Sebelum Jadi Praktikan PPL, Baiknya Perhatikan Hal-Hal Berikut!

Sebelum Jadi Praktikan PPL, Baiknya Perhatikan Hal-Hal Berikut!

Pembekalan PPL

Rabu, 26 Desember 2012.

Aku dijadwalkan datang dalam agenda pembekalan PPL untuk Januari nanti. Jadwalnya pukul setengah sebelas. Namun di rumah, aku begitu santai. Kulakukan pekerjaan rumah tanpa desakan waktu. Entah kenapa waktu itu, aku merasa ‘ah paling waktunya molor’. Kontak dengan teman-teman pun menyimpulkan kalau sebagian besar dari mereka santai-santai saja. Malah terpikir dalam hatiku, gak datang aja???

Namun di sisi lain aku penasaran, seperti apa pembekalan PPL itu. Hingga akhirnya aku berangkat juga, sedang waktu menunjukkan jam setengah sebelas.

Begitu sampai, ternyata ada beberapa teman yang kedatangannya berbarengan. Kami pun memasuki area kampus bersama. Kabarnya pembekalan PPL diadakan di aula, namun rencana itu urung. Desas-desus menyebutkan, pembekalan PPL-nya di ruang unit PPL. Dan, hanya sekitar 3 menitan kemudian, banyak mahasiswa/i yang keluar dari ruang unit PPL. Kini giliran kami masuk.

Di sana ada Pak Susiana, dosen dari Prodi Biologi, yang bertanggung jawab untuk PPL tahun ini. Dengan sikap duduk yang tenang ditemani laptop serta infokusnya yang menyala, beliau membimbing kami untuk tenang dan memperhatikan bongkahan kata darinya. Tanpa basa-basi yang terlalu menjenuhkan, beliau telah sampai pada pembahasan. Secara perlahan, beliau mengumumkan waktu PPL dan ketentuan-ketentuan pra-PPL. Lalu lanjut beliau, PPL gak Cuma mengajar (mentransferkan ilmu), namun juga perubahan yang baik.

Beliau sangat merekomendasikan hal-hal berikut:

  • Kenal dan bergabung. Khususnya dengan kegiatan ekskul sekolah mitra, lingkungan fisiknya, administrasinya, fasilitasnya (lab bahasa, kebun, tanaman toga, lab kimia, perpustakaan) dan seterusnya. Lalu menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
  • Penampilan pertama mesti menawan! Aku mengerti, namun membayangkannya saja sukses membuat dadaku bergemuruh, nervous. Paling tidak, kesan pertama ketika menjadi guru PPL akan jadi penentu segalanya. Tentang penguasaan materinya, sikapnya, pembawaannya ketika mengajar, interkasi-komunikasinya, dst.
  • Gunakan media atau instrument yang mendukung. Be creative! Walaupun kita menguasai materi, belum tentu kita lancar menyampaikannya. Maka, media sangat diperlukan sebagai penunjang pengajaran.
  • Ketika melakukan ‘post-test’, usahakan jangan meminta lembar jawaban pada siswa. Kitalah yang menyediakan sendiri. Selain tidak membebani siswa, hal tsb bisa jadi cirri khas kita.
  • Ketika menutup pelajaran, yang menyimpulkan materi itu siswa, bukan kita. Menutup pelajaran bisa juga dengan memberitahu tugas-tugas yang akan datang.
  • Evaluasi mesti sama dengan tujuan dalam instrumen penilaian. Idealnya ‘post-test’ itu langsung diperiksa. Namun jika waktu tak memungkin, biar nanti saja.
  • Soal berpakaian dan kebiasaan, ikuti saja kultur sekolah mitra.
  • Perhatikan alokasi waktu. Bisa disesuaikan RPP sebagai pedoman. RPP yang digunakan harus yang berkarakter. Selain up-to-date, ia bisa menolong dalam pengaturan waktu kegiatan belajar-mengajar.

Baca Juga: 15 Tips Menghadapi PPL

Selain kecakapan intelektual, kecakapan sosial pun sangat diperlukan. Kecakapan tersebut meliputi:

  • Ramah dan supel
  • Kritis dan kreatif
  • Tenang dan percaya diri
  • Sopan dan bicaranya lancar
  • Hangat dalam berkomunikasi
  • Matang dan dewasa
  • Sederhana dan rapi dalam berpenampilan
  • Simpati dan empati kepada murid dan teman sejawat atau rekan PPL lain.
  • Patuh terhadap keputusan bersama.
  • Bekerja sama dalam kelompok atau organisasi.
  • Bekerjasama dengan anak didik
  • Ketertiban di lingkungan kerja
  • Hormat atau menghargai orang lain.

Demikian postingan mengenai pembekalan PPL ini. Semoga bermanfaat [#RD]

*03 Januari 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *