Pengajar Mesti Pandai Berpura-pura

Pengajar Mesti Pandai Berpura-pura

pengajar mesti pandai pura-pura

Selasa. Hari ini sebetulnya daku tak memiliki jadwal mengajar di LKP “S”. Sengaja, aku merampingkan jadwal. Yang tadinya full seminggu, jadi dikurangi dua hari. Terlebih lagi kami kedatangan instruktur baru, partner-ku kini.

“Tolong Bu Dian, Selasa mesti hadir. Anak-anak yang dulu dispen Paskibra belajarnya sama Ibu,” begitu pinta Pak Iwan kemarin Senin.

Sekarang, aku bukannya tak mau atau malas. Tapi kebetulan kepalaku lagi didera nikmatnya sensasi pening, hidungku sedang “dikurangi” kenikmatan menghirup udara dan badanku pun sedang dijudesin cuaca. Maklum, keadaan di luar panas tapi daku malah kedinginan. Ya, lagi terjadi penyerangan terhadap sistem imunku!

Tapi kini di depanku ada delapan siswa yang ganteng-ganteng, sholeh-sholeh dan semangat belajarnya lagi panas. Deskripsi ini gak mengada-ada. Meski mereka itu siswa setingkat SMA dan berjenis kelamin cowok, tapi memang rajin. Hal itu terbentuk mungkin karena lingkungan mereka ‘sehat’ dan semuanya masih (dan mudah-mudahan) terus rajin mengaji.

“Nah… sekarang isi dulu tabelnya, tentang 7 nama idola versi kalian,” kataku, dengan suara khas orang pilek dicampur panas dingin yang lagi klimaks tuh! -_-‘

“Siapa, yaaa?” celetuk Imron.

“Ya misalnya Marshanda,” jawabku asal, habis memang artis itulah yang sekarang lagi lumayan banyak diperbincangkan.

“Prilly aja deh!” tambah Dea (cowok), “Dia ‘kan pacar aku!” katanya lagi, lalu diserobot dengan koor ‘uuu…!’ dari teman-temannya.

“Prilly itu siapa?” tanyaku lalu mereka senyum-senyum, “Ya udah deh tulis aja, silakan gimana kalian,” imbuhku, daripada pusing, toh hanya contoh. Yang penting daku bisa mentransferkan materi sekarang, yakni seputar fungsi Left, Mid dan Right. Lalu lanjut ke Fungsi IF.

Meski badanku sedang tak karuan, namun semangat mereka sedikit mengobati apa yang kukeluhkan. Mungkin mereka tak tahu atau tak sadar, kalau gurunya sedang bersusah payah bersikap wajar, seolah ‘tak terjadi apa-apa’. Mungkin juga mereka tahu, tapi tak mau tahu ‘mau lagi sakit atau bugar ‘kek, udah tugas seorang pengajar untuk mengajar’.

Beginilah kalau jadi pengajar. Profesi ini mesti pandai berpura-pura. Kalau mood lagi buruk, maka jangan tunjukkan di depan anak. Begitupun kalau badan lagi ambruk, jangan sampai anak ‘terusik’ dengan keadaan pengajarnya. Seperti penyanyi yang lagi show saja. Penonton gak peduli si penyanyi lagi panas dalam, kena kutu air atau didera pegal linu. Yang penting penampilan menyanyinya bisa memuaskan mereka. Intinya… semakin lancar usaha kita untuk berpura-pura, insya Allah semakin lancarlah KBM-nya. 🙂

Tadinya daku berpikir mau memberi latihan yang banyak saja untuk mereka, lalu aku akan minta ‘perlindungan’ ke belakang. Bisa ‘tergeletak’ di mushola atau duduk lunglai di kursi. Beuh, pasti sedap nih kalau cepat pulang, lalu selonjoran atau telentang di kasur sambil terkantuk-kantuk. Alhasil, aku hanya menghampiri Bu Pipin yang sedang duduk di kursi admin.

“Eh, kenapa? duh khawatir sekali! Cepat sembuh ih!” serunya begitu mendengarku bicara.

“Iya nanti diusahakan,” kataku, ya kaliii kalo kesembuhan bisa diburu-buru, pasti semua yang sakit akan melakukannya. Heu.

Acara “curi-curi waktu” dari kewajiban mengajarku tentu hanya sekilas. Daku mesti kembali mengajar, mendampingi murid-murid. Meski demikian, daku juga sedikit menjaga jarak. Kasian kalau mereka mesti tertular flu. Mereka ‘kan lagi produktif belajar. -_-

Nah sampai acara KBM selesai, tak ada satu pun yang menanyakan kondisi fisikku. Huhu. Tapi ternyata, inilah salah-satu tips supaya usaha daku untuk berpura-pura itu berhasil. Yep! daku jangan sampai mengeluarkan keluhan. Bertingkah saja seakan-akan #akurapopo.

Terus, kita pun mesti berpikir positif. Bahwa, kondisi badan akan membaik jika kita beraktivitas. Apalagi jika keluhannya masih sekelas flu. Bukan justeru sebaliknya, kita selalu merasa bahwa sakit apapun mesti kita habiskan di ranjang alias bedrest gitu.

Dan lagi, niatkan aktivitas kita untuk ibadah. Insya Allah, Allah Swt pun akan membantu meringankan prosesnya. Aamiin. Semangaaat!!! [#RD]

*25 Agustus 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *