13 Alasan Kenapa Tradisi Buka Puasa Bersama atau Bukber Harus Dilestarikan

13 Alasan Kenapa Tradisi Buka Puasa Bersama atau Bukber Harus Dilestarikan

bukber, acara bukber, tujuan bukber, alasan kenapa bukber, tradisi bukber, bukber SMA, bukber kelas, bukber di rumah

Dokumentasi Legendsy1 (XII IPA 1 SMAN Kadugede – Kuningan Angkatan Tahun 2009)

Bukber atau Buka Bersama menjadi satu dari sekian kosa-kata yang akrab terucap di Bulan Ramadhan. Apalagi kalau dari minggu ke-3 sampai 4, undangan demi undangan mulai berdatangan. Ya keluarga, rekan kerja, teman TK, teman SD, teman SMP, teman SMA, dsb. Ada yang terencana, ada juga yang dadakan.

Pada Minggu (3/7/2016) kemarin, daku dan teman-teman kelas XII semasa SMA dulu (XII IPA 1 atau Legendsy1)  juga tak ketinggalan melanjutkan “estafet” tradisi buka bersama. Setelah tahun kemarin sempat hiatus, maka sekarang ada keinginan untuk mewujudkannya kembali. Daku pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada “para pahlawan bukber” seperti Pak Ketua Deden, Ibu Bendahara Cha, Om Penagih Monk, Akang Tuan Rumah Aof (dan keluarga), dan teman-teman Legendsy1 yang sudah menyemarakkan grup BBM, WhatsApp, atau fesbuk.

Yang datang hanya 17 orang. Tapi segitu juga sudah mending. Kami harap teman-teman Legendsy1 yang hilang kontak bisa segera bergabung.

Daku yakin sebagian Bro-Sist juga melakoni salah-satu tradisi Bulan Puasa ini. Disamping pro-kontranya, memang ada banyak hikmah yang bisa dipetik. Karena itu, kalau momen atau agendanya memang bagus, ada baiknya tradisi tersebut dipertahankan. Kenapa? Jom!

#1. Sebagai Ajang Silaturahim

Ketika buka bersama, ada peluang bagi kita untuk menyambung tali pertemanan yang sempat renggang atau bahkan terputus. Apalagi kalau memang jarang bertemu. Dan, kita sudah sama-sama tahu bagaimana ajaibnya efek dari silaturahmi. Mulai dari memanjangkan umur, menambah rezeki, mendapat rahmat, dsb.

#2. Reuni

Buka bersama biasanya diadakan oleh sekelompok orang yang sempat dipersatukan oleh kelas yang sama, sekolah yang sama, kampung halaman yang sama, tempat kerja yang sama, dsb. Jika sempat ada perpisahan, maka reuni atau “menyatukan kembali” bisa menjadi solusi. Bukber juga bisa menjadi sarana reuni yang efektif.

#3. Berbagi Rezeki

Kalau panitia buka bersama datang dan menagih iuran, wajar saja. Bayar saja. Toh uang atau sumbangan yang kita berikan juga akan disantap bersama-sama. Rezeki besar kalau kita bisa makan berjamaah, walau lauknya sederhana. Palagi kalau kita memang bisa makan enak bersama dalam suasana cerah-ceria.

buka bersama, gambar buka bersama, poto buka bersama, reuni dan buka bersama, bukber, buka bersama di indonesia, buka bersama kelas, buka bersama SMA

Dokumentasi Legendsy1 (XII IPA 1 SMAN Kadugede – Kuningan Angkatan Tahun 2009)

#4. Peluang Ibadah Berjamaah

Buka bersama sendirian kemungkinan akan disertai dengan sholat sendirian juga. Tetapi kalau buka bersama lain lagi. Kita bisa beribadah berjamaah. Ditambah dengan salam-salaman, saling mendoakan, bagi-bagi takjil, apalagi kalau sampai bisa mengumpulkan dana untuk dibagikan pada orang yang kurang mampu.

#5. Suasana Lebih Cair

Jarangnya pertemuan kadang membuat interaksi jadi sedikit canggung. Ada ketakutan kalau segala sesuatunya sudah berubah. Namun dengan bukber, kita bisa tahu kalau ternyata teman-teman masih saja somplak. Bercanda seperti dahulu kala pun bisa diterapkan dengan tenang.

#6. Melekatkan Hubungan

Sejauh ini, acara buka bersama Legendsy1 selalu di rumah seseorang saja. Belum pernah ke warung pinggir jalan, kafe, restoran, warteg, atau tempat makan di luar. Salah-satu hikmah besar yang kami rasakan yaitu… bisa tahu lokasi rumah teman dan bahkan menjalin hubungan dengan keluarganya. Ukhuwah kita semakin kuat dan… hangat!

next-page-RD-300x100-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *