17 Ciri-Ciri Kalau Kita Sudah Kecanduan Media Sosial

17 Ciri-Ciri Kalau Kita Sudah Kecanduan Media Sosial

media sosial, keburukan media sosial, media sosial dan remaja, manfaat media sosial, media sosial selain facebook, kecanduan media sosial, kecanduan medsos, cara mengatasi kecanduan sosial media, kasus kecanduan sosial media, korban sosial media, kecanduan jejaring sosial, cara mengatasi kecanduan internet, banksy, banksy art, banksy face, banksy artwork

By: A Canadian Artist [Editted] via IG: @deeannrose

Kecanduan media sosial? Emang ada? Kalau pun ada, enggak masalah, ‘kan?

Daku yakin sudah banyak orang yang membahas dampak media sosial. Entah yang negatif atau yang positif. Lalu bagaimana kalau sampai adiktif atau kecanduan? Seperti hal lain, yang namanya kecanduan memang membawa efek lebih buruk, ya?!

Oh, daku tidak melakukan polling terkait “bisa atau tidak sih kita hidup tanpa media sosial?”. Namun entah kenapa ada keyakinan kalau manusia zaman sekarang akan sangat mementingkan media sosial. Jika pertanyaan itu dilempar, rasanya mayoritas akan menjawab “iya”. Iya, ‘kan? Hehe…

Namun tak bisa disangkal, menjadi “pecandu media sosial” bisa mengusik kehidupan. Dan, sebelumnya daku sudah membahas tentang “9 Ciri Pengguna MedSos yang Terkena Gejala Sindrom FOMO”. Nah sekarang, bagaimana ciri-ciri seseornag yang nyandu benar sama media sosial? Jom!

  1. Kita Selalu Merencanakannya

Kita sedang belajar di kelas, tapi pikiran sudah melayang pada kata-kata untuk status Facebook. Atau kita jelas-jelas sedang bekerja menjemput rezeki, tapi sudah menyusun niat untuk memposting sesuatu di Instagram. Tanpa sadar, kita kadang sampai berpikir keras ketika hendak mempublish sesuatu. Ada harapan tersendiri kalau teman media sosial akan terkesima pada kita. Padahal, mohon maaf, siapa tahu tak ada followers yang mengantisipasi status kita sama-sekali. Ups!

  1. Main Media Sosial untuk Melupakan Masalah Di Dunia Nyata

Zaman sekarang, banyak sekali cara yang digunakan untuk “kabur” dari dunia nyata. Salah-satunya ya media sosial. Masih mending sih tidak lari ke minuman keras atau obat-obatan terlarang. Tapi seringkali masalah lain akan bertambah ketika kita terlalu lama jalan-jalan di dunia maya. Lagipula begitu log out, masalah di dunia nyata itu masih ada.

  1. Media Sosial Membuat Kita Tak Berdaya

Ketika seorang pemabuk tak bisa menenggak alkohol, ia akan merasa gelisah luar biasa. Begitu juga dengan para “pemakai” yang mengkonsumsi obat, maka ia bisa sangat tersiksa. Para pengguna jejaring sosial yang sudah jatuh terlalu dalam pun begitu. Kita seperti tak berdaya, seperti ada yang kurang dalam hidup.

  1. Ada Kekhawatiran Kalau Sampai Tidak Membuka Akun Media Sosial

Sehari atau beberapa saat saja tidak log in, kita langsung merasa khawatir. Rasanya kalut juga kalau sampai tidak update berita yang sedang ramai, atau tak tahu trending topic apa yang sedang jadi buah bibir para netizen. Rasanya rasa penasaran dan keingintahuan kita itu jadi kebutuhan tersendiri.

  1. Merasakan Efek Negatifnya, Tapi Masih Setia Menjadi Penggunanya

Sebenarnya kita sudah mengetahui bersama bagaimana efek media sosial kalau tidak dipakai dengan bijak. Kadang kita sendiri menyadarinya. Prestasi jadi anjlok, hubungan dengan orang di dunia nyata seakan renggang, terobsesi mengundang like atau comment sebanyak-banyaknya, dsb. Namun di saat yang sama, kita tak mampu menjauh. Kita tetap setia menjadi penggunanya.

  1. Menjadi Sarana Komunikasi yang Diutamakan

Tak semua usia memiliki media sosial. Namun karena kita sudah terjerat pesonanya, maka kita tidak akan mengacuhkan sms atau telepon. Sebab, kita merasa sudah memiliki senjata andalan lain yang bisa dipakai untuk komunikasi, yakni media sosial. Kita bahkan sudah enggan saling bertemu dengan teman, sebab merasa media sosial saja mampu menjadi media komunikasi yang utama.

  1. Media Sosial Menjadi Sesuatu yang Pertama Kali Diperiksa Pasca Bangun Tidur

Kita tinggal bertanya pada diri sendiri, atau mulai introspeksi, apa yang lebih dulu dilakukan di pagi hari? Apa iya kita langsung mendirikan sholat subuh? Mandi? Bersih-bersih? Sarapan? Atau… cek akun facebook, twitter, instagram, dsb?

  1. Semua Jadi Bahan Jepretan untuk Dibagikan di Media Sosial

Tentu saja, salah-satu fungsi media sosial memang untuk sharing berbagai hal. Namun rasanya tak bijak juga kalau dalam satu jam kita nyepam gambar diri, terus update makanan-minuman, menginformasikan setiap tempat, atau membagikan hasil jepretan wajah orang lain, yang belum tentu diridhoi oleh orang tersebut. Bagaimanapun, feed atau beranda itu bukan milik kita seorang, ya. Hehe…next-page-RD-300x100

One Response
  1. Rusminah Qumainah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *