Review Lagu “You Came To Me” – Sami Yusuf

Review Lagu “You Came To Me” – Sami Yusuf

poto sami yusuf, lagu you came to me sami yusuf

samiyusufofficial.com

Bagaimana rasanya ketika kita sedang dalam keadaan ‘butuh banget’, lalu tiba-tiba datang seseorang yang menawarkan bantuan?

Pastinya senang, ya? Bersyukur banget, gitu.

Ibarat seseorang yang (maaf) tidak bisa melihat, lalu datanglah orang lain yang menawarkan diri sebagai ‘tongkatnya’. Atau ibarat seseorang yang kelaparan, lalu datanglah orang lain yang memberi pengganjal perut. Ah banyak sekali contohnya, ya. Hal kecil atau sederhana, kalau memang sedang dibutuhkan, pastinya sangat bermakna. Apalagi kalau hal besar dan vital?!

Itulah inti dari isi lagu ini; You Came to Me.

Om Sami Yusuf mengungkapkan rasa syukurnya akan kedatangan “you” dalam lagu ini. Lagu dan liriknya sama-sama indah, tak ayal banyak sekali yang menyukai karya ini. Beliau juga sempat membuat versi duetnya bersama Siti Nurhaliza, penyanyi perempuan terkenal asal Malaysia.

Sekilas Tentang Lagu “You Came to Me” – Sami Yusuf

Lagu ini masuk dalam album ketiganya Om Sami yang bertajuk “Wherever You Are”. Rilisnya pada 29 Oktober 2010, di bawah label ETM Entertainment. Sementara durasinya yaitu 4 menit, 6 detik.

Lirik dan Terjemahan Lagu “You Came to Me” – Sami Yusuf

You came to me in that hour of need

Engkau datang padaku di saat-saat daku sedang butuh

When I was so lost, so lonely

Ketika daku tersesat, ketika daku sangat kesepian

You came to me, took my breath away

Engkau datang padaku, mengambil pergi napasku

Showed me the right way, the way to lead

Tunjukan padaku jalan yang lurus, jalan untuk diikuti

You filled my heart with love, showed me the light above

Engkau mengisi hatiku dengan cinta, menunjukkan padaku cahaya dari atas

Now all I want is to be with you

Sekarang semua yang kuingin adalah bersamamu

You are my one true love, taught me to never judge

Engkau adalah satu cinta sejatiku, mengajariku untuk tak pernah menghakimi

Now all I want is to be with you

Sekarang semua yang kuingin adalah bersamamu

 

CHORUS
Allahuma sholli ‘alla sayiddina mustafa

Ala habibika nabika mustafa

You came to me in a time of despair

Engkau datang padaku di masa-masa keputusasaan

I called on you, you were there

Daku memanggilmu, Engkau ada di sana

Without you what would my life mean?

Tanpa Engkau, apalah artinya hidupku?

To not know the unseen?, the worlds between

untuk tidak mengetahui apa yang tidak terlihat?, dunia diantara

For you I’d sacrifice, for you I’d give my life

Untukmu daku berkorban, untukmu daku mempersembahkan hidup

Any thing just to be with you

Apapun asal daku bisa bersamaMu

I feel so lost at times by all the hurt and lies

Daku merasa hampa oleh segala luka dan kepalsuan

Now all I want is to be with you

Sekarang semua yang kuingin adalah bersamamu

CHORUS

Allahuma sholli ‘alla sayiddina mustafa

Ala habibika nabika mustafa

Showed me right from wrong

Tunjukan padaku sesuatu yang baik dari sesuatu yang buruk

Told me to be strong

Katakan padaku untuk tetap kuat

Need you more than ever ya Rasulallah

Daku membutuhkanMu lebih dari apapun ya Rasulallah

You came to me in that hour of need

Engkau datang padaku di saat-saat daku sedang butuh

Need you more than ever ya Rasulallah

Daku membutuhkanMu lebih dari apapun ya Rasulallah

You filled my heart with love, showed me the light above

Engkau mengisi hatiku dengan cinta, menunjukkan padaku cahaya dari atas

Now all want is to be with you

Sekarang semua yang kuingin adalah bersamamu

You are my one true love, taught me to never judge

Engkau adalah satu cinta sejatiku, mengajariku untuk tak pernah menghakimi

Now all I want is to be with you

Sekarang semua yang kuingin adalah bersamamu

CHORUS
Allahuma sholli ‘alla sayiddina mustafa

Ala habibika nabika mustafa

~~~

SY, sami yusuf, lagu sami yusuf, album sami yusuf, lirik lagu sami yusuf, terjemahan lagu sami yusuf, makna lagu sami yusuf, review lagu sami yusuf

Makna Lagu “You Came To Me” – Sami Yusuf

Ya, dari lagunya… Om Sami Yusuf amat bersyukur dan berbangga hati karena sudah termasuk sebagai umat Nabi Muhammad Saw. Utusan Allah Swt datang di saat manusia sedang dalam keadaan butuh; butuh tuntunan, butuh pemimpin, butuh ‘kekasih’ dan butuh sosok yang jadi figur sejati dalam hidup. Tanpa penciteraan, tanpa kepura-puraan.

Om Sami Yusuf dan kita selaku umat Nabi Muhammad Saw pasti sangat ingin bertemu sosok yang lembut tersebut. Walau tak pernah bertemu, kita begitu rindu.

Entah apa jadinya kalau Rasul terakhir itu tak diutus?

Mungkin kita akan terus tersesat, tak ada yang menunjukan jalan pada kebenaran, tak akan ada yang menguatkan kala kita terjatuh, dsb.

Ternyata benar, ya…

Kehampaan dan kesepian akan dirasakan, bukan ketika kita kesendirian, melainkan ketika kita jauh dari Sang Pencipta dan dari ajaran utusan-Nya. Oh… #RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *