Yang Dilakukan Ketika Kecewa, Kenyataan Tidak Sesuai dengan Harapan (2)

Yang Dilakukan Ketika Kecewa, Kenyataan Tidak Sesuai dengan Harapan (2)

kenyataan tak sesuai harapan, hidup, perempuan sendirian, kenyataan hidup yang pahit

Via: peepchic.wordpress.com

Siapa yang tak sebal, jika sesuatu yang diharapkan ternyata tidak sesuai dengan kenyataan?

Lumrah rasanya kalau ada yang kecewa. Kita juga selalu perlu waktu untuk mencerna kenyataan yang ada. Well, daku sedikit-banyak sudah menumpahkan hal ini dalam postingan perdana, ya: Yang Dilakukan Ketika Kecewa, Kenyataan Tidak Sesuai dengan Harapan (1). Emosional juga. Hehe…

Ketika kita mengeluh “kenapa sesuatu yang diharapkan malah tidak jadi kenyataan?”, jawaban umum yang datang yaitu; sudah takdir, itu bukan hakmu, semua ada hikmahnya, atau pasti ada rencana yang lebih baik di balik semua ini.

Betapa menyejukkan.

Jika kita bikin list-nya, setidaknya ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Jom!

#1. Telan Saja Kenyataan yang Ada… Walau Pahit

Mau bagaimana lagi? Kita tak punya pilihan, ‘kan?

Hidup bukan hanya tentang berharap, lalu berusaha, berdoa, dan kemudian harapan itu terwujud dengan mudahnya. Bagaimanapun, lampu jin atau saku Doraemon yang mampu mengabulkan apapun itu tak pernah benar-benar ada. Kita musti terus membiasakan diri akan kenyataan yang kadang pahit atau menyakitkan.

#2. Tahan Diri untuk Tidak Mengeluh, Kecuali…

Ketika melihat orang mengeluh, bagaimana pendapat kita?

Begitu mengeluarkan keluhan, kemungkinan orang akan menganggap kita sebagai figur yang lemah, cengeng, negatif, dan tak bisa menghadapi masalah. Kita sendiri tentu memiliki alasan untuk ambruk. Hanya saja kadang kita lupa, kalau mengeluh saja tak akan mengubah keadaan. Tak seperti mantera abracadabra. Sekalipun kita ingin melepas beban, keluhan tersebut bisa diekspresikan pada-Nya. Kadang kita justeru tambah kuat ketika mengakui kelemahan pada Yang Maha Esa.

#3. Perlu Jeda?

Tak semua orang bisa move on dengan cepat. Sebagian memerlukan proses atau waktu. Kita seperti ada di posisi antara “sudah dan belum menerima”. Tak perlu dipaksakan untuk tetap bahagia, tapi tak perlu larut juga dalam kesedihan.

#4. Biarkan Hikmah atau Sisi Terangnya Datang

Tiap kali sesuatu yang buruk datang, orang sering mengingatkan “pasti ada hikmahnya” atau “lihat sisi baiknya”. Kita mungkin akan mencemooh kata yang melembutkan hati sekaligus “basi” itu. Namun semua itu memang ada benarnya. Biarkan waktu yang memapah kita pada cahaya atau sisi terang yang dimaksud.

 

#5. Karena Mempersulit itu Bikin Rujit, Jadi Mudahkan…

Di masa-masa sulit, kadang kita pengin segala sesuatu cepat berlalu. Badai yang besar segerai berganti jadi pelangi. Namun kenyataan berkehendak lain. Waktu berjalan normal. Satu menit tetap 60 detik, hanya saja kita menganggapnya begitu lama. Di saat seperti itu, kadang muncul godaan berupa sesuatu yang “terlihat solusi”, tapi justeru jebakan yang membuat rumit keadaan. Entah itu kabur, (maaf) bunuh diri, atau melakukan keburukan lain. Siapa tahu dengan terus sabar, perlahan kita akan menapaki jalan yang lebih mulus di depan.

#6. Belajar dan Bangkit

Semakin tinggi tingkat pendidikannya, semakin sulit soal-soal yang dihadapinya. Begitu juga dengan hidup. Semua orang menghadapi ujian. Tapi tak semuanya lulus dengan memuaskan. Ada yang gagal total, lulus tapi dengan cara curang, dan ada juga yang mengambil pelajaran dari semua yang diujikan. Pelajaran itu kemudian dijadikan modal untuk semakin bersinar.

#7. Pertahankan Kedekatan dengan Tuhan… Agar Damai

Daku jadi ingat salah-satu lagu Indonesia yang keren dan difavoritkan, yakni “Dengan Menyebut Nama Allah”, yang dinyanyikan Ibu Novia Kolopaking. Lagunya bikin tenang. Kehampaan pun melayang.

Serahkanlah hidup dan matimu…

serahkan pada Allah semata…

serahkan duka gembiramu…

agar damai… senantiasa hatimu…

Insya Allah. Orang yang tak menjauhi Tuhan YME akan senantiasa menemukan kedamaian, sebandel apapun cobaan menghantam. Sebab bagaimanapun, segala sesuatu datang dari-Nya. Pada-Nya pula kita memohon petunjuk dan solusi. Yang Dilakukan Ketika Kecewa, Kenyataan Tidak Sesuai dengan Harapan (2). #RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *