Resensi Buku Non Fiksi; “Everyone Can Be A (Role) Model”

Resensi Buku Non Fiksi; “Everyone Can Be A (Role) Model”

Cover Buku Everyone Can Be a Role Model_ lulu Elshabu

jendelabook.com

Judul: Everyone Can Be A (Role) Model

Penulis: Lulu Elhasbu

Penerbit: Qultum Media

Ukuran: 13 x 19 cm

Tebal: xii + 148 hlm

ISBN: 979-017-317-2

Terbit: Cetakan pertama, Juni 2015

“Mungkinkah muslimah menjadi model?”

Pertanyaan singkat ini tersembul di halaman 49. Tentu saja ada dilemma tersendiri di hati para muslim. Sebagaimana yang jadi paradigma masyarakat, model adalah pekerjaan yang erat kaitannya dengan eksplorasi aurat dan segala hal yang di luar tuntunan Islam.

Daku pribadi jadi ingat istilah “islamisasi” atau “syar’i-sisasi” yang marak digalakkan orang, agar sesuatu terkesan lebih religius dan bisa diterima mayoritas masyarakat. Termasuk ke ranah bisnis juga. Tak heran kalau ada istilah ‘lagu islami’, ‘asuransi syar’i’, ‘pacaran islami’, ‘produk kecantikan syar’i’, dsb.

Namun sang penulis, Mbak Lulu Elhasbu – model dan desainer baju muslim terkenal yang juga sahabat Dian Pelangi, memberikan penjelasan yang terperinci dan santun. Ia tidak langsung men-judge “iya mungkin” dan “tidak mungkin”. Sebagai muslimah sekaligus model yang sudah berkecimpung di dunia tersebut, ia begitu lihai memaparkan all about model terlebih dahulu.

Mbak Lulu Elhasbu

Mbak Lulu Elhasbu dalam acara #ClozettersMeetUp [http://pinsta.me/tag/ClozettersMeetUp]

Kalau dari kacamata orang awam seperti daku, mungkin model itu hanyalah profesi modern yang mensyaratkan kecantikan, keseksian dan kemauan untuk berpose apapun dengan pakaian seperti apapun. Semakin ‘berani’, semakin dibayar mahal. Namun rupanya, dunia model tidak sesederhana itu.

Pengarang menjelaskan dengan gamblang bagaimana profesi model di dunia fashion (halaman 37), apa saja detail pekerjaannya (halaman 39), tipe-tipenya, (halaman 45), termasuk gagasan ciamik terkait model muslimah (mulai dari halaman 53). Dijelaskan dengan tegas pula, daftar perbedaan antara model muslimah dengan model lainnya.

Kenapa Mesti Ada Model Muslimah?

Model muslimah jadi kebutuhan yang vital, mengingat zaman sekarang hijab, kerudung atau pakaian muslim lain sudah menjadi trend tersendiri di masyarakat. “Fenomena” yang bagus. Lebih lagi pelaku industri dan pemerintah pun memiliki cita-cita menjadikan negara kita, Indonesia, menjadi pusat fashion muslim dunia di tahun 2020. Dengan demikian, eksistensi model muslimah diharapkan mampu mempromosikan produk yang bermanfaat, thoyib dan halal. Mereka juga diharapkan mampu mengekspresikan wajah Islam yang sesungguhnya. Baik dari segi busana, ekspresi, pose dan sikap yang sopan dan meneduhkan.

Cerdas sekali. Pasca dibawa ‘keliling dunia modelling’ sebagai profesi, kita kemudian bisa sampai ke dunia model dalam arti lain. Ya, jadi buku ini mengulas dengan santai, informatif dan inspiratif seputar model dalam arti sebenarnya serta ‘role model’ dalam arti teladan atau panutan. Sosok ini bukan saja mereka yang menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, melainkan mereka yang mampu memengaruhi dan mengajak orang lain agar sama-sama mengingat Allah Swt dan sama-sama giat berlomba dalam kebaikan.

Desain buku ini mendukung pembaca untuk ‘tak merasakan kesal dan boring-nya proses membaca’. Daku pribadi tadinya menduga, akan menandaskan buku ini dalam waktu lama. Ternyata tidak, proses membacanya mengalir. Lembar demi lembar terbuka tanpa terasa.

Isi bukunya semakin kaya dan menarik saja dengan tambahan quotes Bahasa Inggris yang singkat, sederhana dan sangat inspiratif. Lalu ditambah juga dengan sisipan hadist/ ayat suci, ilustrasi menarik di tiap halaman, jenis huruf yang berbeda, daftar dan aneka tips yang sangat membantu. Lengkap sudah.

Kekurangan buku ini? Mungkin daku terlalu larut dalam kekaguman akan sosok penulis, cara menulisnya, desain bukunya serta isinya. Sehingga rasanya belum ‘keburu sadar’ ada kekurangan berarti di dalamnya. Mohon maaf.

Ingin rasanya terus membahas mengenai buku ini. Ikut antusias juga mendukung jargon yang dibawa oleh Mbak Lulu Elhasbu, “Cantik-Cerdas-Santun”. Kita jadi benar-benar butuh sosok yang serupa seperti beliau.

Ah, namun untuk lebih detail dan memuaskan, Bro-Sist lebih baik memilikinya. It’s worth to read!

#RD

Snapshot_20150802_1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *