Review Lagu “Bring on the Night” – The Corrs

Review Lagu “Bring on the Night” – The Corrs

Review Lagu Terbaru Bring on the Night The Corrs 2015, lirik dan terjemahan bring on the night the corrs, album white light the corrs 2015, newest single the corrs, the corrs terbaru

Pict on: musicweek.com

Bring on the Night.

Awalnya hanya menjadi bocoran judul single terbarunya The Corrs. Dan, bam! Lagu ini pun rilis. Thanks to media social yang sudah banyak membantu update berita terbarunya. Hehe…

Pasti teman-teman penyuka music The Corrs langsung antusias menyambutnya. Termasuk daku, yang meski pun sedang focus pada hal lain, tapi langsung menyambut karya terbaru ini. Kalau soal mereka, memang sedang ditunggu-tunggu, jadi hal lain bisa menepi dulu.

Oh, sebagai review, “Bring on the Night” ini bisa didengar di:

[https://soundcloud.com/eastwestrecords/the-corrs-bring-on-the-night-first-play-on-bbc-radio-2]

Daku agak tercenung juga ketika pertama kali mendengarnya. Lagu ini… enggak tahu perasaan daku saja atau bagaimana, memang terdengar lain dari The Corrs atau dari yang daku harapkan. Eh! Bukannya jelek, bukan. Hanya berbeda, gitu. Hehe…

Oke, jom!

Lirik dan Terjemahan Lagu “Bring on the Night” – The Corrs

Verse 1

I read the book you read

Daku membaca buku yang kamu baca

Tasted the words you said

Meresapi kata-kata yang kamu ucapkan

Our story is darkening with time

Cerita kita semakin gelap oleh waktu

One fading afternoon

Di suatu senja yang memudar

~

The leaves dried in your car, no picture understood

Daun-daun mengering di mobilmu, tak ada gambar yang bisa dipahami

But I had a feeling I would cry, you hid it all from me

Tapi daku merasakan perasaan ingin menangis, kamu menyembunyikan semuanya dariku

And I’ll miss you forever

Dan daku akan merindukanmu selamanya

Let’s hope we’ve always summer

Mari berharap, kita selalu seperti musim panas

~

Pre-Chorus

And, I’ll miss you forever

Dan, daku ‘kan merindukanmu selamanya

Let’s hope,  we’ve always summer

Mari berharap, kita selalu seperti musim panas

~

Chorus 1

Yeah, bring on the night, I don’t care

Ya, bawakan sang malam, daku tak peduli

Turn on the dark, I’m not scared

Nyalakan kegelapan, daku tak takut

Wherever it is, you left me behind

Di manapun berada, kamu meninggalkanku di belakang

I’ll follow you down, the path of my broken heart

Daku ‘kan mengikutimu, jalan setapak dari hati hancurku

~

Verse 2

Flowers on Edith Grove,

Bunga-bunga yang ada di semak belukar Edith

Look like a love note

Terlihat seperti sebuah catatan cinta

Every day… passing… by

Setiap hari berlalu

I say a little pray

Daku panjatkan doa sederhana

~

[Kembali ke Pre-Chorus]

~

Chorus 2

Yeah, bring on the night, I don’t care

Ya, bawakan sang malam, daku tak peduli

Turn on the dark, I’m not scared

Nyalakan kegelapan, daku tidak takut

Spirit money to a flame

Semangat uang untuk terbakar

Ask that I see you again 

Meminta kalau daku bisa melihatmu lagi

~

[Kembali ke Chorus 1]

~

Bridge

Heart…

Hati…

Heart…

Hati…

Heart…

Hati…

~

[Kembali ke Pre-Chorus]

~

[Kembali ke Chorus 2]

~

[Kembali ke Chorus 1]

~~~

The Corrs Terbaru Terkini 2015, lirik terjemahan dan makna lagu bring on the night the corrs

IG: @john_shanks

Mohon maaf yang sebesar-besarnya karena banyak ‘missing lyrics’. Mau dituliskan takut salah, jadi daku putuskan mengosongkannya saja. Heck, yang sudah tertulis pun masih ragu. Jadinya kalau ada yang salah, mohon untuk dikoreksi, ya?!

Lagu ini…

Hmm… liriknya singkat, puitis dan tak banyak ‘petunjuk’. Jadi mengundang banyak interpretasi, ya?!

Tapi daku rasa lagu ini cukup bittersweet. Mungkin hal inilah yang membuatku selalu jatuh pada karya mereka. Hehe…

Sebelumnya terima kasih pada teman-teman sesama fans The Corrs di media sosial, khususnya pada Mas Rizq Satriyo yang sudah menyampaikan pendapatnya terkait makna lagu. Lalu Mas Hand Rian yang sudah membantu melengkapi liriknya yang masih kosong. Hehe…

Nah, makna lagu “Bring on he Night” ini seperti menceritakan sebuah hubungan. Bisa antara anak dengan orang tuanya, adik dengan kakaknya, hubungan antara dua insan, dsb. Cahaya hubungan itu perlahan berubah. Semakin hari semakin redup atau remang, bahkan gelap. Tertelan waktu. Semuanya terhenti. Penyebabnya karena salah-satu pihak dalam suatu hubungan itu… meninggal dunia. Ruang dan waktunya sudah berlainan.

Nahasnya, si penyanyi ini masih melantunkan asa.

Dia masih ingin memberi cinta . Dia mengambil risiko dengan terus membuntuti rasa dan harapannya, dengan merindu sepanjang waktu dan dengan… merasakan patah hati. Sebab bagaimanapun, keinginannya tak akan terwujud. Waktu tak bisa diulang. Tapi dia tidak peduli. Dia tidak takut. Meski arahnya atau dunianya tak lagi sama dengan orang yang ia kasihi, namun ia menerima rasa sakit itu.

Diam-diam dia berdoa dan meminta, agar paling tidak, dia bisa menatap orang terkasihnya itu. Suatu hari nanti. Dia juga berharap agar hubungan tetap seperti ‘musim panas’. Musim yang sering jadi pengibaratan ini memang menjadi musim yang dianggap terbaik. Quality time bersama teman atau keluarga begitu panjang dan menyenangkan.

Dengan begitu saja, dengan harapan itu, dia bisa merasa bunga-bunga dalam hatinya tumbuh. Setiap harinya begitu, membuat doa dan harapnya terus dipanjatkan.

Duh… kesetiaan dan harapan dari satu sisi, yang membawanya pada keremukan hati sekaligus cinta sejati. #RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *