9 Langkah Menghalau Rasa Galau

9 Langkah Menghalau Rasa Galau

menghalau rasa galau

Galau?

Istilah itu tak hanya berlaku bagi kalangan ABG. Abang-abang pedagang siomay, martabak, sopir angkutan umum, Ibu kantin, ustadz, guru, selebritis, professor, sampai presiden pun bisa mengalaminya. Kedatangannya bisa dikarenakan banyak hal, dari yang sepele sampai yang besar. Bahkan, kebingungan memilih baju untuk dipakai pun kadang bikin galau. Hayo, ngaku! 😀

Berita buruknya, kalau galau terus dikandangin dalam hati, jiwa-raga bisa penyakitan. Selain gelisah, kadang kita juga jadi gak semangat dan tak tahu arah. Nah berita baiknya, berikut 9 langkah jitu buat menghalau rasa galau. Jom! ^_^

1. Tarik napas
Pas galau, luangkan waktu beberapa detik buat menghirup napas. Perlahan, tarik napas dari hidung dan keluarkan lewat mulut. Selain bikin rileks, pikiran kita juga akan mudah tertata. Biasanya, kalau kita udah bisa mengendalikan diri, kita pun bisa mengontrol emosi. Gak mau dong bertingkah atau berkata dalam keadaan GTD alias Galau Tingkat Dewa? 😀

2. Jauhi “Mellow Songs”
Ketika galau, kalau bisa hindari lagu-lagu slow atau lagu dengan tema kesedihan, keterpurukan, kemuraman, dan kawan-kawan. Sebab, kebanyakan orang bakal cepat ikut larut akan music atau lirik dari lagu tersebut. Jadi, bukannya move on, eh malah kebawa sikon!

3. Jadilah Pelupa!
Kamsud? Weh weh weh… woles dulu. Maksudnya, lupakanlah semua memori yang bikin gak enak hati. Alihkan pikiran yang bisa memicu kita kembali mengingat kejadian buruk yang bikin galau. Misalnya kalau galau karena dapet nilai anjlok, lupakanlah sejenak dunia sekolah, ekspresi teman-teman, raut muka sang guru, dst.

4. Sok Sibuk
Nyambung sama nomor 2, nih! Meski gak punya pekerjaan tetap, kalau galau, sibukkanlah diri sendiri. Jika kita cari, kesibukan kita bisa sangat banyak, kok! Misalnya olah raga, membersihkan rumah, mengurus keponakan yang masih kecil, membantu pekerjaan ortu, menulis, dst. Hal itu cukup efektif mengalihkan pikiran kita dari kejadian-kejadian yang bikin galau.

5. Berkumpul dengan keluarga/sahabat
Saat ada segelintir orang yang jadi perusak mood-mu, percayalah ada lebih banyak orang yang bakal jadi mood booster-mu. Biasanya mereka adalah keluarga atau sahabat. Maka ketika perasaan tengah tak karuan, kunjungilah mereka dan ekspresikan perasaan yang tengah kita kita alami. Kalau sama mereka mah, mayoritas sih bakal ketawa-ketiwi dan amat menghibur. Kita jadi feel good, deh! 🙂

6. Teriak
Aaaaa!
Kebayang kalau pas lagi galau, seisi dunia kayak lagi ngungsi ke Mars, terus kita teriak sekencang mungkin? Wuih, pasti lega bukan main. Bagaimana tidak, pas teriak itu, emosi yang udah ditumpuk-tumpuk bisa kita luapkan. Tapi masalahnya, kita gak hidup sendiri, Temans. Jadi pertimbangkan dulu kalau pengin teriak 😀. Alternatifnya; bisa pergi ke tempat sepi banget, naik wahana yang memicu adrenalin, ke ruang kedap suara, naik motor ke jalanan sepi, dll.

7. Berpikir Positif
Kata orang bijak, tiap masalah pasti ada hikmahnya. Camkan itu dalam hati. Jadi pas galau, undanglah pikiran-pikiran positif yang bisa mencerahkan dan meningkatkan gairah untuk move on, bukan malah menjatuhkan semangat diri sendiri.

8. Humor
Selain bercanda dengan keluarga atau sahabat, humor bisa datang dari bacaan atau tontonan. Ketika ada halangan untuk bertemu orang-orang terkasih, syukur-syukur kalau mereka ada, nikmatilah tayangan atau cerita yang mengandung unsur humor. Dijamin, otak yang penat bakal sedikit refresh dan pikiran sedih kita pun teralihkan.

9. Berdo’a
Kata orang, Tuhan menciptakan masalah itu se-paket dengan solusinya. Dan sangat benar jika kita tertimpa masalah yang bikin galau, berdoa dan pasrahkan semua pada-Nya. Senantiasa memupuk ruhani dengan nilai-nilai keimanan bisa menguatkan dan menegarkan. Coba saja! 🙂

Demikian 9 langkah menghalau rasa galau. Jika ada tambahan, itu lebih bagus. Dan yang pasti, semoga postingan ini bermanfaat! ^_^

Sumber Gambar: Google

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *