7 Tipe Orang Ketika Memilih atau Memutuskan

7 Tipe Orang Ketika Memilih atau Memutuskan

7 tipe orang dalam memilih atau membuat keputusan

Cr Pict: fabafter40.tumblr.com

“Memilih untuk bangun tidur lalu mengejar mimpi, atau memutuskan untuk tidur lagi dan dibuai mimpi?”

Begitulah, Bro-Sist. Ketika terjaga dari tidur saja, kita sudah dihadapkan dengan pilihan. Apalagi nanti, kalau kita sudah benar-benar nyemplung dalam aktivitas? Hehe…

Tepat kemarin pada hari Kamis (10/09/15), daku memenuhi undangan rapat dari pihak Lembaga Kursus. Sesuai agenda, kami akan membahas pelaksanaan pendidikan kursus periode berikutnya di tahun ini. Kebetulan sudah banyak siswa/i baru yang daftar, dan tentu jadwal baru pun mesti segera digelar.

Sebelumnya pimpinan LKP memberi tawaran ‘eksklusif’ padaku. Beliau menanyakan hari apa saja yang jadi request dariku. Saat itu daku cukup dilemma; apa akan menerima ‘jatah jam mengajar seperti biasa’, atau justeru memangkasnya? Mengingat daku memiliki tanggung-jawab lain…

Daku pun memutuskan untuk mengurangi jadwal mengajar. Sempat terjadi nego. Beliau bahkan mengulang-ulang pertanyaan apa daku yakin akan membatasi jam mengajar. Selain gaji tidak akan sama, para siswanya yang daftar lumayan membludak. Sampai kemudian… kami sepakat untuk mencari instruktur baru. Dan saat itu nama yang paling bercokol dalam pikiranku adalah seorang teman yang sempat ‘pesan tempat’ kalau-kalau ada lowongan. Inilah saatnya…

Tapi karena temanku ternyata sudah kerja, akhirnya daku merekrut adiknya. Kebetulan dia masih fresh graduate. Hot from the open, sebab baru wisuda pada hari Rabu (9/9/15). Kami pun berkumpul sama-sama di lokasi les. Tapi ketika rapat kemarin, ada sesuatu yang lain…

Pihak lembaga menyodorkan semacam surat pernyataan kesediaan mengajar selama kurun waktu yang sudah ditetapkan. Empat bulan, dari September tahun 2015 hingga akhir Januari 2016. Uh, daku jadi deg-degan. Mungkin karena dulu metode ini belum diterapkan, jadinya terkesan ‘gimana gitu’. Terikat, laksana kontrak.

Nah saat itulah… sebelum membubuhkan tanda-tangan asli dan tulisan nama lengkap, daku mesti menimang-nimang banyak hal; sudah siapkah? bersediakah? yakin besok-besok tidak akan meninggalkan tempat ini?

7 tipe orang dalam memilih atau memutuskan

Cr Pict: hotrovay247.com

Tapi saat itu juga… terbersit ide untuk menulis postingan ini. 7 tipe orang ketika memilih dan memutuskan. 🙂 Bersyukur daku mendapat referensi dari Jeffrey Shinabarger, sang penulis “Yes or No: How Your Everyday Decisions Will Forever Change Your Life”.

“Gaya memilih dan memutuskanmu yang unik itu bisa mencerminkan kekuatan dan kelemahan terbesarmu…”

Begitu kata Si Penulis. Nah baiklah… berikut ini tipe-tipe orang ketika memilih atau memutuskan. Jom!

#1. Yang Terbanyak, Yang Dipilih

Ini tipe yang tidak terlalu mengedepankan pendapat pribadi. Sebelum menceklis suatu keputusan, orang semacam ini biasanya mengumpulkan berbagai opini lain dulu. Sungguh demokratis. Terlalu ‘pemilu’ mungkin, ya?! Semakin banyak votingnya, maka itulah keputusan yang cenderung dipilihnya.

#2. Data dan Analisis

Tipe berikutnya cenderung menomorsatukan data. Jadi sebelum mencontreng sesuatu, mereka biasanya akan mengumpulkan informasi dan melakukan penelitian dulu. Mereka juga akan menyusunnya, sebelum benar-benar yakin untuk melangkah lebih jauh.

#3. Sikat atau Sabet!

Rasa menjadi faktor utama bagi orang ini untuk memutuskan sesuatu dengan cepat. Risiko tidak terlalu dipertimbangkan, sebab mereka memiliki jiwa dan rasa percaya diri yang cukup tinggi. Biasanya memang emosional dan sangat dipengaruhi oleh momen ketika menghadapi pilihan itu. Namun mereka bertekad kuat untuk menantang bahwa apa yang sudah diambil adalah sesuatu yang memang terbaik.

#4. Menulis List

Sosok yang hobi menuliskan pro dan kontra untuk sesuatu yang kontroversial, khususnya sebuah pilihan. Jadi mereka biasanya mengambil secarik kertas, lalu menuliskan pilihan A itu kebaikan dan keburukannya apa. Pilihan B, C, D, dll juga. tipikal yang teliti dan sangat mempertimbangkan tiap-tiap poinnya.

#5. Melibatkan Dia Yang Maha Esa

Ya, orang ini tak melepaskan peranan Allah Swt dalam tiap keputusan yang dihadapinya. Lebih lagi jika pilihannya itu berat dan kompleks. Mereka tidak akan grasa-grusu, melainkan meluangkan waktu untuk meditasi atau berdoa. Dengan sabarnya, mereka akan menunggu hidayah atau petunjuk. Entah melalui keyakinan hati, suatu peristiwa, penguatan dari orang lain, dsb. Sampai mereka mendapatkan jawaban yang bikin nyaman dan tak berpeluang menimbulkan penyesalan dalam.

#6. Penggemar Cerita

“Ke mall atau mendaki gunung?”

Dua pilihan. Kalau pertanyaan ini jatuh, maka tipe nomor 6 akan mempertimbangkan cerita yang bisa dia bagikan pasca melakoni suatu hal. Kalau ke mall, nanti cerita yang bisa bagikannya apa? Kalau ke gunung, ceritanya bisa lebih menarik dan eksklusif enggak, ya?

Biasanya orang-orang cenderung senang dengan sesuatu yang baru, unik, aneh, dsb. Sebab misi mereka sudah jelas; pengin sharing cerita dari sesuatu yang sudah diputuskannya.

#7. Setuju? Setuju!!!

Tiap keputusan rasanya mesti memberi efek aman dan tentram bagi tipe yang satu ini. Mereka enggan terlibat konflik, jadinya ngiring waé aka melu baé aka ngikut saja pada semuanya. Ketika ditanya untuk memilih, mereka akan idem dengan yang lain saja. Asal semua senang, begitu.

Nah demikian pembahasan 7 tipe orang ketika memilih atau memutuskan ini, Bro-Sist. Maaf kalau poin demi poinnya ditulis dengan aneh. Daku memang merombaknya, tapi intinya sama sesuai dengan penulis aslinya. Hehe…

So, Bro-Sist termasuk tipikal pemilih atau pembuat keputusan yang mana nih? #RD

10 Comments
  1. Arum
    • deeann
  2. Amri Evianti
    • deeann
  3. wongcrewchild
    • deeann
  4. Wong Ganteng
    • deeann
  5. Victoria RS
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *