99 Fakta Lengkap Seputar Band The Corrs

99 Fakta Lengkap Seputar Band The Corrs

Profil dan Fakta Lengkap Seputar The Corrs

Pinterest.com

The Corrs? Nama apaan tuh? Bacanya gimana? ‘De Cor’, ‘De Chor’ apa ‘De Kor’?

Perasaan rosediana.net sering banget bikin post tentang The Corrs itu. Liriknya, terjemahannya, reviewnya sampai video-nya segala.

Wew! @_@ Iya deh, zaman sekarang nama tersebut memang kurang familiar. Gak se-beken ‘One Direction’, ‘Maroon Five’, ‘EXO’, ‘Red Velvet’, JKT 48’, dkk . Maklum, band yang ‘memblender’ aliran rock, pop, folk dan celtic itu memang belum mengeluarkan album terbaru lagi.  Baiklah… yang belum familiar, bahkan asing sama-sekali, berikut profile The Corrs yang daku rangkum dari berbagai sumber. Jom!

Masa Kecil The Corrs

fanpop.com

  • The Corrs adalah nama band. Enggak ada arti secara harfiah, soalnya ‘Corrs’ itu dari nama keluarga.
  • Personel band The Corrs itu ada 4 orang dan semuanya adik-kakak. Seayah, seibu.
  • Para personel The Corrs itu… kita mulai dari yang cikal sampai bungsu, ya! Ada Jim Igantius Steven Corr (gitar, keyboard, vokal), Sharon Helga Corr (biola, vokal), Caroline Corr (drum, perkusi, bodhran, vokal), dan si bungsu Andrea Jane Corr (Lead vokal, tin whistle).
  • Ayah-ibu mereka itu Gerry Corrs sama Jean Corr.
  • Mr. Corr adalah seorang manajer di sebuah perusahan listrik di Irlandia.
  • Mrs. Corr sendiri Ibu Rumah Tangga
  • Family band yang satu ini berasal dari Irlandia, ya. Tepatnya dari kota kecil bernama Dundalk. Dundalk itu di mana? 50 mil selatan dari Dublin, dekat sama perbatasan Irlandia Utara.
  • Meski enggak punya background khusus musik, namun Tuan dan Nyonya Corr senang musik. Kesenangan itu mereka tularkan sama keempat anaknya dan meyakinkan mereka agar belajar olah vokal dan memainkan alat musik.
  • Selain orang tuan, The Corrs juga dipengaruhi musisi seperti The Eagles, The Police, Simon and Garfunkel, The Carpenters sama Fleetwood Mac.
  • Jim dan Sharon sudah jadi grup duo pas Caroline sama Andrea masih sekolah. Mereka biasa main di sebuah pub bernama “McManus’s”, milik tantenya.
  • Tahun 1990, barulah duo itu mengajak dua adik lainnya. Bukan duo lagi deh, melainkan sudah quartet.
  • Pas beranjak dewasa, Jim dan dua adiknya ikut audisi pencarian pemain film “The Commitment”, karya Alan Praker itu.
  • Hasilnya? Mereka… lumayan. Jim, Sharon sama Caroline memegang sedikit peran sebagai musisi. Sementara si bungsu sempat kebagian jatah bicara jadi Sharon Rabbitte.
  • Tapi? Penampilan tiga bersaudara itu mengundang minat seorang John Hughes (konsultan musik)
  • John Hughes malah jadi manajer mereka.
  • Suatu hari, Jean Kennedy Smith (Dubes AS untuk Irlandia saat itu) melihat The Corrs main di bar Whelan’s Music dan beliau pun tertarik dan langsung minta ketemuan.

    Profil dan Fakta Lengkap The Corrs

    corrsonline.com

  • Hasil pertemuannya apa? Mr Kennedy meminta The Corrs untuk ikut mengisi acara penutupan… Piala Dunia tahun 1994. Woah!
  • The Corrs sudah tampil di depan publik sekelas Piala Dunia, otomatis nama mereka melambung.
  • Mereka juga kembali eksis di ajang “Summer Olympics” 1996, yang digelar di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.
  • Malah Celine Dion mengajak mereka buat gabung dalam tur “Falling into You”-nya.
  • Langsung deh perusahaan rekaman besar, Atlantic Record, mengincar mereka.
  • Ada tapinya. bos AR (Jason Floon) minta mereka mencari David Foster (nah nama ini sudah familiar, ‘kan? produser/ musisi/ komposer asal Kanada kelas dunia, gitu!). Dan, yah… tujuannya The Corrs disuruh meminta Mr Foster agar mau jadi produser mereka.
  • The Corrs nurut, tapi sayaaang sekali. Mr Foster lagi sibuk sama proyek Raja Pop masa itu. Siapa lagi kalau bukan Michael Jackson?
  • Tapi Corr bersaudara tidak menyerah, hingga akhirnya mereka pun berhasil ketemuan sama Mr. Foster.
  • Apa yang terjadi? Mr. Foster sempat ragu kalau Jim dan ketiga adiknya bisa bermusik.
  • Lalu? The Corrs menjawabnya dengan memperdengarkan demo lagu mereka.
  • Hasilnya? Mr. Foster kaget, taken back sama komentarnya gitu dan akhirnya bersedia jadi produser mereka.
  • Dengan bantuan Mr. Foster, lahirlah album The Corrs yang perdana pada tahun 1995, “Forgiven Not Forgotten”.
  • Ciri dari album The Corrs yang satu ini adalah… berkelas, namun “easy listening”.
  • Dalam album ini ada total 15 playlist.
  • Playlist-nya lengkap. Mulai dari balada cinta yang simpel macam “Runaway” sama “Love to Love You”, lagu yang dramatis nan filosofis seperti “Forgiven Not Forgotten” sampai instrumental yang fenomenal seperti “Toss The Feathers” dan “Lough Erin Shore”.
  • Dua tahun kemudian, The Corrs menelurkan album kedua. Album bertajuk “Talk on Corners” tersebut masih diproduseri David Foster.
  • Nama albumnya kok “Talk on Corners”? ‘Kan enggak ada lagu The Corrs yang judulnya “Talk on Corners”? Nah, ternyata namanya diambil dari petikan syair lagu “Queen of Hollywood”. Coba cek, pasti ada.
    Fakta Lengkap Seputar The Corrs

    corrsfanbase.proboards.com

    next page button css, next page button tumblr, next page button tumblr html, next page button php, next page button blogger, next page button indesign, next page button tumblr code, next page button in crystal report not working

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *