9 Tips Memenangkan Lomba Balap Bakiak atau Bakiak Race

9 Tips Memenangkan Lomba Balap Bakiak atau Bakiak Race

9 Tips memenangkan lomba bakiakApanya yang seru sih dari lomba bakiak?

Sebagian mungkin ada yang mempertanyakan hal ini. Kalau dilihat-lihat, balapan jenis ini memang melelahkan. Sudah alas kakinya aneh, mesti kompak, mesti cepat dan berisiko jatuh pulak!

Tapi ada baiknya kalau sebelum menilai sesuatu, kita terjun aja dulu ke lapangan dan bermain. Setelah itu bisa komentar. Dan dijamin, bermain bakiak ini memang seru. 😀

Hmmm… sebenarnya ketika menuliskan postingan ini, kakiku masih cenat-cenut, oleh-oleh dari lomba balap bakiak sewaktu Agustusan kemarin. Kalau sakit pinggang dan rasa pegal lainnya sudah raib dengan sendirinya. 😀

Tapi rasa itu belum seberapa dibanding dengan momen serunya acara kemarin. Apalagi daku dkk kebetulan menang. Hehe… Sebagai juara kelas amatir, makanya sedikit percaya diri juga bisa berbagi dengan tulisan ini.

Jom!

#1. Perhatian (pada bakiaknya)

Bakiak atau teklek atau terompah panjang khusus lomba, umumnya tercipta untuk 3-5 orang (ada juga yang lebih). Yang daku pakai, untuk 3 orang, ukurannya sekitar 1,50 meter. Lebarnya sekitar 15 cm. Oh ya, daku juga bermain bakiak yang tanpa karet pegang. Jadinya cuma karet yang melingkar di atas jari-jari kaki saja. Nah… Sebelum lomba, ada baiknya kita perhatikan; apa bakiaknya rusak atau tidak? Atau, apa bakiaknya terbalik atau tidak? Selain berisiko menciderai pemain, berisiko juga untuk kemenangan tim. 😀

#2. Persiapkan Diri

Jangan tiru daku, yang polos-polos saja ketika bermain balap bakiak. Tapi maklum saja, waktu itu daku jadi peserta dadakan. Hehe… Nah belajar dari pengalaman, ada baiknya untuk melakukan persiapan diri dulu. Misalnya dengan memakai alas kaki sepatu atau kaus-kaki agak tebal. Daku yang lepas alas kaki pun terkena cidera. Bagian kaki kiri depannya sobek. Jadinya, sakit juga pas bergesekan dengan sandal. Siapkan diri dengan peregangan atau pemanasan juga. Terus jangan lupa makan dulu! Enggak seru kalau lapar. -_-

#3. Kompak

Banyak yang bilang kalau balap bakiak ini dituntut untuk kompak. Nah memang benar. Kekompakan ini jadi salah-satu faktor utama agar tim bakiak bisa unggul dari lawannya. Kekompakan di sini bukan berarti mesti berkostum sama saja, melainkan memiliki ‘visi’ dan langkah yang harmonis juga. Ibaratnya, kalau speed pemain depan 40km/jam, yang belakang mestinya mengikuti. Begitupun dengan langkahnya. Kanan-kirinya. Sekalinya ada yang membelot, kemungkinan untuk terjungkal bakal besar. Hehe…

tips menang bakiak race

#4. Daya Tahan Bagus

Mesti bisa cekikikan ketika bermain, bukan berarti balap bakiak itu kompetisi yang ‘nyantai’. Namanya juga race aka balapan, sehingga pemain disarankan untuk berlari atau berjalan cepat. Untuk itulah, dibutuhkan tim dengan anggota-anggotanya yang memiliki daya tahan bagus. Yang sedang sakit, diharap jangan memaksakan. Kalau haus, segera minum.

Baca Juga: Tips Memenangkan Lomba Tarik Tambang

#5. Cepat

Penentu kemenangan lomba ini seperti lari; siapa yang paling duluan menyentuh garis finish, dialah yang keluar sebagai pemenang. Karena itu, kecepatan menjadi sesuatu yang mesti diusahakan. Bisa kita condongkan badan ke depan dan mengambil langkah dengan lebar. Asal pastikan semua anggota tim mengikuti iramanya. Mesti kompak dan cepat, sebab lawan pun tak akan membiarkan kita leluasa menggapai garis akhir dengan mudah. Mereka pun akan menambah kecepatan.

#6. Konsentrasi atau Fokus

Ketika mengikuti perlombaan bakiak, banyak peserta yang akan berseru ‘kiri! kanan!’ sambil menyamakan langkah. Strategi ini memang berfungsi untuk menjaga keselarasan langkah, sekaligus memastikan pemain agar tidak ‘melengos’. Untuk itu, diperlukan sikap fokus. Pandang ke depan dan konsentrasi pada tim. Tepikan dulu sejenak siapa yang sedang menonton di pinggir lapangan, atau besok menu makannya mau apa, atau cicilan kita tinggal berapa, dsb. Fokus!

balap bakiak

Cr Pict: arsip.tembi.net

#7. Abaikan Lawan

Lawan yang dirasa berat kemungkinan besar akan membuat kita ciut. Begitu pun ketika lawannya tidak difavoritkan, kemungkinan kita akan songong duluan dan terlena akan sikap arogan. Alangkah lebih baiknya jika memaksimalkan kekuatan tim dan melakukan yang terbaik.

#8. Saling Percaya

Seperti sederhana, namun berpengaruh juga. Tim bakiak mestinya beranggotakan orang-orang yang memiliki chemistry bagus. Begitu saling memegang (entah pada pundak atau pinggang), rasanya itu percaya diri dan tidak ragu-ragu. Bahwa… “dengan bersama, kita pasti bisa!”. Orang yang di depan mesti percaya bahwa ‘ekor-ekornya’ akan nurut, selebar atau secepat apapun langkah yang diambil. Begitu pun dengan dua orang di belakangnya, yang memercayai pemimpin mereka untuk melesat mencapai tujuan yang sama.

#9. Kobarkan Semangat

Tak hanya dalam perlombaan bakiak, tips yang satu ini tentu berlaku untuk semua lomba atau kompetisi. Bagaimanapun, semangat mampu menjadi cadangan energi. Ibaratnya, meski capek, tapi akan terus berjuang. Malah ajaibnya, kobar semangat itu bisa menular.

Pada dasarnya ada nilai filosofi tersendiri dibalik permainan rakyat di hari Agustusan kemarin. Bisa mengajarkan kekompakan, kesamaan tujuan, kecepatan, dsb. Selain sebagai penggembira dan sebagai media olahraga, acara Agustusan juga bisa memersatukan masyarakat dalam suatu tontonan dari kita-oleh-kita-untuk kita. Merdeka!

Demikian, Bro-Sist. Mudah-mudahan bermanfaat. Jangan sungkan-sungkan untuk mengkritik atau menambahkan tips. ^_^ #RD

2 Comments
  1. Arum
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *