20 Alasan Kenapa Orang-Orang Begitu Menyukai Film atau Drama Korea

20 Alasan Kenapa Orang-Orang Begitu Menyukai Film atau Drama Korea

drama korea, kenapa suka drama korea, alasan menyukai film korea, penggemar drama korea, blog penggemar drama korea, blog pecinta drama korea, penggemar film korea, drama korea paling best, drama korea terbaik, drama korea terbaru, daftar drama korea

Via: worldwideweirdnews.com

Kok kamu jadi suka Korea-Koreaan, sih?

Begitu salah-satu pertanyaan yang mengucur dari sahabat-sahabat SMA-ku ketika kami bertemu. Dan jujur, daku agak tercenung menerima pertanyaan tersebut. Daku sampai flashback, sebab dulu juga sudah suka dengan tayangan Korea.

Di zamannya Jang geum, daku kagum sama jalan cerita, karakter, dan eksekusinya. Lalu Full House, anehnya daku malah terkesima sama sosok Yoo Min hyuk (Kim Sung soo) ketimbang pemeran utamanya, Lee Young jae (Rain Bi). Belum lagi ketika My Girl tayang, membuatku selalu melongo melihat Lee Dong wook. Phew!

Dibanding sekarang, intensitasnya tidak terlalu tinggi. Apalagi daku lebih selektif lagi. Melihat-lihat dulu siapa yang main, bagaimana sinopsinya, reviewnya, durasinya, dsb. Kalau sampai episodenya kepanjangan, untuk saat ini, sebisa mungkin dihindari. Hehe…

Nah, kenapa sih hiburan Korea begitu populer? Kenapa juga orang-orang yang bahkan di luar Korea begitu suka terhadap film atau drama Korea? Kamu mungkin sudah tahu, tapi tak ada salahnya untuk kembali dibahas. Jom!

kim bum handsome, kim bum ganteng, kim bum tampan, aktor korea kim bum, artis korea kim bum

krystal jung, krystal fx, krystal cantik, krystal instagram, aktris korea krystal, foto krystal fx

  1. Akses Lebih Mudah

Seiring dengan kemajuan teknologi dan kemudahan akses internet, jalan untuk menikmati drama Korea pun semakin terbuka lebar. Kita tak perlu menunggu stasiun televisi untuk menayangkannya. Cukup mencarinya di situs video atau streaming, biasanya akan mudah dicari.

  1. Aktor dan Aktris Korea Sangat Menarik

Para pemain film atau drama Korea menjadi faktor penting kenapa pemirsa bisa jatuh cinta. Entah wajah mereka itu asli, palsu, atau setengah asli dan palsu, yang jelas kita begitu mudah untuk menyukainya. Ada sisi menarik tersendiri yang terpancar dari paras-paras khas Korea.

  1. Bahasa/ Kosa Kata

Karena kita menyaksikan film negeri orang, tentu bahasanya pun asing. Namun selalu ada beberapa kata atau istilah yang mereka pakai berulang-ulang, sampai begitu menempel dalam ingatan. Misalnya saja saranghae, gomawo, mianhae, oppa, noona, hyung, dongsaeng, aegyo, daebak, jinjaa, atau mungkin yah!

  1. Banyak Fansnya

Kalau kita menyukai drama Korea, tak perlu takut merasa berbeda. Sebab faktanya, penggemar K-drama itu sangat banyak. Tak hanya dari Indonesia, negara lain pun sama. Tak peduli yang masih remaja, dewasa, maupun yang sudah tua-tua. Tak heran kalau situs khusus drakor atau drama Korea itu suka ramai.

  1. Drama Saeguk

Singkatnya, drama sageuk adalah drama Korea yang bertemakan kolosal/ sejarah, kerajaan, dan biasanya memiliki episode cukup panjang. Kalau mendengar kata “sejarah”, biasanya kita langsung membayangkan rasa bosan. Namun kalau sudah disandingkan dengan drama Korea, kesan tersebut pasti langsung pupus. Mereka bisa menyusun drama tersebut dengan cerdas, apik, ngena, dan tidak bertele-tele, sekalipun episodenya mesti panjang.film korea, saeguk adalah, film korea saeguk adalah, arti saeguk, dae jang geum, film korea jewel in the palace

  1. Emosi dan Chemistry

Kasarnya, film sedih disebut berhasil apabila penontonnya ikut berurai air mata. Begitu juga ketika filmnya bertemakan komedi. Film akan dikategorikan sukses jika pemirsanya, yang berasal dari berbagai negara, bisa ikut tertawa. Semua itu menjadi penanda betapa lekatnya emosi dan chemistry antara drama dengan pemirsanya. Dan drama Korea, banyak yang bisa menjangkau titik ini.

  1. Format Episode

Point ini sangat banyak dipuji orang. Drama Korea mayoritas menghadirkan episode yang pendek-pendek atau seperlunya. Kalau masalah inti sudah selesai, ya sudah… tak ada cerita berkelok yang terkesan dipaksakan. Selain lebih efektif, biasanya akan meninggalkan kesan tersendiri.

  1. Fresh

Di kesehariannya, kita sudah “kenyang” dengan tayangan negeri sendiri. Kita sudah sama-sama tahu bagaimana dramanya, artis-artis yang kebanyakan blasterannya, bagaimana jumlah serinya, dsb. Sehingga begitu melihat drama versi Korea, segala sesuatunya terasa segar. Semuanya. Wajah-wajah mereka, style-nya, plot ceritanya, gaya melucunya, dsb.

  1. Genre-nya Cukup Total

Drama Korea sudah tak asing lagi dengan tema komedi dan romantis. Sekalinya mereka mengambil tema cinta, totalitasnya pasti langsung terasa. Dijamin. Namun hal tersebut berlaku juga dengan tema lain, salah-satunya horror. Tak ayal kalau kita memerlukan mental yang cukup kuat juga untuk menyaksikan tema tersebut.

  1. Karakternya Kuat

Bicara karakter, kita sudah maklum kalau pemirsa mudah jatuh cinta pada wajah para pemainnya. Tapi di balik kegantengan dan kecantikan itu, biasanya mereka juga mampu membawakan karakter atau tokoh dramanya dengan baik. Bisa kita bayangkan bagaimana anehnya kalau sosok Ji eun dalam “Full House” diganti. Hmmm…poster Confessions of a Murder, film action korea, Confessions of a Murder, film action terbaik

film A Tale Of Two Sisters, poster A Tale Of Two Sisters, film horor korea, film korea seram

  1. Kebudayaan/ Tradisi

Kalau sudah sering menyaksikan drama atau film Korea, kita akan secara tidak langsung akrab dengan kebudayaan mereka. Biasanya unsur kultural itu terdapat pada gesture, gaya berpakaian, cara bicara, makan, dsb. Kadang-kadang hal itu saja bisa menarik pemirsa. Misalnya ketika mereka saling membungkukkan badan, makan dengan memakai sumpit, bicara sambil mengepulkan asap akibat cuaca dingin, dsb.

  1. Makanan

Disadari atau tidak, kadang makanan dalam drama Korea bikin ngiler. Walau belum mencicipi langsung, kita sudah akrab dengan nama-nama makanan dan tampilannya. Ya kimchi, kimbap, mie ramen, dsb. Tak heran kalau makanan-makanan tersebut menjadi ide bisnis tersendiri, khususnya bagi mereka yang pandai membaca peluang popularitas budaya Korea.

  1. OST (Original Sound Track)

Drama Korea tanpa original sound track aka OST memang akan terasa hambar. OST yang berupa lagu itu biasanya akan menjadi salah-satu media yang menjembatani ikatan antara tokoh, cerita dengan para pemirsa drama Koreanya. OST bahkan bisa begitu popular, apalagi kalau penyanyinya mantap dan lagunya begitu enak.

  1. Pakaian atau Outfit Menarik

Baju yang dipakai para aktor atau aktris Korea tak kalah menarik perhatian. Kadang apa yang mereka kenakan bisa menjadi trend tersendiri. Mereka memang cukup modis, colorful, stylish, desainnya unik, motifnya cantik, dan bahannya terlihat begitu nyaman. Semua itu menjadi magnet untuk hampir semua bagian; ya bawahannya, atasannya, atau outwear-nya (jaket, cardigan, sweater, dsb).

  1. Persahabatan

Dari industri hiburan Korea, kita mengenal istilah bromance, atau ikatan persahabatan yang sangat lekat di antara satu pria dengan pria lain. Ikatan itu bahkan terkesan “romantis”, sebab mereka bisa saling berpelukan atau berpegangan tangan. Pokoknya menunjukkan PDA. Namun penonton kadang melihatnya sebagai hubungan yang manis. Bonding ini berlaku juga untuk kaum hawa, yang biasanya diistilahkan sebagai womance.

persahabatan, persahabatan bagai kepompong, persahabatan artis korea, bromance artis korea, arti bromance, bromance adalah

persahabatan, film korea persahabatan, drama korea persahabatan, persahabatan aktris korea, womance, womance adalah, arti womance

  1. Romantisme Manis – Minimalis

Begitu menonton film dengan tema romantis, kadang ada kesan awkward kalau kita menikmatinya bersama orang lain. Apalagi kalau dengan keluarga. Ada rasa was-was tersendiri kalau tiba-tiba di tengah-tengah cerita terdapat adegan yang dirasa kurang nyaman. Apalagi kalau filmnya berasal dari barat sana. Duh… Karenanya, tak salah kalau kita mesti menyeleksi dulu. Kalau pun Korea, mayoritas mereka belum berani terlalu vulgar. Tapi kesan romantis-manisnya bisa diganti dengan adegan semacam digendong dengan gaya piggyback, memeluk dari belakang, mengucek-ngucek rambut poni, dsb.

  1. Cute

Penggemar tayangan Korea sudah tak akan kaget lagi jika ada aktor yang memakai bando. Sebagian mungkin memandangnya dengan aneh, tapi banyak yang justeru suka. Entah kenapa kesannya begitu kiyut. Apalagi wajah-wajah mereka memang sudah begitu cute, dan mengundang untuk dicubit atau dipeluk.

  1. Aegyo

Aegyo menjadi salah-satu gesture yang ambigu. Ada yang menganggapnya suatu tingkah yang lucu, ada juga yang justeru merasa terganggu. Namun kita sulit menampik kalau aegyo menjadi satu dari sekian senjata mereka. Terkesima saja ketika aktor atau aktrisnya manyun, merajuk, melakukan bbuing-bbuing, dsb.

  1. Setting Tempat

Yang satu ini menjadi sarana yang membuat integrasi industri film Korea dengan pemerintahnya berjalan dengan baik. Mereka saling menyokong satu-sama lain. Tanpa membaca ensiklopedia atau mengamati peta dunia, para penonton drama Korea sudah akrab dengan beberapa lokasi yang sering mereka ekspos. Misalnya Sungai Cheonggyecheon, Namsan Tower, Jembatan Banpo, Pasar Myeongdong, dsb. Secara tidak langsung, mereka sekaligus mempromosikan diri dan cara tersebut sangat efektif.

  1. Teknologi

Hal lain yang membuat kita kagum terhadap drama Korea adalah teknologinya. Efek visual tayangan mereka tak sembarangan. Demikian juga dengan kecanggihan lain yang ada. Misalnya dalam sistem kunci apartemennya, transportasi umum yang digunakannya, gadget atau smartphone para tokohnya, dsb. Bahkan beberapa diantara mereka buka-bukaan soal mereknya, mungkin karena brand tersebut memang menjadi sponsor atau bagaimana.

Err… apalagi, ya?!

Segitu saja dulu, deh. Yang jelas, film atau drama Korea ini biasanya adiktif. Kalau sudah mencoba menyaksikannya, kita akan keterusan penasaran sampai akhir cerita. Bisa-bisa kita juga akan searching judul-judul lain. Hehe… Demikian, 20 Alasan Kenapa Orang-Orang Begitu Menyukai Film atau Drama Korea. #RD

5 Comments
  1. Marfa
    • deeann
  2. agusnita
    • deeann
  3. prokontra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *