Puisi; Kamu Cemburu

Puisi kamu cemburu

By: Loui Jover via IG: @deeannrose

Kamu cemburu, tentu saja, karena kamu memilikiku

Walau aku selalu melihatnya manis dan lucu

Kalau orang bilang, kamu itu pencemburu

~

Kamu hukum aku karena cemburumu

Menjalarkan rasa bersalah

Mencabut ketenangan, mengekalkan resah

~

Aku kadang senang, kamu cemburu

Padahal namamu terpatri di banyak hati

Paling tidak, ada jatah cinta untuk jiwa ini

~

Aku hanya tahu,

Kamu cemburu bukan karena takut kehilanganku

Sebab di akhir perjalanan, aku hanya akan pulang padamu

~

Aku sangat tahu,

Kamu cemburu bukan karena noda dalam keindahanmu

Sebab di ujung cerita, hanya padamu kuulang-ulang puja

~

Aku milikmu. Aku milikmu. Aku milikmu

Tak ada yang lebih baik darimu

Tak ada yang lebih jelita darimu

Tak ada yang lebih berhak darimu

Kamu dan cemburumu

~

Kamu boleh marah saat ini

Jangan diamkan aku

Jangan mengabaikan

~

Kamu dan cemburumu

Seperti api yang liar dan merah

Sementara kebodohanku hanya setetes ludah

~

Kamu hukum aku karena cemburumu

Menjalarkan rasa bersalah

Mencabut ketenangan, mengekalkan resah

~

Selalu kujadikan asa

Cemburumu adalah perlambang cinta

Bukan tentang kepemilikan belaka

~

Sebab,

Aku milikmu. Aku milikmu. Aku milikmu

Aku mohon, maafkan.

Maafkan, aku mohon.

Mohon maafkan aku.

~

#RD

Minggu, 10 Januari 2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *