10 Tips Agar Semangat Sekolah / Kerja Usai Libur Panjang

10 Tips Agar Semangat Sekolah / Kerja Usai Libur Panjang

aku siap

Libur hampir usai, libur hampir usai, aduh! aduh! aduh! aduuuh…

 He he he. Lebay juga ya, Bro-Sist? Semangat! Semangat! Semangaaat! (teriakin diri sendiri :D)

Humm… Mau bagaimanapun, kita harus nerima kenyataan. Bahwa, libur  memang hampir usai atau bahkan ada yang sudah end. Biasanya, hari-hari pertama ketika kembali pada rutinitas itu kok ya males, lemah, letih, lesu gitu. Bahkan di berita-berita juga, yang khas itu adalah sidak pimpinan pada bawahan-bawahannya, apa masih keenakan libur atau sudah sigap kerja? Hohoho.

 Gejala ini memang wajar, tapi cukup mengganggu juga kalau “dipelihara” lama-lama. Kita perlu melakukan sesuatu, seperti beberapa kiat berikut ini:

Luangkan Waktu Khusus

Libur lebaran biasanya cukup panjang ya, Bro-Sist. Sekitaran 1-3 minggu (yang kuliah bahkan bisa sampai 1-3 bulanan). Nah di masa-masa itu biasanya kita pakai untuk beberapa kegiatan khas; mudik, bepergian bersama keluarga atau sahabat (entah itu berkunjung ke tempat wisata, ke rumah-rumah saudara, ke tempat-tempat bukber/reunian, dsb), bersih-bersih rumah secara menyeluruh, menyibukkan diri di dapur (bikin ketupat, opor, rendang, kue-kue, dst), “silaturahim” ke pusat-pusat perbelanjaan demi membeli pernak-pernik lebaran, waaah intinya; walau libur, tapi tetap sibuk, gitu. -_-

Tak heran deh, meski aktivitas liburan kita terlihat ringan dan fun, namun tetap saja “menguras”. Ya menghabiskan duit, pikiran dan pastinya energi juga. Gak terlalu terasa sih kalau di awal-awal, tapi bisa dirasakan betapa capeknya nanti. Apalagi kalau sampai kurang minum dan tidur? Hohoho.

Karenanya, please demi kebaikan diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai, berilah sedikit waktu untuk istirahat supaya stamina kita dapat kembali prima. Tidur yang cukup, jangan asal makan, tetap jaga kebiasaan minum air putih dan nikmati setiap momen yang terjadi. >.^

Kembali ke “Asal”

Begitu waktu libur hampir usai, kalau bisa segera kembalikan rutinitas kita ketika masa-masa produktif. Misal: ketika liburan kita selalu begadang bersama kawan-kawan lama, maka kembalilah disiplinkan diri untuk tidur lebih awal. Dengan demikian, tubuh kita bisa lebih bugar dan siap untuk kembali beraktivitas, baik itu sekolah maupun kerja. Sip deh!

Ciptakan Suasana Fun Ketika Persiapan Sekolah/Kerja

Teringat waktu sekolah dulu. Suka cukup semangat dengan kehadiran beberapa buku, pensil, pulpen, tas dan pernak-pernik sekolah yang baru. Apalagi jelang hari pertama sekolah, asyik tuh mempersiapkan semuanya sambil dengerin radio langganan atau musik favorit kita! He he he. Kalaupun masih memakai alat-alat sekolah yang lama, kita bisa menyegarkannya dengan mengganti sampul buku, mencuci tas/sepatu biar terlihat lebih kinclong lagi, menempelkan pin pada tas, dst.

 Hal itu bisa juga diterapkan pada para pekerja ya, Bro-Sist. Siapkan segala perlengkapan kerja dengan menciptakan suasana yang menyenangkan. Ya walaupun belum betah bekerja, setidaknya senyuman ibu/bapak/anak/adik/saudara ketika kecipratan uang hasil jerih payah kita, bisa menjadi alasan kuat kenapa harus tetap semangat. Yooo Bro-Sist!

Evaluasi Sekolah dan Pekerjaan Agar Much Better

Emangnya biskuit aja yang bisa much better? Sekolah dan pekerjaan kita juga dong, Bro-Sist. Hehe. Sebelum kita kembali terjun dan larut dalam rutinitas sehari-hari (termasuk pada para pencari kerja yang masih berusaha dan berdoa, ya), kita bisa adakan evaluasi internal. Antara diri sendiri, hati dan pikiran saja. Gimana sih sekolah/pekerjaan kita selama ini? Apa statis alias datar-datar aja? Sudah meningkat atau malah melempem? Usaha apa yang perlu dilakukan biar sekolah/kerja kita makin berkualitas? Kapan mewujudkannya? Nah, bersyukurlah karena sebentar lagi kita akan diberi ruang untuk “menebus” tekad kita itu.

Zeit anhalten, tips belajar mengajar, cara belajar yang baik dan benar

Ingat-Ingat Kembali Mimpi dan Target Kita

Kalau kita seorang guru, ingat kembali apa yang selama ini menjadi impian. Misal; mencetak murid-murid yang berkualitas soft skill maupun hard skill-nya, menjadi contoh untuk orang lain, sekolah lagi ke jenjang yang lebih tinggi, dst. Tarik napas, tahan agak lama dan hembuskan. Sambil meni’mati kelezatan dan ke-gratis-an oksigen itu, kepalkan tekad, bahwa kita harus melanjutkan kerangka-kerangka semua impian.

Gimana kalau kita belum punya pekerjaan tetap? Atau kita punya impian, tapi sama-sekali tidak berhubungan dengan pekerjaan/profesi? Sama saja kali ya, Bro-Sist. Banyak juga ‘kan mimpi-mimpi yang berangkat dari hobi? Misalnya, kita seorang karyawan di toko oleh-oleh khas Kuningan atau seorang kondektur bis, gak apa-apa ‘kan kalau punya impian jadi penyanyi lagu religi, penulis, guru mengaji, pembudidaya jamur tiram, pengusaha peuyeum ketan, dst? Banyak kok mimpi yang bisa diraih tanpa bangku sekolah, tanpa “uang pelicin”, tanpa “kedekatan dan kekerabatan”, dst. Masih ada mimpi-mimpi yang betul-betul mengandalkan skill, akhlak mulia, integritas dan misi-misi yang keren lagi baik. Insya Allah.

Mengingat Kembali Pelajaran Sekolah/Tugas Pekerjaan

Bagi pelajar, tak ada salahnya mengingat kembali materi pelajaran yang telah dipelajari. Tidak perlu serius sampai mengerut-ngerutkan dahi dan keluar keringat dingin segala (eh, mau ngapain sih? -_-), cukup baca-baca saja, kerjakan soal-soal ringan atau check and re-check siapa tau ada PR atau tugas yang belum kita tunaikan. Yang bekerja juga sama. Itung-itung pemanasan, kita kembali uarkan tugas-tugas yang belum selesai. Kalau perlu, bikin mapping alias peta kerja kita untuk nanti. Lagi-lagi, gak perlu capek-capek, rileks saja.

Ciptakan Suasana Menyenangkan

Jelang berakhirnya liburan sekolah/kerja, mari manfaatkan waktu yang ada. Misalnya kita berkumpul bersama sahabat dan bercerita soal liburan. Atau, kita ber-selfie ria dan mengunggahnya ke sosmed. Bisa juga, kita siapkan cinderamata (kalau liburannya di luar kota) untuk saling ditukar bersama teman/rekan kerja/bapak-ibu guru/atasan/bawahan, dst. Dengan demikian, kita serasa memiliki gairah untuk “kembali ke asal”. 🙂

Bawa Makanan Favorit

Di hari-hari pertama sekolah/kerja, sebagai penyemangat, tak ada salahnya kita bawa makanan favorit ke sekolah/tempat kerja. Selain dapat meni’mati (lagi) makanan itu di siang hari, kita pun bisa berbagi keceriaan bersama teman-teman. Indah juga ya, ada beberapa pedagang pasar yang biasanya saingan malah berkumpul dan menyantap makanan bersama. Indah pula, ada beberapa pelajar yang biasanya saling lempar kertas malah bisa duduk bersama walau sekadar makan gorengan dicelup saus. Nyamm…

Tidak Berangkat Sendiri

Berangkat sendiri sama berangkat dengan teman? Pasti beda ya sensasinya. Tentu lebih seru dan menyenangkan. Jadinya, di perjalanan ada teman mengobrol dan kita terhindar dari perbuatan mengutuk waktu yang cepat berlalu hingga masa sekolah dan kerja cepat kembali. Hohoho.

Be Positive!

Salah-satu hal terpenting untuk memompa semangat kita yaitu mengedepankan perasaan dan pikiran positif, sebaliknya, kita tepikan perasaan dan pikiran negatif. Kalau ada yang tiba-tiba berbisik; “sekolah itu bikin bete loh”, “bekerja menjenuhkanmu”, “tugas-tugas makin sulit, banyak dan menguras saja!”, dst. Gelengkan kepala dan katakan “tidak!”, “bekerja itu berarti membahagiakan diri sendiri dan orang-orang sekitar”, “sekolah itu menyenangkan dan mengubah diri jadi lebih baik”, “aku bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk terus mengembangkan diri”, dst.

Gimana?

Mari! Para pelajar kembali ke sekolah, para mahasiswa kembali ke kampus, para petani kembali ke sawah, para nelayan kembali melaut (jadi ingat pidato kemenangan Jokowi! :D), para politikus kembali ke gedung-gedung dewan, para pebisnis kembali berbisnis, para sopir angkot kembali beroperasi, para dokter-suster-perawat kembali ke tempat-tempat perawatan, para penjahit kembali menjahit dan pokoknya kita semua kembali betebaran di muka bumi, demi meraih ridho-Nya dunia-akhirat.

Mudah-mudahan Allah Swt mengucurkan rahmat-Nya agar langkah kaki kita bergairah menuju tempat kerja dan sekolah. Aamiin, ya Allah. [#RD]

*31 Juli 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *