~MISS~

~MISS~

miss

Ternyata ada satu hari (20-an Mei 2013) yang bisa kuberi tema; M I S S

Satu kata dari Bahasa Inggris itu memang memiliki banyak makna. Miss bisa berarti sebuah panggilan (khusus untuk perempuan yang belum menikah), merindukan seseorang/sesuatu, salah paham, dst.

MISS (1)
Masih pagi. Waktu itu aku mengingat-ingat mimpi. Jelas sekali memoriku menangkap sosok gadis kecil (F), murid SD-ku sewaktu KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Brebes-Jateng. Mimpi itu cukup mengagetkan, sebab aku telah sangat lama tidak membicarakan maupun berurusan dengan seluk-beluk KKN.

Mungkin karena salah-satu anak Brebes yang menghubungiku atau mungkin juga karena tetanggaku memberi nama yang sama dengan bocah tersebut (F) pada puteri mereka, jadi alam bawah sadarku sempat menggambarkannya dalam mimpi. Dan, kebetulan aku masih menyimpan ‘pesan’ F sewaktu aku pulang ke kampung halaman. Begini katanya:

“Kak D kalau kakak liburan ke sini (nama desa di Brebes) mainnya terus kakak kangen gak sama F kalau F kangen ama kakak.” (08 Oktober 2012)

Cuplikan kenangan KKN (khususnya dari anak-anak didikku), memang selalu berhasil mendesirkan dada. Tak bisa kusanggah, I MISS them so much! Masih kuingat awal-awal kepulanganku dari kegiatan KKN, betapa ‘anehnya’ hari yang kulalui tanpa mereka. Tiap kuingat kebersamaan kami… they will always be missed! (mereka selalu terasa ketidakhadirannya).

Semoga mereka senantiasa tetap menikmati riangnya masa kanak-kanak dan tumbuh menjadi insan yang taan dan bermanfaat, Allaah. Aamiin.

MISS (2)
Waktu aku tengah bersama teman-teman “The Deixis Team”… rekanku semasa PPL, seorang sahabat dan adik didik semasa PPL mengirim pesan dengan sapaan yang sama; Miss. Isi sms dari rekan PPL-ku hanya ‘melaporkan’ kalau dia bertemu mantan-mantan murid PPL-nya (anak-anak SMA kelas X5). Dia senang mereka masih menyapa. Aku pun meresponnya dengan positif. Baguslah…

Sempat kutanya mengapa dia memanggilku dengan ‘Miss’. Dia bilang hanya ikut-ikutan adik-adik didikku semasa PPL saja. #followers. -_-‘

Sementara isi pesan sahabatku yaitu semacam request lagu untuk dibahas lirik, terjemahan dan interpretasinya di site www.rosediana.com. Padanya, aku pun sempat ‘memprotes’ panggilan ‘Miss’. Entahlah dia terpengaruh dari apa. Sepertinya dia membaca jurnal harianku semasa PPL di kategori ‘diary’ dalam site ini. Ketika diprotes demikian, jawabannya cukup mengunciku. :-V

“Kamu ‘kan emang Miss Pikun!” jawabnya, mengingatkanku akan panggilan semasa SMA yang memang beragam. Rrrrhh…

Selanjutnya sms adik didikku semasa PPL (isi tak dapat aku publikasikan -_-‘). Aku agak telat merespon pesannya. Barulah jelang petang, kami saling balas pesan. Tak lupa, ia menyapaku dengan ‘Miss’. Sesekali ia meminta maaf karena telah ‘mengganggu’ waktuku. Padahal, hey! who am I? Aku bukan artis, bukan pejabat, bukan pebisnis besar dan orang-orang penting lainnya. -_-‘

Justru ada kesenangan sendiri, ternyata dia masih meluangkan waktu untuk menyapa dan mempercayakan sebuah masalah untuk di-share padaku. Oh ya, tak lupa aku pun sempat bertanya kenapa dia masih loyal memanggil ‘Miss’. Dia hanya menjawab, “Kan pernah jadi guru PPL, terus udah enak aja manggil Miss…” Emangnya cemilan, enak… enak… hehe -_-‘

Miss (3)
Tak hanya di inbox ponsel, inbox fesbuk pun tak lepas dari ‘pengaruh Miss’. Ada sebuah asing yang rupanya selama ini salah-paham padaku. Tanya-jawab sebagai upaya klarifikasi pun terjadi. Tapi ya sudahlah, hal itu wajar. Kesalahpahaman bisa terjadi, bahkan pada saat kita diam. Dikira inilah, itulah… Yang jelas, komunikasi bisa mengurai dan meluruskan kesalahpahaman tersebut. 

Well well well, penting atau tidak hal-hal yang terjadi pada diri kita… selayaknya tetap kita pahami bahwa sesuatu yang sepele pun bagian dari kehendak Tuhan. Meski sepele, siapa tahu Dia hendak menunjukkan sesuatu yang besar. ^_^

Sumber Gambar: Google

Tags:, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *