Puisi; Yang Kupegang, Yang Menghilang

Yang Kupegang, Yang Menghilang

puisi yang kupegang yang menghilang

Potografer: Antonio Guillem via Shutterstock

Kupegang keyakinan
Bahwa kita akan tetap hangat dan berdetak
Aku suka ketika dadamu naik-turun dengan irama yang senada

Sampai corong demi corong tempat menunduk para hamba
mengabarkan berita kelabu
tentang gagalnya jiwa-jiwa untuk bertahan
tentang remuknya harapan orang-orang di sekitar

seagung apapun cinta,
seluhur apapun abdi,
waktu tak bisa diundur
dibujuk, untuk sejenak duduk

Keyakinanku,
Kita terlahir untuk disemayamkan
Dan aku benci membayangkan biru dan bekunya tubuhmu

‘Kan kupegang,
‘Kan kuusahakan untuk tidak mencengkeram
Agar kita tidak sama-sama sakit

Kita masih dan akan selalu belajar ketulusan

Yang terkasih,
Kita datang untuk saling meninggalkan

#RD

 

Darul Ma’i, 16 Oktober 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *