Kesal Diganggu Nomor yang Tak Dikenal

Kesal Diganggu Nomor yang Tak Dikenal

diganggu nomor tak dikenal, diganggu nomor asing, diganggu privat nomor, stalking via telepon, cerita stalker, cerita stalking, cerita diganggu nomor telepon yang tak dikenal

Via: usreversecellphonenumber.com

Membahas topik seperti ini, kita jadi diingatkan pada masa lalu, ya. Dulu aktivitas ponsel yang populer hanya sekadar sms-an dan teleponan. Media sosial belum membludak. Jadinya pesan atau panggilan dari nomor asing marak masuk.

Sudah beberapa kali daku hendak mengganti nomor ponsel utama, gara-gara hal yang satu ini. Namun riskan juga, soalnya banyak teman atau saudara yang tahu nomor tersebut. Malas juga kalau musti menyebarkannya lagi. Alhasil, daku hanya non aktif sementara, untuk kemudian dihidupkan lagi. Nomor yang daku pakai sejak SMA itu masih awet sampai sekarang.

Tadinya daku juga berpikir, oh mungkin gangguan dari nomor tak dikenal atau bahkan private nomor itu tak akan ada lagi. Tapi ternyata masih eksis juga. Meski isinya bukan hal-hal misterius atau menakutkan yang sempat daku (dan para sahabatku) alami dulu, namun tetap saja… mengganggu.

Beberapa hari kemarin, daku mengalaminya lagi. Waktu itu kondisiku sedang sakit. Di satu sisi, kepalaku semakin pening dengan telepon yang terus berdering. Seperti yang kebanyakan terjadi, dia mengaku salah-sambung. Lalu ketika daku hendak mengakhirinya, mulailah dia bermain-main.

Ayolah… kalau niatnya baik dan hanya pengin kenalan, daku yakin ada cara lain bikin nyaman. Paling tidak, dia jujur sejujur-jururnya. Risih juga kalau menghubungi untuk kemudian sekadar melontarkan banyak pertanyaan. Kalau terus berbelit-belit malah menimbulkan kesan super annoying dan creepy juga.

Kotak pesan terus terisi. Dering ponsel pun terus berlangsung. Bahkan daku musti terkaget-kaget ketika malam yang senyap musti dibisingkan oleh suara ponsel. Serba salah juga, ya? Daku aktifkan pilihan silent, kakakku malah ngoceh-ngoceh karena keterlambatan responsku. Kalau dering, jadinya bising. Daku pun musti mengaktifkan silent lagi, sama dengan ponsel yang satunya, yang suka mengganggu karena bunyi BBM yang ternyata broadcast tidak penting atau pemberitahuan dari media sosial. Hhh…

Mungkin dakunya memang sedang sakit, jadi bawaannya begitu sensitif. Mungkin juga, daku tipikal yang mudah ter-distract. Hal semacam ini pun bisa jadi musuh utama ketika tengah mengerjakan sesuatu, termasuk juga menulis.

Jalan terakhir, dicuekkan. Biarlah mereka menganggap kita sombong, atau berbagai judgement lain. Kita tak mau apa-apa, selain dibiarkan agar tenang tanpa gangguan. Itu saja.

Serangan Sasaeng

taeyeon rambut panjang, taeyeon rambut pirang, taeyeon blonde, taeyeon long hair, taeyeon sad, taeyeon and her sasaeng fans

Via: Twitter

Kebetulan sekali ketika membuka twitter, di timeline ada yang membahas Kim Tae yeon, seorang penyanyi Korea atau Kpop ternama. Mereka bilang kalau Taeyeon sempat memposting sesuatu di Instagramnya, namun kemudian dihapus lagi. Fans yang sempat mendokumentasikan postingan itu kemudian membagikan hasilnya.

Rupanya Taeyeon “curcol” soal sasaeng yang mengetahui nomor pribadi, dan terus mengganggunya. Sasaeng sendiri diartikan sebagai orang-orang yang terobsesi pada sang idola. Mereka biasanya nekad. Bukannya mengalirkan cinta, mereka malah bisa bikin artis favoritnya ketakutan.

Taeyeon mengunggah nomor-nomor asing yang berasal dari Korea dan luar negeri, yang terus menghubunginya. Hampir tiap tiga menit, tak tahu waktu. Ia kemudian menuliskan caption. Mohon maaf daku tak bisa mengartikan hangul, namun ada yang menerjemahkannya ke dalam Bahasa Inggris. Intinya dia bilang “hal ini enggak baik untukmu dan untukku”.

Taeyeon sasaeng, Taeyeon dan sasaeng fans, kasus taeyeon dan nomor pribadinya, kasus taeyeon dan sasaeng fans

Via: allkpop

Wah, mengerikan juga!

Dari mana mereka mengetahui nomor tersebut?

Oh, namanya juga sasaeng. Umumnya mereka bersedia berkorban atau melakukan hal ekstrem untuk mendapat sesuatu yang diinginkan, khususnya yang terkait bintang kesukaannya. Tapi bukankah hal tersebut mengarah pada… obsesi yang berlebihan?

Daku saja yang orang biasa-biasa saja merasa sangat terganggu, apalagi seorang idola seperti dirinya, ya?

Tapi benar kata Taeyeon, aksi untuk “memborbardir” seseorang memang tak baik. Entah itu dirinya sendiri, maupun orang yang jadi sasaran. Akan ada sesuatu yang tak beres.

Orang memang memiliki hak dasar, termasuk untuk menghubungi siapapun yang ia inginkan. Tapi bagaimana dengan orang yang dihubunginya diganggunya? Mereka punya privasi dan hasrat untuk merasa nyaman tentram juga, ‘kan? Set me free, let me be~ Kesal Diganggu Nomor yang Tak Dikenal.#RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *