OMG! Postingan Blog Mendadak Tidak Bisa Diedit!

OMG! Postingan Blog Mendadak Tidak Bisa Diedit!

ketika postingan blog tidak bisa diedit

slate.com

Meng-update blog itu adalah dambaan bagi para blogger, ‘kan?

Kalau enggak bisa seperempat jam sekali :p, ya sehari tiga kali. Ey… kayak minum obat aja. Hehe… Atau ya… sehari sekali, dua hari sekali atau seminggu sekali, gitu. Asal konsisten.

Daku penginnya sehari sekali. Selain memang lagi semangat-semangatnya, juga lagi terus belajar nulis. Kata para senior, menulis itu mesti diasah setiap hari. Semakin jarang, nantinya semakin tumpul. Begitu…

Lagipula, selalu saja ada bahan buat nulisnya. Daku jadi berpikir, O my God, ternyata amat sangat banyak hal-hal yang pengin daku tulis. Daku ceritakan, bagikan dan belajar darinya. Hanya saja kadang kita kerap menuding waktu, kesibukan dan sifat lupa sebagai bahan ‘ngeles’. Hehe

Sebagai newbie di dunia blog, daku lagi on fire dalam menulis postingan dan ngotak-ngatik ini-itu. Cari-cari referensi sama BW-an aka Blog Walking-an ke blog-blog lain juga lagi gencar dilakukan. Ada yang hanya sekadar jadi tempat mampir, banyak  juga yang jadi tujuan belajar. Jadi silent reader, gitu. Mau komen, kadang-kadang takut salah. Hehe…

Sampai kemudian, pada tanggal 24 April 2015, ‘petaka’ itu tiba…

area menulis postingan blog malah blank

Daku log in ke blog rosediana.net ini. Tampilannya biasa saja. Kadang daku lihat komentar dulu, views sama kadang ke kata-kata kunci yang nyasar. Hahaha… selain menghibur, daku memang amat mempertimbangkan keywords tersebut.

Nah ketika daku mau posting, biasa terjadi loading. Daku tunggu, dan lahan buat new post pun muncul. Daku tulis dulu judulnya. Lalu dahiku langsung mengerut ketika kursor tidak mau mengerjap-ngerjap di tempat yang mestinya jadi ‘isi postingan. Daku klik 2x dengan cepat, yang ada malah jadi biru semua. Ada apa ini?

Daku berusaha tenang dengan menyimpannya di draft terlebih dahulu. Daku lari ke post, dengan harapan draft yang bakal diedit kembali normal seperti sedia kala. Namun apa yang terjadi?

Daku tidak bisa mengedit postingan sama-sekali!

Fiyuh! Daku enggak bisa apa-apa selain membisu dan menerka-nerka, ‘what do I do?’. Sampai kemudian daku memutuskan, dengan sedih hati, untuk pasrah. Membiarkannya sementara waktu, lalu segera bergerak dengan bertanya pada kakak, sahabat sekaligus mentorku.

Kami berbincang, menyembulkan kemungkinan penyebabnya, berikut dengan solusinya. Karena kami berhubungan jarak jauh, jadinya mungkin beliau tidak terlalu jelas menangkap permasalahannya. Daku juga tahu beliau itu super sibuk, makanya cari-cari solusi sendiri juga. Tapi karena belum ada titik ‘temaram’ (belum terang, soalnya), daku pun menyimpulkan kalau semua yang terjadi adalah masalah… jaringan.

Hari demi hari berlalu. Daku selalu merengut tiap kali log in ke blog sendiri. Rasanya seperti bertatapan dengan Lee Dong Wook, sedekat mungkin, senyata mungkin, tapi untuk mencoleknya  terasa tidak mungkin. -_-‘

Lebih lagi daku serasa sudah ‘mengkhianati’ komitmen untuk mengupdate blog tiap hari. Beruntung, daku sedikit teralihkan oleh kegiatan menulis beberapa postingan di ngasih.com. Setidaknya, daku masih menulis…

Usaha-usaha yang Sudah Dilakukan

Semakin didiamkan dan semakin berharap ‘semua ‘kan baik-baik saja tanpa melakukan apapun’, maka daku semakin tidak tenang, sebenarnya. Rasa tidak tenang itu bertambah dengan keadaan blog yang makin tidak karuan. Dashboard dll jadi ‘enggak banget’.

Dashboard blog blank, blog error

  • Daku mencoba re-login berkali-kali.
  • Daku cek takut warna tulisan jadi putih seperti kata mentorku. Ah, enggak.
  • Mengalihkan visual ke HTML, enggak bisa. Enggak merespons.
  • Daku hapus semua riwayat / clear cookies Google Chrome dari awal waktu.
  • Daku coba berpindah ke lain browser, dari Google Chrome ke Mozilla Firefox.
  • Daku hapus history Mozilla Firefox.
  • Daku mencoba ke warnet A. Ternyata kondisi mereka kebetulan lagi ‘enggak baik’. Kondisi ini semakin menguatkan kalau semua masalahnya adalah… jaringan.
  • Daku ke warnet B dan sesuatu terjadi dengan efek ganda. Daku bisa ngepost di sana. Tapi kemudian daku bertanya-tanya, “Jadi selama ini, apanya yang salah?”
  • Daku niat (baru mau) menelepon pihak telkom dan mengkonfirmasi sinyal atau jaringan di daerahku, apa baik-baik saja? Sudah lama enggak berjumpa. Eh.
  • Daku log in dengan menggunakan user
  • Daku setting DNS (Domain Name System) dari Google dengan preferred DNS server diisi 8.8.8.8 dan Alternate DNS server diisi 8.8.4.4
  • Daku melirik browser lain (Opera) dan Comodo Dragon, saran dari mentor.
  • Bisa diedit sih, tapi Visual-nya jadi enggak aktif. Tombol-tombol lain macam pengaturan waktu gitu juga enggak merespons. Di sini daku jadi banyak menghela napas.
  • Daku searching (lagi dan lagi), mengincar tips yang biasanya tumpah-ruah. Tapi rata-rata berisi ‘bagaimana cara mengedit postingan blog’. Mungkin dakunya lelah, jadinya agak loyo gitu searching-

Sampai kemudian ada yang bertanya di sebuah forum. Mewakili daku banget. Tapi para penjawab rata-rata bingung. Bahkan ada yang nyeletuk, ‘lho kok bisa? harusnya ‘kan ngedit postingan itu gampang?!’. -_-

Sampai kemudian daku roll ke bawah dan topiknya sudah ditutup. Kasus tersebut diselesaikan sendiri oleh orang yang curhat. Dia menuliskan solusi sekaligus menyempatkan diri untuk bilang ‘terima kasih’ pada semua yang sudah merespons pertanyaannya. How nice!

Jadi solusi untuk postingan yang tidak bisa diedit versi dia yaitu:

Menuliskan “http://www.?????/wp-admin/widgets.php?widgets-access=on” ke sidebar. Masalahnya selesai…

Sementara daku yang memang tertarik, langsung mempraktikkannya…

Kebetulan daku lagi bersama browser ‘Comodo Dragon’. Antara frustasi dan harap-harap cemas, daku copy-paste dengan mengedit nama blognya. Setelah selesai, daku segera mencari bukti dengan mengklik post yang jadi target editing.

Voila!

Daku bisa mengeditnya! Alhamdulillaah. Terima kasih buat forum, buat yang bertanya dan buat jawaban-jawabannya semua responsnya. Jika lebay bisa diterima dengan baik, maka daku pengin bilang, “I feel alive!”

Oke, tidak semua masalah terpecahkan. Jurus ampuh ini tidak bisa menaklukan ketiga browser lain yang daku pakai; Google Chrome, Mozilla Firefox sama Opera. Semuanya bergeming. Daku jadi memeluk Comodo Dragon dengan erat. Berharap dia tidak pergi. Aish…

Kalau ada yang punya solusi jitu, daku enggak tahu mesti berterima kasih dalam bentuk apa… :’) [#RD]

4 Comments
  1. Indonesia Hebat
    • deeann
  2. Agung Prass
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *