9 Tips Agar Tetap Rileks Di Waktu-Waktu Hectic

9 Tips Agar Tetap Rileks Di Waktu-Waktu Hectic

9 Tips Agar Tetap Rileks Di Waktu-Waktu Hectic

updevelopment.org

Pasca lebaran dan libur panjang ini, ada yang sudah kembali ke rutinitas sehari-hari?

Para pelajar kembali meramaikan bangunan sekolah, para pekerja memantapkan niat untuk mendulang nafkah, para pedagang bernegosiasi dengan pembeli, para petani kembali meramaikan khazanah agraria, dsb. 😀

Suasana pagi kembali sibuk. Kendaraan lalu-lalang di jalanan. Asap mengepul, bising, sibuk, semuanya menggeliat, bergerak dan menyebar menjemput rezeki.

Ada yang antuasias menikmatinya, banyak pula yang masih ogah-ogahan. Rasanya masih berat, gitu. Bagaimanapun, rutinitas atau kegiatan-kegiatan yang membuat kita sibuk berpeluang mendatangkan rasa stress.

Baca Juga: 10 Tips Agar Kembali Semangat Pasca Libur Panjang

Kalau sudah kronis, stress malah bisa menjadi depresi. Karenanya penting bagi kita untuk tetap rileks aka nyantai di tengah aktivitas yang memeras. Bagaimanapun fisik dan mental kita akan memberi respons kurang baik jika kita terlalu tegang.

Apa bisa? Barangkali tips-tips berikut bisa menjawabnya:

#1. Ambil Napas Dalam-Dalam

poto orang bernapas dalam dalam dan teratur

vwmin.org

Tips yang pertama ini pasti sudah sering kita dengar dari orang. Dan memang benar, bernapas dengan dalam bisa mengurangi rasa stress kita. Bisa kita praktikkan selama 10 sampai 15 menit. Hirup udara sepuasnya dari hidung dan keluarkan dari mulut. Terus lakukan secara teratur. Mumpung jantung masih berdetak, mumpung oksigen masih gratis dan mumpung tidak terserang flu. Selain sehat dan bikin rileks, rasanya memang menakjubkan.

~

#2. Mendengarkan Musik

mendengarkan musik, santai

soundreason.org

Daku yakin, sebagian dari Bro-Sist menggunakan musik sebagai terapi pengurang rasa stress. Terkadang ketika kita mengklik ‘play’ pada lagu kesukaan yang keren, saat itu juga segala sumber pusing jadi terlupakan. Setidaknya usaha ini akan membuat pikiran kita tidak terlalu terbebani. Kalau sudah jernih tentu rasanya enak, bukan?

~

#3. Tertawa

tertawa

flickr.com

Pernahkah ketika stress, lalu kita tertawa tanpa alasan? 😀 Hal ini terdengar gila, tapi cukup efektif. Tingkat stress kita bisa drop. Kita pun bisa memilih alternatif lain; mengunjungi teman yang hobi melawak, membaca cerita lucu, menonton acara komedi, dsb. Tertawa dengan bijak dan pikiran pun akan serasa dipijat.

~

#4. Meditasi

meditasi, merenung

acupuncturegirl.tumblr.com

Orang menyarankan agar kita melakukan meditasi selama 15 sampai 20 menitan. Selain mengurangi stress, meditasi bisa membuat kita tetap aktif dan produktif. Pikiran jadi jernih dan konsentrasi kita pun akan kembali tajam.

~

#5. Duduk dan Remas “Stress Ball”

Man squeezing stressball

getonlinegetontrack.org

Bagi yang bisa berdamai dengan gelap, kita bisa duduk dalam ruangan yang sedikit cahayanya. Saat sendirian seperti itu, kita bisa meremas stress ball yang ada di tangan. Usaha ini bisa disebut juga sebagai relaksasi otot progresif. Tak hanya mengurangi stress, namun kita bisa lebih merasakan damai dan santai.

~

#6. Menghubungi Teman/ Sahabat

bersama sahabat

trellaoribel.wordpress.com

Kalau sibuk, menghubungi tak berarti mengunjungi. Di zaman sekarang, sudah banyak media yang bisa menjembatani hubungan jauh kita dengan banyak orang. Kita bisa menghubunginya untuk sekadar curhat atau menceritakan apa yang disukai. Dengan begitu, ketegangan dari aktivitas yang menjerat akan sedikit berkurang. Alangkah lebih baik kalau hang out. Cari jadwal senggang dan atur waktu untuk bertemu, entah sekadar ngemil-ngobrol-nyanyi atau bagaimana.

~

#7. Bermain dengan Peliharaan

bersama hewan peliharaan

liturgyoutside.net

Peliharaan di sini bisa hewan atau tumbuhan. Tips ini tentu berlaku bagi mereka yang menyukainya. Kalau kita tidak menyukai flora atau fauna, bisa jadi tips ini akan berbalik menjadi sesuatu yang mendatangkan rasa stress lain. Tapi bagi penyuka burung, kucing, bunga-bungaan, dsb, pasti yang satu ini cukup membantu. Dengan beinteraksi atau menghabiskan waktu dengan peliharaan, biasanya tensi kita akan sedikit mengendur. Begitupun dengan stress yang mulai berkurang levelnya.

~

#8. Meningkatkan Kekhyusukan Beribadah

khusyuk ibdaha

feelislam.com

Ketika lingkungan sekitar begitu memelintir pikiran dan perasaan, kita bisa menepi. Cari waktu sepi dan luangkan waktu untuk berduaan dengan-Nya. Tumpahkan segalanya. Yakinkan diri bahwa dibalik berbagai masalah besar, kita bisa bersandar pada Kekuatan Yang Maha Besar. Serap ketenangan luar-biasa yang bisa ditimbulkan dari ibadah yang tulus pada-Nya.

~

#9. Menulis Diary

menulis diary

pixgood.com

Diary lagi… diary lagi…

Tapi memang, opsi ini bisa jadi sangat penting ketika kita belum mampu mencurahkan masalah pada orang lain. Diary bisa jadi ‘pelampiasan’ kemarahan, kekecewaan, kejengahan atau rasa muak kita akan segala rutinitas yang membelenggu. Tak perlu memaksakan diri. Tak perlu juga membatasi diri. Luapkan dan diary akan sabar berada di sisi.

Ugh!

Apapun aktivitas Bro-Sist, selalu sisihkan waktu untuk memijat hati dan pikiran, ya.Mudah-mudahan lancar dan berkah. ^_^ #RD

2 Comments
  1. atanasia rian
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *