Dibalik Manusia Hebat, Terdapat Orang-Orang yang Tepuk Jidat

Dibalik Manusia Hebat, Terdapat Orang-Orang yang Tepuk Jidat

dibalik orang hebat terdapat orang-orang yang tepuk jidat

Cr: shiftohappy.com

Siapa dan seperti apa sih sosok yang hebat menurut Bro-Sist?

Nah, orang tentu memiliki beragam tanggapan terkait “sosok hebat” dalam hidup.

Mungkin ada yang menganggap kalau orang hebat itu adalah mereka yang penghasilan perharinya besar, mereka yang kekuasaannya tinggi, mereka yang pengaruhnya luas, mereka yang punya banyak fans, mereka yang berdasi, mereka yang memakai gadget kekinian, mereka yang followers-nya mencapai nominal “k” atau “m” atau “b”, mereka yang blah… blah… blah.

Atau, kadang ada juga definisi-definisi kecil dari “orang hebat atau gagah”. Misalnya mereka yang suka tersenyum di tengah kepanikan harga, mereka yang bersedia mendengar curhat orang di tengah sesaknya hati sendiri, mereka yang bertanya duluan pada orang yang sudah lama mendiamkannya, mereka yang meredam amarah walau kesempatan untuk marah terbuka lebar, dsb.

Dan ngomong-ngomong, pernahkah err… kita ini merasa hebat?

Dibalik orang2 hebat terhadap orang2 yang tepuk jidat

Cr: myfedbenefitshelp.com

Kalau menjawab pernah, takut dikira narsis. Kalau menjawab tidak pernah, takut dikira rendah diri. Hehe…

Daku rasa setiap orang pernah merasakannya. Walau kondisinya berbeda-beda. Bagi seorang pesepakbola, ia mungkin merasa hebat ketika bisa mencetak gol. Bagi seorang pelajar, ia mungkin merasa hebat ketika bisa lulus ujian dengan nilai memuaskan. Bagi seorang pemimpin, ia mungkin merasa hebat ketika memutuskan suatu kebijakan dengan tepat. Bagi seorang pebisnis, ia mungkin merasa hebat ketika usahanya memiliki laba besar. Dsb.

Baca Juga: Apa Sih Istimewanya Kamu?

Atau kadang, kita baru sadar kalau kita ini “pernah hebat” ketika ada orang lain yang mengatakannya. Entah mengatakannya secara langsung, maupun dengan memberikan pujian. Benar-benar menguji kesombongan atau kebanggaan terhadap diri sendiri. Apa mampu dikendalikan?

Lalu, hey, apakah mungkin seseorang bisa hebat sendirian (saja)?

Pertanyaan ini sebenarnya bisa kita jawab sendiri. Di balik diri kita yang “sedang hebat”, ada siapa saja? Nah setelah dipikir-pikir, pastinya “orang-orang belakang” itu banyak sekali, ya?!

Orang Tua

orang tua atau ibu sebagai pendukung hidup

Cr: mentalhealth4muslims.com

Dibalik siapapun diri kita, ada orang tua yang sudah berperan besar. Entah ibu, ayah atau keduanya. Mereka yang sudah merawat dan mendidik orang hebat dari dalam lahir sampai keluar menjumpai bumi. Mereka yang sudah (maaf) dikencingi dan diberi tugas membersihkan kotoran orang hebat itu sendiri. Mereka juga yang menghidupi dan menyekolahkan orang-orang hebat itu.

Baca Juga: (Cerpen) “Wujud Ibu” 

Oh, bahkan mereka yang duluan mesti tepuk jidat dan bertanggung jawab ketika orang hebat itu terkena masalah. Mereka juga yang terabaikan ketika kita begitu disibukkan dengan gadget dan lebih memilih berinteraksi dengan teman-teman maya. Oh.

~

Pasangan Hidup

pasangan dibalik orang hebat

Cr: desktopwallpaperhd.net

Dibalik siapapun diri kita yang hebat, tentu ada seorang penyokong yang kuat. Daku jadi ingat acara bertajuk “1 jam Bersama Ust Jeffri (Alm)”. Tentang bagaimana peranan Ummi Pipik bagi suaminya. Di mata publik, sang ustadz adalah sosok yang gagah, tampan, kharismatik, berpengaruh, keren, dsb.

Ternyata di balik itu semua, sang pendamping Ustadz itu mesti berjuang keras dan sedikit rewel. Entah itu ketika menyiapkan kostumnya, mengatur makannya, mengingatkan waktu istirahatnya atau sekadar mejadi pelipur di kala suaminya rapuh.

~

Keluarga, Kerabat atau Saudara

keluarga kerabat dan saudara mendukungmu

Cr: hamiltoncountypublichealth.com

Dibalik siapapun diri kita, ada anggota keluarga atau saudara yang sudah makan asam-garam tentang bagaimana mereka menghabiskan banyak waktu dengan orang hebat. Mereka begitu sabar. Seburuk apapun kita atau sesering apapun pertengkaran yang terjadi, jika orang hebat tertimpa cobaan, maka keluarga adalah orang-orang nomor satu yang siap mengulurkan tangan.

Tak heran ketika orang hebat dipuji karena prestasi, kebaikan atau hal-hal postifi yang selalu dilekatkan padanya, keluarga mungkin saja mencibir.

Keluarga sudah tahu bagaimana “aslinya orang hebat itu” di rumah. Orang hebat juga bisa menyebalkan, bisa kentut sembarangan, bisa ngambek, pokoknya pandangan orang lain terhadap orang hebat itu tak selamanya benar. Kartunya ada di keluarga. Hehe…

~

Sahabat atau “Partner in Crime”

sahabat atau partner in crime sebagai pendukung

Cr: rebloggy.com

Dibalik siapapun kita, terdapat sosok-sosok yang sudah sangat hafal bagaimana kalau “orang hebat” itu juga bisa gokil, konyol dan melakukan tindakan gegabah demi mengatasi masalah. Para sahabat menjadi beberapa sosok yang pertama kali didatangi kala orang hebat itu down dan butuh hiburan.

Baca Juga: Tips-Tips Agar Hubungan Persahabatan Kita Terjaga

Para sahabat kadang memberi nasihat atau saran yang baik dan benar. Kadang mereka juga cuma mencolek kita dengan es krim, menghantam kita dengan bantal, mengajak kita bernyanyi dan berjoget sembarangan, atau sesederhana berpoto ria dengan pose tak biasa. Dengan begitu saja, orang hebat yang sempat terpuruk akan kembali tertawa.

Ketika orang hebat itu dipuji orang banyak, sahabat bisa cekikikan di belakang. Mereka sangat paham bagaimana orang hebat itu sebenarnya. Kadang tak sehebat yang disangkakan orang.

~

Guru, Pengajar, Tutor atau Mentor

mentor atau guru sebagai pendukung

Cr: sgiquarterly.org

Dibalik siapapun kita, terdapat orang – di luar orang tua – yang sudah memberikan perubahan. Entah berupa pengetahuan, kepercayaan, pola pikir, sikap dsb. Mereka begitu tabah ketika orang hebat loading lama dalam menyerap pelajaran, mereka tak berputus asa ketika memberi motivasi pada orang hebat agar tetap mengejar mimpi, mereka meluangkan perhatian penuh ketika mengajarkan sesuatu yang nanti bermanfaat bagi orang hebat, mereka tetap bersabar ketika orang hebat pernah membandel, dsb.

Mereka sudah tahu bagaimana orang hebat itu dulunya berilmu dangkal, mereka tahu bagaimana orang hebat itu sempat tidak percaya diri dan memerlukan motivasi, mereka tahu bagaimana orang hebat belajar, dsb. Tapi begitu orang-orang memuji orang hebat, sang guru akan tersenyum bangga.

~

Pemeran Pendukung

bantuan dari orang lain

Cr: Pinterest.com

Dibalik siapapun kita, terdapat orang-orang yang sudah memberikan sentuhan peranan. Bagaimanapun, bagi setiap orang hebat, ada orang-orang lain yang memberikan pengaruhnya.

Bisa saja, di balik seorang MC yang datang tepat waktu, terdapat ojek hebat yang sudah lihai menyalip kemacetan. Di balik artis cantik dan ganteng, terdapat orang-orang make up yang berhasil memoles penampilan. Di balik direktur yang berjas mahal, terdapat PRT tangguh yang menyetrika outfit sang direktur sambil mengerjakan pekerjaan rumah tangga lain. Di balik blogger, terdapat pembaca-pembaca yang begitu mengapresiasi isi tulisan. Dsb.

Hhh…

Ternyata banyak juga ya “orang-orang yang sudah tepuk jidat” dibalik seseorang yang hebat. Atau, ternyata banyak orang-orang hebat yang brengsek dibalik para pendukung hidupnya. Hehe… *peace!

Nah Bro-Sist juga memiliki mereka, bukan? Selain sekarang, rasanya tak ada waktu lagi untuk merayakan kebersamaan dan bersyukur karena sudah ditemani oleh orang-orang keren tersebut.

Terima kasih sudah mampir dan membaca tulisan ini. Mudah-mudahan kita sama-sama bisa mensyukuri dan berterima kasih pada mereka;

orang-orang yang sudah sabar menghadapi kita, orang-orang yang ikut rempong ketika kita panik, orang-orang yang kita ganggu kenyamanannya, orang-orang yang tak pernah meminta ganti atas kebaikan yang mereka kucurkan begitu saja, orang-orang yang sering terkena pelampiasan amuk kita kala bad mood, orang-orang yang membuat kita beruntung,

orang-orang yang… kalau mereka hilang, maka kita akan menyesal. Menyesal karena masih jarang membuat senyum mereka mekar. :/ #RD

8 Comments
  1. Arum
    • deeann
  2. Marfa
    • deeann
  3. Agung Prass
    • deeann
  4. Dewi
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *