Peristiwa Armageddon dan Kiamat yang Mendekat

Peristiwa Armageddon dan Kiamat yang Mendekat

peristiwa-armageddo-dan-kiamat-yang-makin-dekat

Pernah dengar peristiwa Armageddon? Apa sich hubungannya dengan kiamat?

 Sebelum hari kiamat datang, akan ada huru-hara besar yang dinamakan Al malhamah al kubra atau yang populer kita sebut Armageddon. Sudah ada filmnya ya Armageddon. Tetapi, di film yang dibintangi oleh Bruce willid itu, armageddon digambarkan sebagai peristiwa bumi yang akan ditubruk sebuah meteor besar. Padahal itu mah masih kuwiciiiil.

 Armageddon lebih besar dari yang disebutkan di atas. Dalam buku Armageddon: Peperangan Akhir Zaman (GIP, 2003) yang ditulis Wisnu Sasongko, Armageddon adalah huru-hara (peperangan) besar di akhir zaman yang dimulai di Magiddo (sebuah kota di pegunungan Samaria, Israel Utara). Peristiwa ini adalah kuasa Allah Swt untuk membungkam orang-orang kafir.

Beberapa tanda semakin dekatnya peristiwa armageddon itu yaitu:

Kembalinya Bani Israel ke Tanah Palestina

Bukan hoax deh kalau pemerintah zionis Israel memang mati-matian menyuruh warganya untuk tinggal di Palestina. Tanahnya? Tentu saja merampas milik warga syahnya, yakni orang-orang Palestina. Mereka pun bernafsu menghancurkan Mesjid AL Aqsha, yang menurut mereka adalah tempat di mana Haikal Sulaiman akan berdiri.

Dan Kami berfirman setelah itu pada Bani Israel, ‘Berdiamlah kalian di bumi ini, dan apabila datang janji akhir, niscaya kami akan mendatangkan kalian dalam keadaan bercampur-baur.” (Q.S. Al Israa: 104).

Memuncaknya Kedurhakaan Israel

Tak pandang hari biasa atau idul fitri, tak pandang Hamas atau warga sipil, tak pandang laki-laki/perempuan/anak-anak, Israel terus gencar menghujani bumi Palestina dengan senjata-senjatanya. Gencatan senjata dengan Hamas yang sudah disepakati, nyatanya “dikhianati”. Israel tetap menyerang, tanpa pandang bulu menghabisi penduduk Palestina.

Terutama anak-anak dan kaum perempuannya. Rasa-rasanya Israel sangat ketar-ketir kalau Palestina terus mencetak anak-anak dan para perempuan yang tangguh. Anak-anak dipandang sebagai generasi baru yang siap menumpahkan darahnya demi mempertahankan tanah milik serta imannya. Sedangkan perempuan dianggap sebagai sosok vital, pencetak syuhada-syuhada yang fisik dan mentalnya begitu baja menghadapi bangsa Israel serta yang keyakinannya begitu tertanam kuat pada Allah Swt.

kedurhakaan israel makin parah

Munculnya Gerakan Intifadhah

Ini sudah terjadi. Buanyak sekali gerakan-gerakan, tak hanya di Palestina, bahkan di Indonesia pun sudah gencar melawan dan menolak agresi Israel atas Palestina. Bahkan di Injil juga disebutkan loh. Seperti dalam Yehezkiel pasal 23 ayat 46-47,

“Sebab beginilah firman Tuhan Allah, ‘biarkan bangkit sekumpulan orang melawan Israel… Kumpulan orang ini akan melontari mereka dengan batu…”

Fenomena Hancurnya Irak

Masih menurut buku Armageddon, nanti akan muncul Imam Mahdi dan kemunculannya itu didahului oleh fenomena hancurnya Irak. Sebagaimana kita tahu, Irak sudah hancur dibombardir Amerika dan sekutunya. Lalu, kapan Imam Mahdinya turun? Wallaahu a’lam. Tak terlalu penting kita mencari tahu kapan waktunya, yang terpenting adalah menyiapkan diri, sebab tak ada yang tahu pasti.

Lalu?

Setelah Israel merampas tanah Palestina, setelah kedurhakaan mereka meroket dan setelah gerakan intifadhoh semakin ramai, Imam Mahdi akan muncul. Ia akan memimpin kaum muslim untuk memerangi Yahudi dan kaum kafir. Dalam hadist juga disebutkan,

“Tidak akan datang hari kiamat hingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga, bersembunyilah orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu akan berkata, ‘Wahai muslim, hamba Allah, ini ada orang Yahudi di belakangku, bunuhlah dia!’ Kecuali pohon gharqad, karena ia pohon Yahudi.” (H.R. Bukhari Muslim).

Setelah Imam Mahdi, akan turun Dajjal, kemudian Nabi Isa AS. Nabi Isa AS itulah yang akan membunuh Dajjal.

Wallaahu’alam.

Yang jelas, tanda-tanda akhir zaman alias kiamat sudah jauh-jauh hari disabdakan Rasulullaah Saw. Diantaranya; semakin bertebarnya fitnah, merajalelanya korupsi, banyaknya pembunuhan dan perselisihan, cepatnya waktu berlalu, meluasnya perzinahan dan dilakukan secara terang-terangan, semakin banyak orang minum khamr (minuman keras), masyarakat berbangga dengan mesjid namun tidak memakmurkannya, anak tidak menghormati orang tuanya, semakin seringnya gempat bumi dan gunung meletus terjadi, dst.

Astaghfirullaahal’adziim. Tanda-tanda itu sudah menampakkan diri di depan kita. Sudah siapkah? [#RD]

*07 Agustus 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *