9 Tips atau Cara Agar Tetap Positif Di Tengah Lingkungan Negatif

9 Tips atau Cara Agar Tetap Positif Di Tengah Lingkungan Negatif

Tetap Positif, cara agar selalu berpikir positif, cara berpikir positif dan berjiwa besar, tetap positif di tengah lingkungan negatif, bertahan di lingkungan negatif, tetap positif di tengah orang-orang negatif, positive thinking

By: Vladimir Kush on Ig: @deeannrose

“Kalau kita tinggal di lingkungan yang kriminal, sedangkan kita orang baik-baik. Gimana cara mengatasinya?”

Daku dibuat tercenung oleh pertanyaan dari Bro-Sist R dalam kolom komentar. Terima kasih, ya, karena secara langsung sudah menginspirasi hadirnya postingan ini. Walau jujur, sebenarnya daku bukan seorang pakar yang mampu menampung segenap pertanyaan.

Namun akhir-akhir ini daku juga sedang terpikirkan akan hal tersebut (maksudnya ketika mesti bertahan di tengah suasana atau lingkungan negatif). Dulu pernah mengalaminya. Kita melihat langsung kebathilan, tapi tak punya daya upaya untuk menggertaknya. Kita malah harus mampu menancapkan hati agar tak terbawa arus.

Kebetulan sekarang juga sedang ramai pemberitaan soal relokasi Kalijodo, Jakarta. Kita sudah sama-sama tahu bagaimana media memotret tempat tersebut. Daku hanya membayangkan, bagaimana kalau menjadi salah-satu anak yang lahir di sana. Anak tersebut tentu innocent akan aktivitas orang-orang dewasanya. Namun, ia mesti menenggak perlakuan “sedikit berbeda” tatkala seseorang menanyakan dari mana asalnya, atau bagaimana lingkungannya.

Hanya saja, situasi negatif kadang tak bisa kita tampik. Namun kita masih bisa berdiri di tengah suasana tersebut. Jom diskusikan!

  1. Jalin Hubungan yang Tetap Baik dengan Tuhan

Dia yang Maha Tahu segalanya, bagaimana si kerdil seperti kita pengin tetap berdiri di tengah lingkungan yang mencekam. Dia yang Maha Kuasa, yang akan memberikan kekuatan agar kita tetap tangguh. Dia yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang akan melindungi kita dari segala marabahaya. Dia dekat, amat dekat. Tetap jalin hubungan mesra dengan-Nya, niscaya keyakinan dan kakuatan kita akan tetap tebal.

  1. Pertahankan Sikap dan Pikiran Positif

Kita sudah tahu bagaimana lingkungan di sekitar. Negatif. Namun kita sudah membuat keputusan untuk berada di track yang positif. Tak ada jalan yang lebih bijak selain bertahan. Pegang erat-erat prinsip, bahwa kita akan tetap di arah kanan sekalipun orang berduyun-duyun melipir ke sebelah kiri.

  1. Bergabung dengan Orang yang Senasib

Gabungan kita dengan mereka akan membentuk suatu grup tersendiri. Grup tersebut sangat bermanfaat, khususnya ketika kita sama-sama menghadapi masa sulit. Mereka juga akan mengingatkan kita ketika godaan ke arah negatif datang.

  1. Syukuri Keadaan yang Ada

Jika orang lain tahu bagaimana sulitnya kita bertahan di tengah situasi negatif, tentu mereka akan merasa kagum. Kita merupakan orang pilihan, yang mesti berjuang di zona yang tidak nyaman. Tetap berterima kasih untuk segala situasi yang dihadapi, apalagi untuk hati dan pikiran yang tetap positif.

  1. Melatih Otak atau Pikiran

Otak terlatih tatkala ia digunakan untuk berpikir. Tak apa kalau kita mengajukan pertanyaan sendiri, lalu dijawab oleh diri sendiri lagi. Pastikan kalau logika tetap berada di jalan yang semestinya. Lebih bagus kalau kita melibatkan hati nurani juga. Dalam hal ini, kita juga bisa meminta “bantuan” pada aktivitas meditasi, yoga, perenungan, dsb. Usahakan untuk tetap fokus dan teguh pendirian.

  1. Terima Keadaan dan Temukan Jalan Keluar

Kita tak bisa memilih ingin dilahirkan di mana, orang tuanya siapa, tetangganya bagaimana, dsb. Semua sudah ditentukan. Mustahil kalau kita pengin mengubah ketentuan tersebut. Tapi kalau kita pengin memperbaikinya, maka semua itu masih mungkin. Masih ada kesempatan.

  1. Sebisa Mungkin Menghindari Argumen atau Isu Sensitif

Sudah keniscayaan kalau seseorang memiliki kepercayaan atau keyakinan kuat, maka ia akan mempertahankannya. Kita pun sama saja, keukeuh akan suatu opini atau pandangan. Karena itu, seringkali perdebatan itu tak menghadirkan jalan keluar. Jarang-jarang ada orang negatif yang tiba-tiba berubah karena suatu argumen yang kita kemukakan. Ketika kita punya satu poin, mereka sudah siap dengan beberapa poin. Hindari juga topik yang sensitif atau privat. Sebaliknya, kita memilih isu yang ringan, yang sekiranya membuat mood tetap baikan.

  1. Tetap Ada untuk Mereka yang Kita Anggap Negatif

Beginilah hidup. Agak menyebalkan, memang. Kehidupan yang benar justeru  menyuruh kita untuk “merangkul musuh”, bukan semena-mena menghabisinya. Sekalipun mereka memberi efek negatif, sebisa mungkin kita tularkan efek yang sebaliknya. Tunjukan rasa empati, siap-siaga untuk mengulurkan tangan, relakan bahu untuk dijadikan tempat bersandar, dsb.

  1. Tak Perlu Terlalu Dekat

Terlalu lekat dengan lingkungan atau orang-orang menyebalkan tidak baik juga bagi kita. Lagipula, waktu itu terlalu berharga untuk dikuras bersama dengan situasi negatif. Apalagi sebagai manusia biasa, perlahan namun pasti, kita bisa tergoda. Rayuan untuk ke arah negatif memang powerful. Karenanya tak apa jika kita memenggal jarak kedekatan. Fokuskan waktu untuk terus menambal diri agar tetap ada dalam prinsip yang positif.

~

Mengemukakan teori memang cukup ringan. Praktiknya yang sulit. Namun saling mengingatkan itu tak ada salahnya, bukan?

Akhirnya, kita jadi teringat bagaimana Allah Swt memapah doa sederhana dalam Al Fatihah,

“… Ihdinash shiraathal mustaqiim…”

“… Duhai Allah, tunjukan kepada kami jalan yang lurus…”

Aamiin. 9 Tips atau Cara Agar Tetap Positif Di Tengah Lingkungan Negatif. #RD

6 Comments
  1. Kornelius ginting
    • deeann
  2. nur hidayati
    • deeann
    • nur hidayati
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *