Jin dan fenomena Kesurupan/Kerasukan

Jin dan fenomena Kesurupan/Kerasukan

jin dan fenomena kesurupan

Pernahkah Bro-Sist melihat atau mungkin mengalami kesurupan? Percayakah dengan fenomena itu? Lalu, kenapa jin bisa merasuki manusia?

Satu hal yang pasti. Jin itu ada. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:

“Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api dan Adam As diciptakan dari tanah.” (HR Muslim)

Ada kesamaan dan perbedaan antara bangsa jin dan kita. Beberapa kesamaannya; sama-sama berakal, memiliki kemampuan memahami dan memilih jalan baik juga jalan buruk. Adapun beberapa perbedaannya; jelas dari segi penciptaan, kemampuan bergerak atau mobilitas jin bisa super cepat, bisa mampu menembus luar angkasa dan mencuri berita tentang sesuatu yang belum terjadi, bisa melihat kita, bisa menyamar dan merasuki manusia.

Lho, jin ‘kan tercipta dari api, sementara manusia dari tanah? Kok bisa sih unsur panas api merasuki unsur dinginnya tanah?

Menurut Ibrahim Bin Muhammad Al-Dhubay’yi dalam kitab Haqqiqoti Talabussil Jinni Bil Insi Wakaifiyati Ikhrojihim, “Proses jin masuk ke tubuh manusia dan mengganggunya, dengan cara jin melepaskan diri dari tabiatnya – yang berasal dari api – lalu berubah menjadi arwah yang dapat masuk ke dalam fisik manusia (menyatu bersama pori-pori kulit).”

Sebagaimana manusia lepas dari tanah – sebagai asal kejadiannya – dan berubah menjadi sosok tubuh sekarang ini. Sehingga sebagaimana halnya roh dapat masuk ke dalam jasad manusia, air dapat masuk ke dalam badan manusia. Seperti halnya listrik, bisa masuk ke dalam alat perangkat listrik untuk melakukan tugasnya. Maka, jin lebih pasntas untuk melakoni hal seperti itu.

Ibn Taimiyah pun berkomentar, “Tidak ada imam umat Islam atau ulama yang mengingkari kemungkinan masuknya jin ke dalam jasad manusia. Dan siapa yang mengingkari kebenaran tersebut, lalu mengaku bahwa syari’at Islam membohongkan hal tersebut, maka sungguh ia telah berdusta kepada syari’at Islam. Padahal tidak ada dalam syari’at Islam yang menafikan (kebenaran) tersebut.”

fenomena kerasukan jin, gambar jin, aladin

Alasan kenapa jin bisa merasuki manusia

Ibn Taimiyah dalam kitab Idhah al-Dilalah fi Umum al-Risalah dan Muhammad Isa Dawud dalam buku ‘Berdialog dengan Jin Muslim’, mengemukakan sebab-sebab jin bisa menyusup dalam tubuh manusia:

Pertama, ada kemungkinan jin tersebut menyukai manusia yang dirasukinya. Atas dasar cinta atau dorongan hawa nafsu itulah, jin merasukinya agar bisa terus berdekatan.

Kedua, Bisa jadi manusia itu melakukan kejahatan – baik sengaja atau tidak – pada bangsa jin. Misalnya membuang suatu barang berat ke tempat yang ditinggali jin, tanpa menyebut asma Allah Swt. Jadi aksinya tersebut merupakan wujud balas dendam.

Ketiga, Jin tersebut iseng saja. Tak ada tujuan apa-apa. Bukan atas dasar cinta atau balas dendam. Humm, jin bisa jahil juga?! -_-

Bagaimana menghindarinya?

Kita adalah manusia – makhluk yang paling mulia di sisi-Nya. Namun mesti kita pahami pula, jin juga merupakan makhluk ciptaan Allah Swt. Jadi seyogyanya kita menghargai eksistensinya. Tidak berlaku sembarangan. Selain itu, kita bisa membentenginya dengan cara memperbanyak wirid, zikir dan doa. [#RD]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *