Semua Tentang Aegyo; Aegyo Asli & Palsu

Semua Tentang Aegyo; Aegyo Asli & Palsu

Daniel Radcliffe aegyo, aegyo bbuing bbuing artis dunia

Daniel Radcliffe a.k.a Harry Potter mempraktikkan aegyo “bbuing bbuing” 😀 (en.korea.com)

Aegyo? Aegyo itu artinya apa?  Apa aegyo itu cuma ada di Korea? Aegyo itu dilakukan sama member girlband saja atau sama member boyband juga, sih? Kalau artis Koreanya sudah dewasa atau tua, apa bisa melakukan aegyo juga? Terus, apa semua orang suka sama aegyo?

Sshhh…

Pertanyaannya tumpeh-tumpeh, ya?! Hehe… Tapi memang, aegyo ini jadi salah-satu pembahasan yang menarik. Bagi pecinta Kpop, tentu saja istilah ini sudah enggak asing. Malahan akrab. Dan, rasanya aegyo sama dunia per-Korea-an tidak bisa dipisahkan.

Aegyo Bahasa Korea versus Ogo Basa Sunda

Well, pertama kali mendengar (atau membaca?) istilah ‘aegyo’ ini, daku langsung ngeh. Tahu aegyo itu seperti apa, tapi sulit diungkapkan dengan kata-kata.  Hihihi…  Dan sebagai orang Kuningan – Jawa Barat, daku jadi ingat kosa-kata Basa Sunda; OGO atau OGOAN. Walaupun beda huruf, tapi nyerempet ‘kan sama AEGYO? Maknanya juga hampir sama!

OGO atau OGOAN artinya manja. Sikap dan tingkah lakunya menggemaskan, gitu. Biasanya sikap ‘ogoan’ ini muncul secara natural. Atau, ketika kita memang hendak membujuk seseorang.

Contohnya ketika seorang anak disuruh tidur sendirian di kamarnya, dia malah manyun dan mematut-matut ujung baju kita sambil menggerutu enggak jelas. Uh, siapa yang enggak tenggelam dalam kekiyutan alami yang dia ciptakan? Lewat sikap ‘OGO’ itu, kita pasti bisa menangkap pesannya. Bahwa anak itu enggak mau tidur sendiri dan meminta kita untuk menemaninya. Who can resist the child? Siapa yang bisa menolak anak itu? Hohoho…

aegyo anak-anak

pinterest.com

Atau contoh lain, ketika kita jalan-jalan sama adik. Di tengah kegiatan window shopping, tetiba dia berhenti. Matanya mengarah pada sesuatu. Ketika kita ikuti arah pandangannya, rupanya dia tengah fokus melihat es krim. Karena buru-buru, kita memaksanya untuk melanjutkan perjalanan. Nah, saat itu sikap OGO-nya bisa muncul. Bisa saja dia menubruk-nubrukkan ujung telunjuk kiri dan kanannya, sambil cengengesan atau sambil mengeluarkan eye smile, misalnya. Secara tidak langsung, dia membujuk kita agar menuruti kemauannya. Meski annoying, biasanya tingkah OGOAN yang murni bisa melelehkan hati seseorang, lho! Hohoho…

Bicara aegyo sama ogo jadi ingat ogohogoh atau ogoh-ogoh. Itu lho karya seni berupa patung. Yang dari Bali itu, yang menggambarkan apa itu Bhuta Kala. Biasanya berupa patung yang cukup serem, ya. Eh… melenceng dari topik, ya? -_-

Ogoh ogoh, patung Bali

yukpegi.com

Oke, kembali ke aegyo.  *ngusap-ngusap tangan*

Arti kata aegyo kalau dalam Bahasa Inggris itu cuteness. Sederhananya sih suatu tingkah laku yang kiyut, innocent, manja dan menggemaskan. Nah, mirip sama OGO atau OGOAN, ‘kan? OMG! Apa jangan-jangan, ada hubungannya antara aegyo sama ogo/ ogoan? Sejarahnya bagaimana? Kronologisnya bagaimana? Hmm.. topik yang menarik sih, tapi wallaahu’alam, ya. Daku belum menganalisis sedalam itu. Heuheu…

Bagaimana cara melakukan aegyo? –> Next..!

3 Comments
  1. kika
    • deeann
  2. deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *