di teoh!”, dst.

(Jadi ingat kata2 Bu Kris tentang watak orang KJ yang kritikus dan berani menyampaikannya langsung). Pulang, sempat ada sedikit konflik, tp kemudian krn lelah, kami pun tepar.

Hari Kedelapan: Senin, 10 September 2012

Bangun, pup+mandi+keramas+sholat dan cuci piring. Ke sekolah dengan Teh Lissy, mengajar IPS tentang Pengaruh Budaya Luar dan Benua di kelas 6. Pas istirahat, aku, Teh Lis, Teh Enah dan Teh Tina disuguhi teh manis hangat, kacang asin dan semacam piscok (bukan dari bu kantin) tp tetap alot. Teh Tina dan Enah pulang duluan.

Aku dan Teh Lissy saling curhat tentang KKN dan kelompok. Lalu kami diskusikan pula rencana pengajaran untuk kelas 6 Bahasa Inggris. Setauku yaitu tentang Degrees Of Comparison. Kamipun menyusun lagu “My Friends”. Tak lama, kami dipersilakan masuk. Seorang anak kelas 6 cewe maju,

”Bu, kata Bu Sona sekarang tentang tempat2 umum.”

Aku dan Teh Lissy bertatapan sejenak, lalu mengangguk mantap, mmbulatkan tekad. Di kelas, ada sms dari Mas Bud , mengusulkan aku sebagai admin UNSA menghapus iklan2 di wall UNSA khususnya yang tak berbau literasi sama sekali. Ah ya, tak terasa aku telah cukup lama ‘puasa’ interaksi dengan dunia maya.

Usai Bahasa Inggris, lanjut ke kesenian; menggambar. Aku menggambar bis sekolah, SDN Kubang Jero dan gambar bebas. Di luar, anak kelas 4 dan5 ramai. Aku menghampiri mereka. Salah satu diantara mereka meminta no hape, jadi deh semuanya ikut2an meminta. Saling berebut. Benar saja, pas pulang, bunyi sms menjerit2.

Siangnya kupangkas dengan saling curhat bersama Teh Tuti ditemani lagu2 sunda d tetangga sebelah hajatan. Magrib, seeperti biasa aku ngbrol dengan Anti dn temannya, Laili, yang ternyata “teu kaunggahkeun” alias gak naik kelas. Banyak kosakata yang kudapat; Bebene artinya pacar, pineuh tidur, ampel rame, cawene gadis, bieung taulah, sue lama, ilok masa sih, ula itu ular dsb.

Sehabis isya, les. Rupanya peserta les kemarin memintaku lagi untuk menghandle mereka. Tentang perkalian ratusan. Pesertanya malahan bertambah. Padahal aku lagi makan, tp mereka bilang,
praktek kerja lapangan di desa

“sok mau kita tunggu!”.

Udah bubar, kita briefing ttg program: PBA, vertikultur, pemberian buku panduan bahasa inggris, white board ke sekolah yang masih ngambang dan terkesan tak mau diterima. Akupun tidur dengan lumayan nyenyak.

Hari kesembilan: Selasa, 11 September 2012

Bangun. Teh tuti dan fuji tak ada di sisi. Kuduga (dan benar) Fuji lagi BAB sedangkan Teh tuti lg nyuci. Akupun BAB dan mandi. Aku mengajar di SD kelas 5, tentang faktor prima dan b. Ing daily activities. Di sela2 itu, ada kelas 6 bilang

” kak, pensi belum!”

aku ikut berpikir. Usai mengajar, diam d rumah dan ngbrol dengan t tina dan t tuti ttg kejenuhan diam di rumah lokasi KKN.

Aku mandi sore di rumah c ibu. Akupun membuat puisi berjudul Untuk Sahabat sbg pensi untuk nanti kemah. Kusosialisasikan kepada mereka ketika pramuka. Krn tak hapal lagu sahabat-nya noah dan audy, aku pake lagu kepompong saja. Mereka antusias.

kkn, praktek kerja lapangan

Magrib, aku solat d mesjid dan airnya keruh malah hitam. Denger2 tentang kesurutan. Aku ngerii..sholat isya, les. Pesertanya makin banyak. Aku sms bu sona, menanyakan materi esok untuk kelas 4. Ternyata dia gokil tak mau disebut ‘Bu’. Belakangan aku tahu, beliau memang seumuran denganku. Hehe

Kami lalu briefing dan ahsilnya kurang memuaskan. Lokasi les akan dpindah ke baldes dan ntu tanpa prsetujuanku, persetujuan semua! Aku malas dan tertidur lelap saja! [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *