7 Tips Menghadapi Orang yang Cerewet

7 Tips Menghadapi Orang yang Cerewet

Tips Cara Menghadapi orang yang cerewet dan bawel

parisplay.com

Gimana sih pandangan Bro-Sist sama orang-orang yang cerewet? Hmm, kalo ada mereka pasti suasana dingin berubah jadi gerah. Suasana sepi pun bisa berubah jadi meriah. Namun tak jarang… keberadaan mereka juga menimbulkan kerisihan, kejengahan dan mengganggu.

Berikut ini adalah daftar usaha yang bisa kita lakukan untuk menghadapi orang cerewet itu, Bro-Sist. Jom kita bahas!

1. Diamkan

Ada yang bilang, “cara ampuh untuk membungkam orang cerewet adalah dengan mendiamkannya”. Bagi yang ragu-ragu, silakan terapkan cara ini. Biasanya orang cerewet, jika kita diamkan, akan lelah dan diam sendiri. Insya Allah.

2. Ambil Alih

Usaha kedua ini bisa dikatakan sebagai “ajang balas-dendam”. Jika selama ini mulut kita terus mengatup dan telinga kita terus dijejali omongan-omongan Si Cerewet itu, sekali-kali kita bisa mengambil alih keadaan. Kita yang bercerita sepuasnya. Siapa tahu dia akan sadar, betapa menderitanya kita terus-terusan menghadapi orang yang cerewet. Hehe 😀

3. Pura-pura Paham

Bakat sebagai orang cerewet, mereka akan terus membual – tak peduli apakah isi omongannya penting dan pendengarnya sebal atau tidak. Yang terpenting bagi mereka adalah ada telinga yang menampung segala ceritanya. Itu saja. Untuk itu, tak ada salahnya jika kita pura-pura paham.

4. Jangan Ditanya Lebih Lanjut

Pertanyaan semacam “terus gimana?”, “lalu?”,”emang kenapa?”, dst merupakan ladang emas bagi orang cerewet. Ceritanya yang panjang bagai gerbong kereta api akan tambah membentang jika pendengarnya malah bertanya-tanya. Ibaratnya, mereka yang tengah berapi-api eh malah diguyur bensin pula. Uh, makin berkobar saja!

Beda lagi ketika kita berniat mengorek info atau rahasia dari mereka. Terus memancing dengan tanya memang cukup ampuh untuk membuat mereka keceplosan. 😀

5. Jawab Singkat

Ketika orang yang cerewet menyelipkan tanya di sela-sela omongannya, jawab singkat-singkat saja. Semacam “ya”,”enggak”,”hmm”, dst. Bukan apa-apa, jawaban panjang kemungkinan besar akan menginspirasi mereka untuk bercerita lebih lanjut. Jawaban singkat juga bermanfaat untuk membuat mereka “bad mood” hingga lelah hati.

6. Tidak terlalu menanggapi alias Cuek Saja

Usaha yang keenam ini dijamin membuat suasana hati orang cerewet akan anjlok. Betapa tidak, ketika mereka terus bicara ngalor-ngidul, kita cuek saja. Anggap saja cerita mereka itu cuma mampir di telinga kanan, lalu pamitan lewat telinga kiri. Terdengar, namun tak terlalu ditanggapi.

Kalau kebetulan kita tengah mengerjakan sesuatu, terus saja fokus mengerjakan hal itu. Jangan malah menghentikan pekerjaan kita walau sejenak, lalu memerhatikan mereka. ^^v

7. Begitu mendekat, segera cari “kesibukan”

Terakhir, merupakan usaha antisipasi sebelum semua kecerewetan orang cerewet terlanjur terjadi. Jadi begitu mereka mendekat atau mengambil ancang-ancang untuk membicarakan ini-itu, segeralah cari kesibukan. Bisa dengan menelepon seseorang, memasang earphone, mengisi TTS, nari balet, dsb. 😀

Usaha-usaha di atas bisa terbilang halus atau kejam sesuai dengan kebijakan masing-masing individu. Hehehe. Yang jelas, jadi pendengar yang baik itu memang mulia, namun menyiksa diri sendiri itu tak baik juga. Heu ^^V. [#RD]

*Referensi: Nur Mumtahana
*December 23, 2013
4 Comments
  1. Evi Pramudianti
    • deeann
  2. Evi Pramudianti
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *