Membully dan Menelanjangi Anak Gemini

Membully dan “Menelanjangi” Anak Gemini

gemini, karakter zodiak, ramalan zodiak, karakter gemini, sifat gemini, kepribadian gemini, anak gemini, karakter gemini wanita, karakter gemini pria, kepribadian gemini wanita, ciri orang berzodiak gemini, sifat gemini, sifat gemini pria, sifat gemini wanita

By: Krize aka Kristina Sabaite on Etsy [Editted]

Zodiak kamu apa? Percaya enggak dengan ramalan zodiak?

Setahuku kalau dalam ajaran Islam, percaya terhadap yang ginian ini dilarang, ya. Hukumnya haram. Tapi aturan agama memang tak berdiri tanpa alasan. Sebab memang benar, rasanya tidak adil juga kalau kita pukul rata semua sifat sebuah zodiak anu pada semua orang yang kebetulan zodiaknya anu juga. Lagipula, karakter atau kepribadian seseorang itu tidak simpel, ya?!

Ceritanya di suatu senja, di lembaga kursus, tempat daku mengabdikan dua hariku selama seminggu…

Daku masih memiliki jadwal mengajar ketika rekanku, Ririn dan Jeni, mengatakan bahwa mereka akan menungguku sampai pulang. Ketika ditanya ada apa, mereka bilang ingin main. Karena sudah “janjian” dengan komputer di rumah, daku pun enggak setuju dengan rencana tersebut.

“Kita ini jarang ngumpul sama-sama, Teh!” Jeni meyakinkan, “Sekarang mumpung semuanya hadir, ‘kan bentar lagi mau uji kompetensi?! Kita ketemuannya lama lagi, lho!” Dia terus membujuk, dan sebenarnya sukses meluluhkan hatiku juga.

“Kenapa sih, Teh? Kita, lembaga kursus ini, kayaknya enggak penting banget gitu di mata Teteh,” Ririn ikut menjadi sumbu di tengah kompor, yang entah kenapa, mulai memanas.

Disadari atau tidak, daku rasanya menjadi tipikal orang yang mudah terpengaruh dan luluh. Apalagi kalau dengan rayuan atau kata-kata manis dari dua adik tingkatku yang enggak terlalu manis. Hahaha… Dan oh, tiap manusia memang akan terguncang ketika dipojokkan atau dibikin sampai… merasa bersalah.

Namun di saat yang sama, sahabatku Quitz yang pulang kampung dari Yogyakarta nge-bbm. Dia menanyakan keberadaanku, dan bilang akan ke rumah jika daku sudah pulang. Nah… selain oleh kegiatan menulis, daku jadi ada alasan lain untuk pulang ketimbang manut sama dua rekan kerjaku. Kalau musti memilih… daku pikir, pertemuanku dengan mereka itu sifatnya rutin. Lain kali dalam jangka waktu dekat, insya Allah bisa ketemu kalau masih ada umur. Sementara kalau dengan sohib yang kuliah pleus kerja di Yogyakarta itu cukup langka.

“Nah, gini nih, anak gemini,” sembur Ririn, “Orangnya sok sibuk, kayak punya dunianya sendiri.”

Sebenarnya daku agak terkejut atas kepolosan atau kejujurannya. Rasanya baru kali ini dia terlihat kecewa. Seingatku, baru kali ini ada junior (secara umur dan lamanya kerja) yang memberi judgement padaku. Kalau oleh teman seangkatan, perkataan sengak apapun sudah sering terlontar. Sudah kebal. Haha…

Tapi, I want to play along. Daku pengin menggali lebih, bagaimana pandangan orang atau dalam hal ini rekan kerja terhadapku. Toh jarang-jarang ada momen seperti ini. Jadi daku layani saja.

“Soalnya Teteh itu mengingatkan Rin sama seorang teman,” kata Ririn lagi, “Namanya xxx. Kalian ini mirip. Bukan wajahnya, tapi kelakuan atau sifatnya.”

“Daku juga Gemini, lho!” sahut Jeni, yang membuat alisku naik, sebab daku rasa kami ini sedikit berbeda.

orang gemini, anak gemini, gambar zodiak gemini, sifat gemini, bintang gemini, kepribadian zodiak gemini, ilustrasi zodiak gemini

By: Krize aka Kristina Sabaite on Etsy [editted]

Selanjutnya Ririn yang mendominasi pembicaraan. Dia seperti meluapkan keluhannya, khususnya terhadapku. Yang buruk-buruknya, atau yang baik-baiknya, semua ditumpahkan. Daku sampai menyebutnya sebagai “ahli Gemini”.

Selama dia berkomentar, daku cenderung membiarkannya. Beberapa diantara kepribadian yang ia jelaskan memang benar. Jika dibuatkan poin, berikut ini pandangan versi dirinya terhadap seorang Gemini sepertiku:

  • Suka banyak kesibukan, atau memang sok sibuk
  • Overall  baik, tapi kadang nyebelinnya juga kebangetan
  • Orangnya kayak cuek gitu (tapi sebenarnya perhatian sih kalau sama orang-orang yang ia anggap penting :D)
  • Gemini itu tidak mudah terbuka, mesti didekati dulu sampai dia percaya
  • Seorang pemikir
  • Mandiri juga
  • Kadang-kadang egois, enggak memerhatikan yang lain
  • Moody banget, jadinya bikin bingung
  • Jalan pikirannya kadang sulit ditebak
  • Otaknya itu pintar dan kreatif, sebenarnya
  • Kalau sudah di ujung tanduk, perkataannya kadang-kadang nancep

Sesekali Jeni dan daku saling membenarkan. Ada momen juga, di mana daku setuju tapi Jeni kontra. Ririn mengelaborasikan karakter tersebut pasca ia bersahabat dengan xxx yang kebetulan zodiaknya sama denganku. Mayoritas memang menjadi refleksi atas diriku sendiri. Namun di sisi yang berlainan, banyak juga hal-hal yang justeru disanggah oleh Jeni.

“Ah, kamu bukan Gemini, kali?!” kataku.

“Jeni Gemini, kok! Beneran!” Dia membela diri.

“Gemini abal-abal!” Daku terus mengerjainnya.

Dia merengut dengan dramatis, “Gemini, ih!”

Baiklah, selanjutnya memang agak kacau. Kami sampai dapat peringatan “ssstt…” berkali-kali karena rekan lain, Adnan dan Rudi, masih sedang mengajar. Tapi inti dari semua ini, kami menyimpulkan kalau… zodiak boleh sama, namun tidak dengan kepribadiannya. Seperti yang disinggung di awal, kita tak bisa menyamaratakannya.

Ririn sempat minta maaf karena katanya sudah melakukan bullying terus menelanjangi sifatnya seorang Gemini. Namun daku tak memandang hal ini sebagai persoalan besar. Kadang-kadang kita memang perlu tahu bagaimana opini orang lain juga, apalagi dari adik kelas. Dan, daku berterima kasih untuk hal tersebut.

Asal… ndak boleh percaya  atau yakin saja sama ramalan, zodiak atau apapun itu. Iya, ‘kan? #RD

4 Comments
  1. Dhiny
    • deeann
  2. Orine
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *