12 Kebaikan Jika Bisa Tidur Lebih Awal

12 Kebaikan Jika Bisa Tidur Lebih Awal

tidur, tidur awal, kebaikan tidur awal, manfaat tidur awal, cara tidur awal, jangan begadang

Via: greengirlfightsfatigue.com.au

Tidur lebih awal dan bangun lebih awal menjadi salah-satu perubahan yang daku lakukan dan ingin selalu pertahankan. Namun baru-baru ini, kebiasaan baik tersebut mulai terusik. Beberapa hal memaksaku untuk menjadi makhluk nocturnal, yang terus terjaga sampai larut malam.

Pagi yang mestinya disambut ceria pun malah disongsong dengan raut cemberut, ‘perasaan baru aja bisa tidur, eh alarm malah sudah rewel membangunkan…’.

Sekarang ini daku harus memantapkan misi untuk lebih awal lagi. Kangen rasanya akan efek positif ketika bisa mengantuk sebelum larut, “putus sejenak” dari gadget, bangun lebih awal, dan merasakan badan atau suasana hati yang lebih segar lagi. Reader’s Digest pun memaparkan apa saja 11 manfaat atau kebaikan ketika kita tidur lebih awal. Daku tambah 1, ya. Jom!

#1. Enggak Cepat Dongkol atau Ngambek

Universitas Pennsylvania pernah melakukan studi terkait hal ini. Hasilnya, para subjek yang tidur sekitar 4,5 jam saja kerapkali merasa kelelahan tersinggung, marah, badmood, sedih, dan rentan stress. Tetapi ketika mereka mengubah kebiasaan dengan tidur yang lebih panjang, efek buruk yang sempat dialami pun berubah drastis.

#2. Mengurangi Potensi Stress/ Depresi

Ada sebuah survey yang melibatkan 700 responden berusia 17-79 tahun. Responden yang tidur dan bangun lebih awal disimpulkan sebagai kelompok yang lebih sehat dan bahagia. Hal ini senada dengan pendapat para peneliti, kalau kita sebaiknya tidur selama 7-9 jam. Dengan demikian, efek negatif pada otaknya bisa berkurang. Baik itu efek berupa kecemasan, stress/ depresi, atau pun sikap moody.

#3. Tidak Terlalu Sering Jatuh Sakit

Konon ketika tertidur, sistem imun tubuh mengeluarkan cytokines, semacam protein yang melindungi dari segala infeksi. Protein itu juga yang membuat kita kebal terhadap virus atau bakteri. Kalau tidur kita justeru berkurang, maka produksi protein ini akan terhambat. Perlindungan terhadap tubuh pun melemah.

#4. Perjalanannya jadi Lebih Aman

Kita sudah tahu, berkendara dalam keadaan mabuk dan mengantuk itu sangat berbahaya. Risiko tinggi bagi kita dan orang lain. Survey yang diadakan oleh National Sleep Foundation mengemukakan bahwa, 60% dari sekitar 168 juta pengemudi dewasa mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk. Lebih dari sepertiga diantaranya malah pernah benar-benar ambruk karena kelepasan tidur. Data ini tentu sangat berbahaya. Mengingat para pengendara yang ngantuk itu tak fokus, stress, tak sabaran, dan cenderung menambah kecepatan.

#5. Panjang Umur

Walau usia atau kematian itu merupakan misteri ilahi, tetapi kita memiliki kewajiban untuk mempertahankannya. Salah-satunya yakni dengan menyediakan hak tubuh untuk tidur atau istirahat. Dengan demikian, kita secara tidak langsung sudah mengurangi risiko penyakit-penyakit mematikan seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dll.

#6. Produktif

Bisa kita rasakan sendiri efek kurang tidur terhadap pekerjaan. Kemungkinan besar kita tak akan bisa menampilkan terbaik. Kemampuan memori, konsentrasi, daya nalar, dan produktivitas akan anjlok.

next-page-rd-300x100-1

One Response
  1. Mas Helmi Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *