36 Pikiran yang Membuat Kita Selalu Bersikap Positif

36 Pikiran yang Membuat Kita Selalu Bersikap Positif

pikiran, pikiran positif, berpikir positif, sikap positif, pribadi yang positif, cara agar berpikir positif, berpikir positif dan berjiwa besar

By: Bartosz Kosowski

Pikiran memiliki kekuatan amat besar. Kalau isinya negatif, maka pengaruhnya pun kurang baik. Kita cenderung pesimis, tak bergairah, dan mudah menyerah. Sebaliknya kalau positif, efeknya juga begitu baik. Ada energi tersendiri yang membuat kita semangat, bertahan, dan terus berjuang.

Hanya saja, kenyataan hidup memang tegaan. Kita masih sering menghadapi ujian, penolakan, kekecewaan, kehilangan harapan, dan malah tepian putus asa. Pada saat itu, pikiran kita kacau. Jangankan berisi hal-hal positif. Yang ada, impian kita serasa hancur lebur.

Namun tentu saja keadaan tersebut tak sepenuhnya benar. Kondisi buruk menjebak kita untuk membenci hidup, jatuh dalam depresi, dan lupa untuk bersyukur. Perlahan namun pasti, kita sudah menjerumuskan diri sendiri.

Padahal sudah tugas diri sendiri untuk mempertahankan motivasi. Sehebat apapun dukungan dan kata-kata mutiara dari orang lain, kalau diri sendiri tak tergerak, maka sikap positif kemungkinan akan lemah dan kalah. Kenyataannya, sikap positif ini sangat berguna. Kita akan lebih fokus pada sisi baik dari hidup.

Tapi, bagaimana caranya? Paling tidak, ada beberapa pemikiran yang bisa menjaga pikiran agar tetap positif. Jom!

  1. Pikirkanlah… begitu kita bangun tidur, berarti masih ada kesempatan untuk berubah. Menjadi lebih baik, lebih sehat, lebih makmur, dan lebih bahagia.
  2. Pikirkanlah… senyum orang-orang yang kita kasihi. Orang tua, saudara, kakek/ nenek, kerabat, sahabat, pasangan, dan siapapun itu. Pasti akan ada kebahagiaan tersendiri jika kita menjadi alasan di balik senyum mereka.
  3. Pikirkanlah… kalau setiap orang itu berhak bahagia. Termasuk daku, kamu, pokoknya kita semua.
  4. Pikirkanlah… segala sesuatu yang tidak kita suka di dunia ini masih bisa diubah, dihindari, atau ditiadakan.
  5. Pikirkanlah… kebahagiaan itu acapkali sangat dekat, dan bahkan berasal dari hal-hal kecil di sekitar. Kitanya saja yang musti lebih peka lagi. Lebih bersyukur lagi.
  6. Pikirkanlah… setiap kali kita melewati satu ujian, saat itu derajat kita naik. Demikian juga dengan kekuatan kita. Lebih tegar dan kokoh!
  7. Pikirkanlah… kesalahan apapun yang kita lakukan pada akhirnya menjadi pengalaman terbaik. Kita jadi lebih tahu dan hati-hati agar tak jatuh ke lubang yang sama.
  8. Pikirkanlah… kesalahan yang terus dipikirkan tak lantas mengubah segalanya. Semua sudah terjadi. Kita masih diberi kesempatan untuk memaafkan diri sendiri, dan menebusnya dengan kebaikan-kebaikan lain.
  9. Pikirkanlah… kita hidup “di sini” dan “di detik ini”. Fokus utama kita adalah masa sekarang. Tak perlu terlalu melibatkan masa yang sudah lalu, atau masa yang belum datang.

    pikiran positif, positive thinking, setelah kegelapan akan ada terang, perempuan ketika matahari terbit,

    Via: Pinterest

  10. Pikirkanlah… suatu saat kita akan bertemu dengan seseorang atau beberapa orang, yang mungkin saja mengubah hidup secara drastis.
  11. Pikirkanlah… keadaan buruk yang tengah dialami hanya bersifat sementara. Segala sesuatu di dunia ini bersifat fana. Hujan ada redanya. Badai ada waktu berhentinya.
  12. Pikirkanlah… penentu kesuksesan seseorang bukanlah dari kekayaan, tingkat pendidikan, penampilan, usia, tempat tinggal, dsb. Siapapun, kita perlu lebih percaya diri untuk fokus meraih mimpi.
  13. Pikirkanlah… jika hari ini begitu menyebalkan, bukan berarti keseluruhan hidup kita akan berisi kesialan. Berdoa semoga bisa bertemu dengan hari berikutnya, kesempatan berikutnya.
  14. Pikirkanlah… setelah matahari tenggelam dan kegelapan yang menakutkan hilang, matahari akan terbit dan membawa cahaya yang membawa harapan.
  15. Pikirkanlah… orang-orang memperhatikan. Mungkin kita tidak menyadarinya. Tak perlu dipikirkan, cukup buktikan kalau kita memang sesuatu yang menarik untuk diperhatikan.
  16. Pikirkanlah… tak ada amal yang sia-sia belaka. Tak perlu ragu untuk tetap berlaku baik, ramah, penolong, dan mengabdi pada Tuhan YME.
  17. Pikirkanlah… hubungan kita dengan orang lain akan berangsur-angsur membaik, apabila kita bisa memperbaiki hubungan dengan diri sendiri. Mulai menerima, mendengar, mengapresiasi, dan mencintai diri sendiri untuk kemudian menerapkannya pada orang sekitar.
  18. Pikirkanlah… tak ada usaha yang sia-sia. Apapun hasilnya, selama baik dan benar, maju terus. Bagaimanapun langkahnya; lari, berjalan, atau merangkak sekalipun.next-page-RD-300x100-1
4 Comments
  1. Jevon Levin
    • deeann
  2. Shelly Noor Azzahra
    • deeann

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *