Kim Taeyeon VS Haters; Siapa yang Keterlaluan?

Kim Taeyeon VS Haters; Siapa yang Keterlaluan?

Tae messy hairTaeyeon kenapa? Ada apa dengan Taeyeon? Kok haters-nya Taeyeon banyak banget?

Akhir-akhir ini pertanyaan senada sedang marak didengungkan orang, khususnya oleh para pemerhati musik Korea. Sebenarnya idola/ penyanyi/ artis/ selebritis atau orang biasa sekalipun akan lekat dengan yang namanya ‘hater’ aka pembenci.

Namun karena publik figur itu menyita banyak perhatian orang, maka hatersnya pun tak akan tanggung-tanggung. Apalagi bagi artis Kpop yang notabene go internasional. Fans atau hatersnya tidak hanya di dalam negeri, tapi juga dari seantero dunia.

Seperti halnya yang menimpa Unnie Kim Taeyeon. Well, sebenarnya sudah bukan hal aneh kalau jumlah haters leader Girls Generation ini makin banyak saja. Tapi tak bisa ditampik, dia juga jadi sosok yang memiliki banyak pengagum. Daku pun memasukkannya dalam daftar “Artis Korea yang Memiliki Banyak Haters Sekaligus Fans Setia”.

Kim Taeyeon dan Haters

Terlalu banyak isu yang menyeret nama Taeyeon dan hatersnya. Gongnya (mungkin) dari skandal hubungannya dengan Byun Baekhyun EXO, ya?! Dari sana, rasanya para pembenci Taeyeon makin menjamur. Taeyeon diam, haters yang berisik. Taeyeon ngepost di IG, haters selalu mengaitkannya dengan sesuatu. Taeyeon datang ke konser, sebagian haters mendoakan (maaf) meninggal. Taeyeon minta maaf, haters makin menggila. Menganggap tangisannya sebagai air mata buaya. Kalau Baekhyun yang menangis mungkin jadi airmata Pak Aya. :p [sorry, bercanda].

Menarik rasanya ketika para fans Taeyeon ikut gerah. Idolanya selalu jadi sasaran netizen. Betapa tidak, ‘apa-apa selalu Taeyeon’. Mungkin Taeyeon sendiri mendesah dalam hati, “why always me?”. Ketika sub-grup GG/SNSD ‘diharapkan’ TaeJeTi malah jadi TaeTiSeo, ketika kasus mabuknya Hyoyeon, ketika meningkatnya jumlah haters Baekhyun, ketika Jessica keluar dari Girls Generation (ini juga yang memicu Sone yang ngefans Jke essica malah berbalik menyerang Taeyeon), eh bahkan ketika Tiffany putus juga… nama Taeyeon selalu disebut dan… disalahkan.

Komentar Kasar Haters Terhadap Kim Taeyeon

Tae hair

Ada yang pernah membaca postingan atau komentar tidak pantas terhadap Taeyeon? Atau justeru melakukannya? -_-

Lagi-lagi, hal ini sudah tidak aneh. Cacian demi cacian terus dihujankan. Ada yang menyinggung fisik Taeyeon, membuat meme atau gambar kurang pantas untuk Taeyeon, menyamakannya dengan sesuatu yang berkonotasi buruk, mengejek kemampuannya sebagai leader GG bahkan sampai mempopularkan hastag ‘harapan’ agar Kim Taeyeon (maaf lagi) cepat meninggal. Duh…

Jujur saja, daku ragu-ragu ketika hendak men-screen shoot beberapa komentar kasar terhadap Taeyeon. Takutnya malah menambah panas suasana. *halah. Namun daku yakin Bro-Sist pun lebih tahu.

Artis Korea Perempuan dan Haters

Disadari atau tidak, banyak sekali idola Korea perempuan solo atau girlband yang mesti menelan pahitnya ulah haters. Walaupun haters tidak membawa pentungan, namun kata-kata sangat kasar yang ada di internet bisa sangat menyakitkan. Entahlah, ‘dosa-dosa’ artis Kpop perempuan itu ibarat daging segar yang dilempar, lalu netizen menyerbunya dengan garang.

Artis Korea perempuan yang pacaran dengan anggota boyband/ aktor idola, artis Korea perempuan yang operasi plastik, artis Korea perempuan yang keseleo lidah, artis Korea perempuan yang terlihat kurang menarik, dll. Tipikal yang seperti mereka ini yang sering jadi incaran pada haters.

Ada yang bahkan mengaku sempat depresi dan enggan keluar rumah (Eun jung T Ara). Dia sangat terusik dengan respons keras dari para haters, membuat gairahnya jadi begitu redup. Lebih sulit lagi ketika ia – mau tak mau – mesti menghadapi kamera dengan wajah dan penampilan yang menunjukan “daku baik-baik aja, semua lancar-lancar aja”.

Bukankah tidak ada kesedihan yang paling tragis selain mesti tersenyum palsu?

Perbedaan Komentar Kasar Biasa dan Komentar Kasar Berbahaya

Kita sudah kebal dengan komentar semacam “jelek banget suaranya”, “gak pantes jadi leader deh!”, “ah senyumnya gak ikhlas”, “dasar tukang cari perhatian”, dsb. Tapi bagaimana rasanya kalau komentarnya jadi “mampus lo!”, “fans lo kayaknya mesti mati aja deh”, “lebih aman kalau lo enggak ada di dunia”, “tinggal di mana sih keluarganya? gue culik ah”, “lo yang bikin Jessica keluar!”, dsb.

Kasus Komentar Berbahaya Berujung Pidana

Di tanah air sendiri, kasus seperti ini sudah banyak terjadi. Jangan publik figur, orang biasa saja (bukan orang terkenal), sudah pernah berurusan dengan undang-udang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).

Sebut saja masalah Mbak Prita yang curhat tentang pelayanan suatu Rumah Sakit via email, Florence Sihombing yang curhat tentang Yogyakarta di Path, Farhat Abbas yang berkicau di twitter, dsb.

Undang-undang ini tentu banyak cakupan dan pertimbangannya. Daku kurang tahu pasti bagaimana regulasi di Korea sana. Namun kalau di Indonesia, komentar atau postingan yang bisa dilaporkan ke polisi biasanya yang… terdiri dari konten buruk atau ilegal (isinya berupa pencemaran nama baik, perjudian, pornografi, ancaman/ pemerasan, dsb) serta transaksi-transaksi yang terlarang. Ada di pasal 27, 28 dan 29 UU ITE. #CMIIW

Kim Taeyeon dan Insiden di Inkigayo

tae adorable

Inkigayo yang sempat jadi trending topic ini mendatangkan topik baru yang tidak kalah ngetrend. Banyak netizen yang mengkritik penampilan Taeyeon di acara tersebut. Mereka menganggap Taeyeon tidak profesional, tidak bisa mengendalikan mood buruk/ rasa sakitnya, makruh ketika tampil, dsb.

Komentar demi komentar memicu banyak portal berita untuk membuat artikel tentang hal tersebut. Bukan sekali dua kali, Taeyeon menjadi headline akibat banyak sekali pengguna internet yang membicarakan dirinya – kebaikan atau keburukannya. Hal ini pun jadi sangat popular. Nama Taeyeon bisa terbaca di mana-mana.

Sebenarnya kritikan ini bisa dipandang secara positif. Insiden di Inkigayo menjadi salah-satu tanda kalau banyak mata yang memerhatikan Taeyeon, banyak fans maupun haters yang berharap Taeyeon lebih profesional dan menampilkan yang terbaik, apapun kondisinya. Penonton ‘kan memang begitu? tak peduli sang penampil sedang bad mood, PMS, kelilit utang, sakit, kebelet pipis, dsb. Yang mereka tahu, idola itu sudah dibayar dan mesti memberi hiburan total.

Kim Taeyeon Mengambil Langkah Hukum Terhadap Haters yang Keterlaluan

Lagi-lagi, keputusan yang Taeyeon ambil menimbulkan pro dan kontra. Menurut daku pribadi, rasanya tidak mungkin dia mengambil keputusan ini lantaran tidak terima ketika menerima hujan kritik atas penampilannya di Inkogayo. Hanya saja timing-nya yang berbarengan. Bisa kita simak dalam tulisan Taeyeon di IG-nya (namun sekarang sepertinya sudah dihapus).

Isinya:

isi komentar Taeyeon dalam instagram terhadap haters

Terjemahannya:

“Daku sekarang sedang mengawasi kalian. Sudah sekian lama, karena komentar yang parah banget, tiap orang mulai dari keluarga sampai orang-orang di sekitarku mesti ikut merasakan sakit, dan ada juga banyak contoh yang udah menimbulkan rasa sakit terhadap semua fans daku.

Ada banyak orang yang memintaku untuk mengambil langkah hukum; situs fansku bahkan aktif membantu. Walau (semua ini juga berpengaruh padaku), lebih dari itu, melihat orang-orang stress karena hal ini beneran membuat hatiku sakit sampai kemudian rasa itu jadi titik panas, dan masih panas.

Setelah berdiskusi dengan agensiku beberapa bulan ke belakang, kamu sudah dan masih sedang mengumpulkan tulisan atau gambar yang berbahaya (melampau batas) sebagai buktinya. Langkah hukum (yang berkaitan dengan hal ini) tengah berlangsung, dan daku juga sedang berpikir untuk langkah selanjutnya.

Jika beberapa dari fansku memiliki dokumen juga, silakan kirim pada kami sehingga kami bisa mengumpulkanya. Maaf ya karena kalian sudah merasakan rasa sakit yang sama selama ini dan daku sangat bersyukur, sebelum yang lain, kalian semua sudah lebih dahulu mengerahkan kekuatan untuk berdiri tegak (membela).

Daku pikir daku ini cukup kuat, tapi khususnya setelah yang terjadi, daku pikir daku mesti lebih dari kuat. Sones (fans Girls Generation), jom kita menikmati ‘party’ yang selalu kita lakukan.”

Tulisan yang panjang, menarik, menyentuh hati fans sekaligus mengusik para haters. Dari kacamata fans, tindakan Taeyeon ini terbilang berani dan jelas mereka mendukungnya. Bagaimanapun, mesti ada tindakan yang membuat jera, khususnya bagi haters yang sudah melampaui batas.

Bisa kita simpulkan apa alasan Taeyeon sampai melaporkan haters yang keterlaluan ke pihak yang berwenang. Intinya dia sudah terlalu muak dan tak tahan lagi. Apalagi ketika:

  • Isi hujatan haters sudah keterlaluan. Bisa kita lihat nanti, kalau-kalau Taeyeon dan timnya mempublikasikan bukti-bukti berupa tulisan atau gambar yang sudah mereka kumpulkan dan seleksi. Tapi kita pun bisa menyaringnya sendiri; konten pencemaran nama baik, tuduhan, ancaman, dll.
  • Haters tidak lagi menyerang dia seorang, melainkan juga keluarga, fans dan orang-orang di sekitarnya. Ya, ketika dia didoakan meninggal saja, Taeyeon masih bergeming.
  • Desakan dari fans, khususnya fan base/ fans site resmi Kim Taeyeon.
  • Sakit hati melihat orang-orang yang disayanginya ikut depresi karena ulah hatersnya sendiri.
  • Dukungan dari agensi.
  • Perubahan mindset; dulu sempat menganggap kalau strong itu adalah diam saja ketika haters bertindak semaunya. Kini pikiran Taeyeon sedikit bergeser, strong itu ketika ia harus menghadapi semuanya. Ia mesti bertindak dan menggunakan haknya untuk menghentikan ulah haters yang melampaui batas. Langkah ini justeru sangat menguji seberapa kuat dirinya.

Kim Taeyeon dan Haters yang Meminta Maaf

Tae dadah - Copy

Tak lama setelah berita pembenaran mengenai Taeyeon yang menepuh jalur hukum terhadap hatersnya, lagi-lagi-lagi ada titik di mana haters menjadikannya sebagai bulan-bulanan di internet. Banyak yang justeru menantang, banyak yang menyindir, banyak yang mengejek dan akhir-akhir ini banyak yang ‘minta maaf’. Diberi tanda kutip karena memang ‘ada apa-apa’ dibalik ucapan maaf tersebut.

Ya, kita tidak bisa menghakimi apa permintaan maaf seseorang itu ikhlas atau tidak. Tapi kita pasti bisa ‘mencium’… permintaan maaf itu sekadar formalitas, bersifat sarkastik atau jadi pemicu untuk menabuhkan peperangan internet aka cyber war, dsb. Entahlah…

Seru sih, tapi cukup menguras waktu kita dalam kenegatifan belaka. Mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmah dari ini semua dan kemelut kasus ini segera terurai, ya. #RD

6 Comments
  1. Congki
    • deeann
  2. minniy
    • deeann
  3. AAmaris
  4. AAmaris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *