Profil Andrea Corr

Profil Andrea Corr

Profil dan Fakta Andrea Corr

mangahelpers.com

Tibalah pada si bungsu, Tante Andrea Corr.

Selain paling muda, dia juga paling pendek dan paling tepat dijadikan sebagai ‘center’ dari band keluarganya. Walau pada kenyataannya, masing-masing diantara mereka berhasil mencuri perhatian tanpa perlu jadi attention seeker.

Waktu mereka tampil, kita akan sibuk menyimak angelic voice milik Tante Andrea, belum lagi kalau tetiba dia mengeluarkan senjata andalan lain berupa tin whistle. Namun di saat yang sama, rasanya kita juga terpaku pada duet sayap kiri-kanan, Tante Sharon sama Om Jim. Terus lagi, jangan lupa sama Tante Caroline juga. Dia makin membuat penampilan band jadi memukau, soalnya.

Nah, sekarang jom bahas profil vokalis ini!

Andrea Corr dan tin whistle

  • Nama aslinya dan nama panjangnya Andrea Jane Corr
  • Tante lahir di Dundalk (Irlandia) pada 17 Mei 1974
  • Tingginya sekitar 155 cm. Nah, pendek, ‘kan?
  • Perannya jadi vokalis, pemain tin whistle dan penulis lirik paling banyak. Woah!
  • Tak bisa hidup tanpa: Jempolnya! Sebab, kebiasaan menghisap jempol dari bayi ternyata masih ia lestarikan. Hadeuh… -_-‘
  • Tante Andrea tipikal orang yang ceria, optimis dan menyukai orang-orang yang rendah hati.
  • Kalau melihat pembawaannya waktu di panggung atau sedang wawancara, dia terlihat cukup pemalu juga.
  • Ketika sedang menikmati waktu senggang, Tante Andrea memilih mengisinya dengan membaca, jalan-jalan, memasak dan bersenang-senang bersama teman.
  • Soal pakaian, Tante Andrea tipikal orang yang doyan berpakaian warna hitam atau yang gelap-gelap, gitu (saudara-saudaranya pun demikian)
  • Momen bermusik yang tak terlupakan: Bermain langsung untuk 20.000 orang dalam konser terbuka di pantai utara Irlandia (kampung halamannya tuh!) dan semua orang serasa ikut bernyanyi untuknya. Uh, lalaaa…
  • Tugas lain yang ‘dibebankan’ kakaknya adalah… jadi jubirnya The Corrs! 😀
  • Selain suara dan permainan alat musiknya, emosi Tante ketika menyanyi itu benar-benar menyihir. Kita bisa terbawa happy, sakit, marah, bingung dsb dalam beberapa lagu yang ia bawakan.
  • Sekali lagi, Tante menjadi penulis mayoritas lirik lagu The Corrs, khususnya yang bertema “dramatis” dan “hurtful” gitu.
  • Kan dalam lirik lagu “Runaway” ada lirik begini: by candlelight, make love to me through the night… Andrea yang memang masih sangat belia mengaku langsung memalingkan muka dari orang tuanya. Dia malu-malu gitu ketika ibunya bertanya, “Ya Tuhan… dari mana kamu belajar itu?” Andrea hanya menjawab, “Dari TV, Bu!” 😀 Namun, sampai saat ini lagu “Runaway” itu menjadi salah-satu lagu cinta yang lembut dan dramatis yang The Corrs punya. Belum lagi “Only When I Sleep”.
  • Selain bermusik, ia juga merambah dunia film (dalam film “The Commitments” dan “Evita”) serta menjadi salah satu suara penyanyi pemeran utama dalam “The Magic Sword” (Quest for Camelot). Ajib!
  • Yang terbaru sih dalam film “The Bridge” (2005), Broken Thread (2006), Dancing at Lughnasa (2009) dan Jane Eyre (2010).
  • Sejak band The Corrs hiatus, Tante merilis album solo bertajuk “Ten Feet High” pada 27 Juni tahun 2007.
  • Eksekutif produsernya Bono U2 lho!
  • Album solonya ini sedikit ‘menyimpang’, sebab tidak beraliran folk-rock kayak The Corrs. Tapi tetap keren, kok.
  • Single pertamanya berjudul “Shame on You”.
  • Album ini mendapat pujian dan review positif dari pemerhati musik.
  • Album berikutnya rilis pada 30 Mei 2011, “Lifeliness”.
  • Pada tahun 2012, tante juga kembali mengeluarkan track “Pale Blue Eyes”.
  • Tante menikah sama Brett Desmond pada 21 Agustus 2009.
  • Ketika menikah, dua kakak perempuannya (Tante Sharon sama Caroline) menyanyikan lagu “No Frontiers”.
  • Puteri-puteranya bernama Jean sama Brett Jr.
Andrea Corr

digitalspy.co.uk

 * March 21, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *