Resolusi Tahun Baru Gagal; 10 Penyebab dan Cara Menghadapinya

Resolusi Tahun Baru Gagal; 10 Penyebab dan Cara Menghadapinya

Resolusi Tahun Baru Gagal; 10 Penyebab dan Cara Menghadapinya ilustrasi

By: Mrs @cuordicarciofo via IG: @deeannrose

 Apa ada yang suka membuat resolusi tahun baru?

Istilah yang satu ini memang sedang populer, ya. Apalagi kalau di akhir tahun lama, atau di awal tahun baru. Orang berbondong-bondong membuat daftar resolusi.

Ada yang fokus pada menabung, pembentukan badan, meningkatkan nilai akademis, menggali bakat, memperbaiki karier atau pekerjaan, mengurangi kecanduan (rokok, junk food, obat-obatan, dsb), membangun bisnis (kecil-kecilan, sedang atau langsung besar), dsb.

Bagaimana Resolusi Kita Tahun Kemarin?

Pertanyaan ini berlaku bagi kita yang tahun kemarin membuat daftar resolusi. Sebelum lebih jauh mengulang acara menyusun resolusi, kita bisa ingat-ingat. Apa isi resolusinya? Apa kita sudah benar-benar maksimal mencapainya?

Resolusiku Tidak Tercapai

Tahun 2015 kemarin, daku pun membuat resolusi. Memang enggak semua hal yang kita pengin itu bisa tercapai. Tapi ada beberapa resolusi utama yang benar-benar dibidik. Untuk beberapa bulan pertama, daku cukup berusaha keras. Tapi progresnya tidak cukup signifikan. Perlahan daku dialihkan hal lain, sampai kemudian resolusi ‘itu’ gagal tercapai. Sebab, dakunya sendiri jadi tidak bergairah lagi.

Rasanya?

Di satu sisi memang sedih. Tapi di sisi lain, daku jadi tidak terlalu penasaran. Paling tidak, daku benar-benar mengusahakannya dulu (waktu itu). Tapi mungkin usahanya memang belum cukup keras, atau karena daku sudah larut pada kesibukan lain. Nah, ngeles nih…

Maafkan Diri yang Tidak Bisa Menggapai Resolusi

Resolusi itu buatan kita. Diri kita sendiri yang berusaha mencapainya. Dan, diri kita juga yang mengambil sikap, manakala resolusi itu terpenuhi atau justeru gagal.

Kalau berhasil, tentu tak ada jalan bijak lain selain mensyukurinya. Beda lagi kalau gagal, kita mesti bisa memaafkan diri sendiri. Namun kita juga baiknya semakin serius dengan apa yang pengin dicapai.

Intinya, resolusi tahun kemarin yang tertunda itu ternyata menggiringku pada hal lain. Daku jadi terfokuskan pada dunia menulis artikel, melakoni pekerjaan sebagai content writer dan terus-menerus belajar ngeblog. Paling tidak, daku malah tertarik untuk belajar konsisten menulis postingan di blog. Jangan sampai satu kali seminggu (lagi). Kalau bisa satu kali sehari.

Semua itu belum ada di daftar resolusi tahun kemarin. Baru di tengah-tengah, daku menjalani dan berusaha berkomitmen dengan semuanya.

~

penyebab kenapa resolusi tahun baru kita enggak pernah tercapai

By: Loui Jover via IG: @deeannrose

Kalau disingkat, setidaknya ada banyak penyebab kenapa resolusi tahun baru kita enggak pernah tercapai. Selalu gagal. 10 diantaranya yaitu:

#1. Grasa-grusu

Kita pengin cepat-cepat. Asal selesai. Begitu buru-buru. Sehingga buru-buru juga kecewanya.

#2. Enggak Pede

Kita sebenarnya tidak terlalu percaya diri dari awal. Banyak yang dipertimbangkan. Banyak yang diragukan. Membuat langkah jadi kikuk dan setengah-setengah.

#3. Kurang Beraksi

Kita terlalu banyak berpikir. Kita terlalu banyak berkata. Kita sedikit beraksi.

#4. Menganggap Resolusi Itu “Apa Atuh…”

Resolusi itu hanya tradisi. Orang-orang biasa melakukannya. Kalau tidak tercapai, tahun depan masih ada kesempatan.

#5. Prosesnya Tidak Dinikmati

Proses memenuhi resolusi ternyata cukup terjal. Tak semudah dugaan. Tak secepat perkiraan. Rasanya tak enak.

#6. Terlalu Keras Terhadap Diri Sendiri

Kita sudah mencoba. Tapi kita terlalu keras terhadap diri sendiri, sehingga membuat agenda menggapai resolusi menjadi obsesi. Padahal resolusi itu ternyata memang berat, atau tidak sesuai dengan ukuran diri. Kita nekad. Memaksakan.

#7. Tidak sesuai rencana

Di awal tahun, kita sudah membuat resolusi yang manis. Kita pun menyusunnya, akan begini dan begitu. Tapi di tengah jalan, aturan yang dibuat sendiri malah dilabrak oleh diri sendiri juga. Tak sesuai dengan rencana atau track awal.

#8. Keadaan Tidak Mendukung

Dalam menggapai apapun, faktor yang sangat penting memang masih ada dalam diri sendiri. Namun jika faktor luar sangat berlawanan, tentu hal ini jadi mengancam. Kita bertekad akan nabung agar bisa membeli sesuatu, tapi pergaulan kita terlampau tinggi dan konsumtif. Keadaannya tentu akan cukup sulit.

#9. Kita Bingung

Ketika bikin resolusi di awal tahun, kita tahu betul apa yang kita mau. Tapi di sisi lain, kita tak tahu kenapa sampai menginginkan hal itu. Apakah prioritas? Apakah memberi efek positif jika tercapai? Apakah membawa bahaya jika tak terlaksana?

#10. Resolusinya kurang spesifik

Poin menjadi masalah kebanyakan orang. Resolusinya kurang detail. Ada yang terbatas pada “pengin kaya”, tapi tidak disertai penjelasan… kaya-nya dengan jalan apa, langkahnya bagaimana atau rencana-rencana apa yang sudah ada.

~

Resolusi oh resolusiResolusi Tahun Baru Gagal; 10 Penyebab dan Cara Menghadapinya#RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *