1 Pesan Tersembunyi dari Lelaki Bercat Kuku Satu Jari

1 Pesan Tersembunyi dari Lelaki Bercat Kuku Satu Jari

chrishemsworth, lelaki bercat kuku satu, pesan dibalik lelaki bercat kuku, YGAP, stop kekerasan pada anak

Via: @chrishemsworth

~

zac efron, zac efron selfie, zac efron nail, kuku zac efron, cat kuku zac efron, maksud cat kuku satu jari zac efron, stop kekerasan pada anak

Via: @zacefron

~

liamhemsworth, liamhem sworth nail, liamhem sworth selfie, liamhem sworth instagram, stop kekerasan pada anak, YGAP liamhem sworth, polishman liamhem sworth

Via: @liamhemsworth

~

Chris Hemsworth mengecat kuku telunjuk kirinya dengan warna merah, Zac Afron mengecat kuku telunjuk kanannya dengan warna merah, sementara Liam Hemsworth mengecat kuku telunjuk kanannya dengan warna hijau.

Kenapa mereka mengecat kuku?

Kenapa seorang laki-laki mengecat kuku seaneh itu?

Kenapa cuma di satu jari saja?

Kenapa warnanya berbeda?

Kenapa… PotoSelfienyaBegituGanteng?

1 Pesan Tersembunyi

Ternyata mereka menjadi tiga dari para lelaki yang menyebarkan misi rahasia dari aksinya. Di balik poto yang agak aneh itu, mereka turut membantu meningkatkan kesadaran orang-orang, khususnya kaum adam, tentang kekerasan terhadap anak. Woah…

Kenapa Lelaki yang Melakukannya?

Pas jalan-jalan di Instagram dan mengklik hashtag #polishedman atau #nailittoENDit, kita bisa menemukan para instagrammers yang mengacungkan satu jari kuku yang sudah dicat. Mayoritas memang berasal dari laki-laki. Sementara kaum hawa yang terbawa dengan “trend” ini hanyalah beberapa, lengkap dengan hashtag #ipreferapolishedman-nya.

Menurut info dari website resmi polishedman.com, 90% pelaku kekerasan terhadap anak memang dilakukan oleh kaum lelaki. Karena itulah program ini lebih menargetkan para lelaki sebagai pelakunya. Namun satu jari itu bukan berarti mereka menuding atau menunjuk-nunjuk. Mereka justeru ingin agar kaum lelaki sendiri yang menjadi pemimpin perjuangan ini.

Yang menjadi inspirasi

Aksi ini dipicu oleh Elliot Costello, CEO dari YGAP (semacam organisasi entrepreneur). Ceritanya dia itu berkunjung ke Kamboja sebagai bagian dari aksi kemanusiaan proyek Hagar Internasional. Dia kemudian bertemu dan berteman dengan gadis bernama Thea. Sambil ngobrol-ngobrol santai, Thea mengecat kuku Elliot.

Dia kemudian curhat kalau dirinya merupakan korban pelecehan, apalagi ketika di sebuah panti asuhan. Selain marah, Elliot pun merasa tergerak. Dia ingin mengkampanyekan aksi untuk menghentikan kekerasan apapun pada anak. Say NO to violence against children! Dia juga terinspirasi oleh hobi favorit Thea, mengecat kuku, sebagai cara uniknya.

Rupanya, fakta berbicara bahwa 1 dari 5 anak sudah menjadi korban kekerasan fisik atau pelecehan seksual. Satu jari pun menjadi simbol kalau para lelaki ini berdiri untuk satu korban tersebut. Sementara untuk pemilihan warnanya bebas, sesuai selera yang diinginkan. Hmm… jadi begitu ya, 1 Pesan Tersembunyi dari Lelaki Bercat Kuku Satu Jari. #RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *