20 Pelajaran Menarik dan Bermanfaat dari Masa Kanak-Kanak

20 Pelajaran Menarik dan Bermanfaat dari Masa Kanak-Kanak

masa kanak kanak, masa anak anak, pelajaran berharga dari masa kanak kanak, pelajaran menarik dari masa anak anak

Potografer: Michel Paul

Selamat Hari Anak Nasional!

Tepat pada 23 Juli ini, Indonesia selalu merayakan Hari Anak. Tepat di tanggal ini juga, salah-satu sahabatku yang bernama Inoy berulang tahun. Pertahankan sisi kekanak-kanakanmu, ya. Hehe…

Bicara tentang anak-anak… selalu ada sisi yang menarik. Mereka tak ubahnya sebagai manusia berukuran mini, kadang menggemaskan, kadang ingusan, cenderung bergantung pada orang dewasa, pengalaman hidupnya masih pendek, masa depannya dianggap cerah, dsb. Tapi semuanya dijalani dengan polos dan tulus.

Dan… kita sudah melalui fase mengagumkan itu. Well, pernah enggak sih memiliki keinginan untuk kembali ke masa kanak-kanak?

Jika sekarang, setelah kita tak lagi dicap sebagai anak-anak, ada beberapa pelajaran menarik yang bisa dicomot dari masa tersebut. Jom!

#1. Aktif

Anak-anak terus bergerak. Enggak mau diam. Tak peduli keringat atau bau. Tak peduli wajahnya memerah, atau napasnya ngos-ngosan. Yang penting moving bermain. Mereka pun bahagia karenanya.

#2. Berani Aneh Tanpa Takut Di-judge

Mereka tidak, atau belum mempertimbangkan, “apa kata orang”. Seaneh dan se-absurd apapun, kalau mereka ingin, ya dilakukan. Entah itu kentut sembarangan, menggambar jelek tapi keukeuh mengatakan bagus,  atau sekadar mempercayai kalau semua dongeng itu nyata.

#3. Bebas menangis

Salah-satu hal yang paling menyiksa di masa dewasa adalah… menahan tangis. Kontras dengan masa kanak-kanak, yang bisa membebaslepaskan air matanya. Kalau sakit, kecewa, lapar, atau merasakan emosi negatif apapun mereka hanya meraung. Tak lama kemudian… merasa baikan.

anak anak, kakak beradik, poto keluarga kakak beradik, poto dengan saudara, poto anak anak lucu

Via: nursethehate.blogspot.com

#4. Bisa Belajar Banyak Hal dengan Gampang

Kata orang, anak-anak adalah pengingat dan peniru ulung. Otaknya masih encer, fisiknya masih kuat, dan keadaan umumnya masih sangat mendukung. Ia pun bisa menghapal atau belajar banyak hal dengan cepat. Itu pun kalau dia berminat.

#5. Ekspresif

Blak-blakan menjadi satu dari sekian skill hebat seorang anak. Mereka tegas akan sesuatu atau seseorang yang disukai dan tidak disukai. Tak ada istilah senyum palsu, tangisan buaya, keramahan karena pencitraan, dsb.  Ekspresinya sudah gamblang. Enggak ambigu.

#6. Hal-Hal Penting Dalam Hidupnya

Orang tua? Keluarga? Sahabat? Atau mungkin… mainan?

Semua itu menjadi prioritas utama anak-anak. Belum ada cinta, harga diri, status sosial, harkat, martabat, dsb.

anak anak kreatif, permainan anak anak membuat sendiri

#7. Kreativitas Tanpa Batas

Ketika main rumah-rumahan dan tak mampu membeli permainan aslinya, anak-anak tak kehabisan akal. Mereka bisa menggunakan apapun sebagai tembok, kursi, atau kasur untuk sebuah rumah. Cangkang pasta gigi, bungkus rokok, atau kertas undangan pun bisa menjelma menjadi sesuatu yang mereka inginkan.

#8. Luka Dan Kotor

Anak-anak memang nekat dan ceroboh. Mereka belum takut atas rasa sakit. Mereka juga mengenyahkan risiko untuk kotor. Semuanya dilabrak. Walau kadangkala berujung tangisan, setidaknya mereka sudah puas dan belajar.

#9. Empati yang Masih Murni

Siapa anak-anak yang sudah tahu pencitraan?

Mereka bisa menjadi sosok yang memiliki empati murni. Melihat seseorang menangis saja, ia akan ikut manyun dan muram. Begitu pun ketika melihat kucing yang kelaparan, ia akan ikut bad mood. Dan semua kepeduliaan itu benar-benar tulus tanpa adanya modus.

#10. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Rasa ingin tahu atau kepo-nya orang dewasa bisa sangat baik, bisa juga sangat buruk. Tapi anak-anak lain lagi. Mereka memang benar-benar memiliki rasa penasaran yang tinggi tanpa ada maksud tertentu. Mereka hanya ingin lebih tahu dan belajar pada hal-hal baru.

next-page-RD-300x100-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *