Keajaiban Berpelukan Dalam Impian

Keajaiban Berpelukan Dalam Impian

pelukan, back hug, memluk dari belakang, pelukan dalam impian

Via: Pinterest

Berpelukan – memeluk atau dipeluk – menjadi salah-satu sentuhan yang ajaib. Kadang tak perlu kata-kata penenang, pelukan sudah mampu membelai dan menenangkan. Hangat.

~

Tepat pada Sabtu (25 Juni 2016), daku dan keluarga besarku menggelar acara buka bersama. Walau kakakku sempat mencak-mencak karena kami datangnya terlambat, alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan bahagia. Namun di balik senyuman mereka, daku jadi teringatkan akan sosok kakak yang sudah meninggalkan kami semua.

bukber, buka bersama, buka bersama keluarga, bukber keluarga besar, tradisi buka bersama, tradisi bukber

Adik pertamaku tampil terdepan

Mungkin ditambah sama suatu pressure, daku jadi agak baper. Rasanya enggak karuan. Untungnya tadi malam daku mengantuk dengan mudah. Keadaan yang demikian sangat menolong, sebab daku bisa terlelap dengan cepat.

Tidurku terusik. Daku seperti berada di antara mimpi dan kenyataan. Ingin rasanya untuk bangun, takut sudah jam setengah 3 lebih. Daku jadi ingat belum masak nasi sebab malamnya langsung tepar.

Tanganku meraih-raih ponsel. Daku mendadak enggak ingat apa perangkat itu sudah menggertak dengan alarmnya atau belum. Begitu dinyalakan dan menunggu beberapa saat, rupanya waktu masih menunjukkan jam 2 pagi.

Saat itu, daku mulai mengumpulkan kesadaran. Ternyata daku sudah bermimpi, yang hanya sesaat tapi begitu berkesan. Daku bertemu dengan almarhum kakak.

Di dalam mimpinya, nampak ada daku, alm kakak, Mimih, dan dua adikku. Tapi mereka seperti tidak melihat kakak. Lalu terdengar suara ketukan pintu. Daku hendak menghampirinya, tapi kakak menahan. Dia yang berhadapan dengan entahlah siapa yang ada di balik pintu.

pelukan, back hug, memluk dari belakang, pelukan dalam impian, keajaiban pelukan, back hug adalah, adegan back hug, back hug animation

Via: photosjoy.com

Kakak kembali. Dia hanya melihat sekilas, lalu menuju pintu belakang. Melihat hal itu, daku lekas meraihnya. Enggan rasanya untuk merasakan kembali… bagaimana rasanya ditinggalkan, ditinggalkan dalam keadaan tidak siap. Sontak saja, kupeluk erat dirinya dari belakang.

Ya ampun! semuanya terasa sangat nyata. Daku memang tak ingat apa tubuhnya hangat atau tidak. Tapi pelukan itu, sentuhan itu… ya ampun, daku memang membutuhkannya.

Daku jadi benar-benar membuka mata dengan sesungging senyum.

Memang sudah banyak artikel yang membahas manfaat dari pelukan. Entah itu bisa meningkatkan hormon dopamine atau yang menimbulkan kebahagiaan atau kenikmatan, menurunkan tensi tekanan darah, menenangkan, mengurangi hormon kortisol atau hormon yang memicu stress, dsb.

Pokoknya membuat kita jadi semakin baikan.

Pelukan itu, walau dalam mimpi, tapi ajaib sekali. Nah, mumpung kita dan orang-orang tersayang masih hidup, tak ada salahnya untuk lebih sering-sering berpelukan. Atau, kita bisa tetap menjaga sentuhan, sesederhana tepukan di pundak. Mumpung semuanya masih dalam realita. Keajaiban Berpelukan Dalam Impian. #RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *