10 Cara Aman Bergaul Di Dumay (Dunia Maya)

10 Cara Aman Bergaul Di Dumay (Dunia Maya)

bergaul di dunia maya

Teknologi-informasi yang udah maju, selain bisa dipergunakan untuk kebaikan, gak menutup kemungkinan juga bisa dipergunakan untuk kejahatan. Uuu… serem, ya? Well, berbekal referensi dari situs ictwatch.com, vivanews.com dan berbagai postingan senada lainnya, berikut tips cara aman bergaul di dumay yang bisa aku sampaikan. Jom!

1. Jujur, namun jangan terlalu polos
Di dumay, data diri yang telah kita publikasikan akan diketahui penduduk dumay lainnya; poto diri, alamat lengkap, sekolah, kantor, status, TTL, pekerjaan, bahkan golongan darah dan segala hal ringan semacam lagu/film/buku favorit. Contohnya dalam fesbuk itu. Kepo banget, emang! Hehehe

Dan memang, jejaring sosial menjadi salah-satu media kita buat berekspresi. Misalnya lewat kolom status atau tweet yang tersedia, kita bebas mengekspresikan perasaan sedih atau euphoria karena sesuatu. Boleh, sih. Namun alangkah baiknya agar gak kebobolan curhat. Bagaimanapun, mayoritas teman dumay itu ‘kan orang-orang asing yang bahkan belum kita temui sama-sekali? Hohoho

Hati-hati dengan data diri yang terlalu detail itu. Adakalanya kita membatasi info tentang diri sendiri, khususnya jika bersifat privat. Pokoknya prinsip jujur memang baik, namun perlu diingat bahwa TIDAK SEMUA penduduk di dumay itu sejujur kamu, Sobat. 🙂

2. Jangan mudah percaya
Semua orang bisa menciptakan berbagai akun dengan nama atau data diri berbeda, yang berbau hoax alias bokis alias bohong belaka. So, jangan mudah terpedaya dengan informasi data diri seseorang yang Sobat kenal di Dumay. Entah lewat interaksi umum atau yang lebih intim, semacam chatting.

Contohnya, siapa tahu orang yang mengaku a/s/l (age/sex/location) – nya adalah “20/m/Ygykrta” (baca: umur 20 tahun, male/laki-laki, berlokasi di Yogyakarta) dan bersekolah atau berkuliah di suatu tempat, sebenarnya adalah “40/m/anywhere” dan pengangguran? Mending kalau Sobat cuek, nah pas udah tanggung tertarik? Rempong juga. -_-‘

3. Kejamlah!
Nomor 3 ini Afgan, Sobat. Alias Sadis! Hehehe. Tapi kalem aja. Maksudnya sekali-kali kita mesti TEGAS dan TEGA. Misalnya ketika ada seseorang yang menjadi teman dumay kita, lalu ternyata tingkah-polahnya mencurigakan, jangan ragu deh buat mutusin hubungan dumaynya.

Ada banyak orang menasehatiku untuk gak sembarangan konfirmasi orang di fesbuk, melainkan melihat-lihat dulu data diri sang calon teman. Saran itu aku dengar, namun gak kulakukan. Hehehe. Tiap ada yang meminta pertemanan, aku langsung mengkonfirmasinya. Selain agak malas melihat profilnya, aku pun gak mau suudzon dulu. Nah, barulah kalau dia udah resmi jadi teman dumay, tapi tindak-tanduknya itu ‘menyeramkan’, gak rugi buat ng-blokir tuh orang! 😀

Terus, kejamlah pada spam, URL atau link-link mencurigakan yang datang ke email atau akun jejaring sosial Sobat. Abaikan saja. Seperti tempo lalu, buanyaaak sekali link-link yang menjejali inbox dan wall grup-grup. Kebetulan aku menjadi salah-satu admin dalam sebuah grup, maka aku benar-benar menyediakan waktu khusus untuk ‘bersih-bersih. Hal tersebut dilakukan agar para member tidak keburu meng-kliknya.

4. Libatkan orang-orang di dunia nyata
Jika Sobat punya kenalan yang kental di dumay, gak ada salahnya buat sharing sama orang-orang yang gak maya, alias nyata. Misalnya sahabat, keluarga atau saudara. Pas si teman dumay itu minta ketemuan atau kopdar, kalau bisa jangan sendiri. Ajaklah orang yang sobat percaya untuk menemani acara ketemuan itu.

5. Jangan mudah terprovokasi
Sudah jadi rahasia umum. Di dumay ini tersebar akun, grup atau fanspage yang kontroversial. Contoh yang pernah aku hadapi langsung; yang memprovokasi kita untuk membenci agama tertentu, grup sepakbola tertentu, pemerintah, program televisi, grup musik tertentu dst. Seringnya usai si pelaku memposting kata-kata kontroversialnya, eh dia cabut dan giliran para komentatornya deh yang berkata-kata lebih militant dan radikal. Jadinya terkesan seperti diadu domba.

Bahkan sekarang-sekarang ini ungkapan atau isu controversial itu mulai berdatangan ke ruang inbox/chatting. Kalau bisa, kita jangan terlalu terprovokasi. Jika gatal berkomentar, santun saja. Meski kita memihak salah-satu sisi, namun bagaimanapun sang pelaku justeru akan merasa senang karena kita masuk jebakannya.

6. Kendali Diri
Masih ingat dengan kasus Prita yang dituntut sebuah Rumah Sakit karena dianggap melakukan pencemaran nama baik?

Meski pergaulan dumay membuat kita mudah berekspresi atau berinteraksi dengan siapa saja, namun jangan lupa untuk mengendalikan diri. Perlu diingat bahwa segala aktivitas kita itu terpublikasi di dumay. Misalnya ketika kita hendak mencurahkan kekesalan hati, lalu dengan bablasnya kita ng-tweet, update status, dan ng-retweet atau mengomentari status teman dengan menyebut nama orang, nama sekolah, nama perusahaan, nama merk, instansi, dst.

7. Lebih waspada
Lebih waspada ya Sob ketika memakai komputer yang bukan milik pribadi atau di dalam warnet. Saat Sobat login akun Facebook dari komputer yang berbeda-beda, periksa jika komputer tersebut tidak menyimpan alamat email ataupun password. Gunakan fasilitas penghapusan riwayat pada browser yang Sobat pakai.

8. Jejaring Sosial
Saat ini banyak ponsel yang memberikan fasilitas akses langsung ke situs – situs sosial seperti Facebook. Biasanya fasilitas pada ponsel tersebut mempunyai kemampuan untuk login secara otomatis, jadi sobat harus lebih waspada terhadap siapapun yang mengakses ponsel. Makanya marak pembajakan oleh teman sendiri, kan? Hehehe. Pastikan deh akunnya sudah di log – out.

9. Lebih cerdas
Lebih cerdas dalam pembuatan dan penggunaan password. Jangan gunakan password yang mudah ditebak orang lain dan coba untuk tidak menggunakan password yang sama untuk seluruh akun. Pikirkan dengan matang tipe pertanyaan keamanan yang dipasang dan di mana akan mengirim pembaruan tersebut.

Hati – hati dengan serangan phising. Di internet banyak cara yang dilakukan untuk memperoleh username dan password log-in pengguna dengan cara menipu pengguna melalui email Facebook palsu. Jangan pernah menanggapi link email yang meminta sobat untuk me-reset password. Kalau perlu untuk me-reset langsung saja ke halaman Facebook resmi.

10. Lakukan tindakan
Segera apabila sobat mulai menerima spam atau pembaruan status yang muncul tetapi tidak dibuat oleh sobat sendiri maka akun tersebut kemungkinan tersusupi. Segera lakukan perubahan password. Jika tidak bisa masuk ke akun pribadi, segera pergi ke link Help di bagian bawah Facebook dan klik Security untuk pemberitahuan spam pencurian akun kepada Facebook.

Demikianlah postingan 10 Cara Aman Bergaul di Dumay, Sobat. Siapa tahu bisa membantu agar sobat tetap aman-nyaman bergaul di dumay, ya… ^_^ [*]

*01 Mei 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *