3 Misteri Kematian

3 Misteri Kematian

3 misteri kematian

“Keberhasilan orang mukmin yaitu ketika meninggal, bisa mengucapkan kalimat Laailaahaillallaah!”

Menggetarkan! UJE, sapaan akrab dari Ustadz Jeffri, menyampaikan kalimat tersebut dalam acara “1 Jam Lebih Dekat” TV One tahun 2009 lalu.

Dan pada Jumat, 26 April 2013 yang lalu, beliau wafat dalam kecelakaan motor tunggal. Jangankan keluarga dan para sahabat, kita pun pasti tersentak mendengar kabar kepulangan beliau. Tentu sebagai ustadz sekaligus public figure, beliau seakan menjadi milik semua ummat. Tak heran, mayoritas kalangan mengaku sangat kehilangan. :’(

Semua tak menyangka, penceramah muda yang energik, gaul dan rendah hati itu pulang dalam usia masih 40 tahun. Usia yang masih sangat muda dan produktif! Saking hanyut dalam duka, lautan manusia terlihat mengiringi, menyolati, mendoakan dan menangisi kepergian beliau. :’(

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh…” (QS Annisa: 78)

Ayat di atas menegaskan bahwa kematian tak pandang apapun; tak pandang kita tengah betah-betahnya hidup, tengah dalam usia muda, tengah dalam jabatan tinggi, tengah naik daun, tengah berada di rumah, dalam perjalanan, tempat kerja, dst. Menurut Aa Gym, ada 3 misteri kematian:

1. Waktu: Kapan kita mati?
2. Cara: Bagaimana kita mati?
3. Tempat: Di mana kita mati?

Ketiga hal yang menjadi misteri kematian tersebut benar-benar tak bisa kita prediksi. Sejatinya, fisik yang kita punya bukanlah hak milik kita. Semuanya hanya titipan yang suatu saat akan kembali pada pemilik sejatinya.

Analoginya begini, Si A menitipkan kucing kesayangannya pada kita. Kita pun menerimanya. Kita merawat dan menyaksikan pertumbuhan kucing Si A tersebut. Makin lama kita makin dekat dan menaruh sayang padanya. Namun tiba-tiba, A datang dan meminta kucingnya kembali. Bagaimana? Sangat wajar jika kita sedih dan merasa kehilangan, namun apakah wajar jika kita marah dan tak menerima pengambilan tersebut???

“Aku di dunia ini tak ubahnya seperti seorang pengembara yang berteduh di bawah sebatang pohon, kemudian pergi lagi meninggalkannya.” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi)

Hadist di atas menyiratkan bahwa kehidupan kita ini sangat singkat. Saking vitalnya, Allah Swt sampai bersumpah “demi masa” dalam surat Al Ashr. Tak ayal, Allah Swt sangat mengedepankan penggunaan waktu agar tak terbuang sia-sia, yaitu dengan mengisinya untuk beriman, beramal sholeh dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan menetapi kesabaran.

“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS Al Ashr)

Waktu…

“Ada 2 kenikmatan yang sering terlupakan oleh banyak orang; nikmat sehat dan nikmat waktu senggang.” (Diriwayatkan oleh Al Bukhori)

Nikmat sehat dan nikmat waktu senggang tersebut baru kita sadari setelah kita kehilangan mereka. Biasanya ketika sakit, barulah kita merasa betapa bermaknanya sehat. Pun ketika kehilangan waktu, barulah kita tersiksa oleh penyesalan mendalam.

Selain nikmat tersebut, yang paling agung adalah nikmat iman dan hidayah. Jika kita meninggal saat cita-cita belum tercapai, saat masih sangat belia, saat masih tidak berkecukupan, saat reputasi masih rendah, dst mungkin tak apa. Tetapi jika kita meninggal saat tak mendapat hidayah dan menggenggam iman? Naudzubillaahi mindzalik!!!

Karena misterinya kematian, sangat bijak apabila kita melakukan persiapan. Sebagaimana isi hadist berikut:

Ibnu Umar RA bertanya, “Ya Rasulullaah, siapakah orang mukmin yang paling cerdas? Beliau menjawab, “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.”

Demikian postingan kali ini. Semoga bermanfaat. Dan, mari kita panjatkan doa; Semoga Allah Swt merahmati dan mengampuni dosa-dosa Ustadz Jeffri Alm beserta seluruh saudara/i kaum muslimin dan muslimat. Aamiin ya Robbal ‘aalamiin. [#RD]

*April 27, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *