7 Hal ini Merusak Kualitas Tidur Kita

7 Hal ini Merusak Kualitas Tidur Kita

7 hal yang merusak kualitas tidur

faceportal.hu

Tidur menjadi salah-satu fase penting ya, Bro-Sist. Kalau kualitasnya buruk, kemungkinan besar berpengaruh buruk juga terhadap kehidupan. Sayangnya, ada beberapa hal – yang secara tak sadar kerap kita lakukan – yang justru merusak kualitas tidur sendiri.

Apa saja? Jom kita simak!

  1. Beraktivitas di Kasur Sebelum Tidur

Tanpa disadari, ada beberapa aktivitas yang sering kita lakukan di kasur sebelum tidur. Lama-kelamaan otak akan beradaptasi dan aktivitas-aktivitas tersebut bisa berubah jadi kebiasaan. Bahkan, kita kerap ketergantungan. Kalau gak beraktivitas dulu, jadi sulit tidur.

Misalnya, kebanyakan orang membiasakan diri membaca, mendengarkan musik via earphone, menulis, dst di atas kasur sebelum tidur. Intinya, gunakan tempat tidur sesuai tempatnya – yakni untuk istirahat, bukan beraktivitas.

  1. Memakai Komputer/Laptop/Netbook/Dst Sampai Larut Malam

Selain cahaya layar memang menstimulasi otak, memori kita akan merekam aktivitas yang dilakukan via peralatan digital. Akibatnya, otak akan gelisah dan kelelahan sebab ia terus bekerja walau komputer sudah dimatikan dan kita mulai tidur. Untuk itu, ada baiknya kita santai-santai saja dan ‘membebaskan’ diri dari gadget beberapa saat sebelum tidur.

  1. Kualitas Tempat Tidur Buruk

Tempat tidur yang baik, kemungkinan besar bikin tidur kita nyenyak. Karena itu perhatikan kebersihan kamar dan kualitas kasur/bantal/guling/seprei. Misalnya, pakailah bantal tebal jika kita suka tidur menyamping.

Sekadar tambahan. Sesuai sunnah Rasul, tidur yang baik itu menyamping ke arah kanan. Posisikan jantung di atas, sehingga ia tidak terhimpit dan peredaran darah tetap lancar.

  1. Banyak Pikiran dan Perbuatan Buruk

Kata orang, “Kita bisa saja membeli kasur paling mahal nan empuk, namun kita tidak bisa membeli rasa nyenyak atau lelap”. Untuk itu, alangkah baiknya kita hindari atau segera bangkit dari hal-hal menggalaukan. Semua itu bisa bersumber dari banyaknya hutang, banyak janji, dosa-dosa kecil maupun besar, jauh dari agama, muluknya angan-angan, dst.

  1. Menghitung Sesuatu atau Hanya Guling-guling

Jika kita mencoba tidur selama lebih dari 30 menit, National Sleep Foundation menyarankan sesuatu yang sederhana, misalnya membaca bacaan ringan atau menonton tayangan-tayangan yang menghibur. Aktivitas tersebut menyerap kinerja otak dengan cukup rendah, sehingga bisa menenangkan pikiran. Lama-lama kita akan kelelahan sendiri dan merasa ngantuk. Beda lagi jika kita hanya menghitung sesuatu atau hanya guling-guling. Terkesan sia-sia dan menguras waktu saja.

  1. Berolahraga di Malam Hari

Olahraga siang bisa membuat tubuh jadi segar selama beberapa jam. Latihan fisik teratur memang bisa meningkatkan suhu tubuh serta tingkat energi. Karenanya, tiga jam sebelum tidur tidak dianjurkan untuk berolahraga. Hal tersebut bisa mengganggu proses dan kualitas tidur.

  1. Waktu Tidur Tidak Teratur

Beri perhatian lebih untuk me-menej waktu tidur. Jika waktunya tak tentu – kadang jam sembilan, sebelas atau malah jam satu – pikiran kita tidak akan siap untuk dibuat istirahat saat jam kerja. [#RD]

*Note: February 20, 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *