15 Interaksi atau Percakapan Singkat Ayah dan Anak yang Lucu Menggemaskan (9)

Posted on

15 Interaksi atau Percakapan Singkat Ayah dan Anak yang  Lucu Menggemaskan (9)

interaksi antara ayah dan anak, percakapan anak dan ayah lucu, percakapan lucu ayah dan anak, percakapan antara bapak dan anak, contoh percakapan anak dan ayah, ayah dan anak perempuan, hubungan ayah dan anak perempuan, ayah dan anak menggemaskan, dialog anak dan ayah
Via: ezyshine.com

Kalau dipikir-pikir, seri interaksi atau percakapan antara ayah dan anak ini memberikan manfaat tersendiri. Selain bisa jadi bahan tulisan blog, postingan rutin ini juga sudah memberikan hiburan yang hangat. Tak jarang celetukan anak-anaknya juga begitu cerdas. Apalagi anak yang berusia 4 tahunnya. 😀

Kali ini bagaimana saja obrolan antara seorang ayah dengan keempat puterinya? Jom!

Artinya:

Anak 4 tahun: Kalau daku menikahi seorang pangeran, apakah daku harus menjadi seorang puteri?

Ayah: Kamunya ingin jadi apa?

Anak 4 tahun: Kura-kura ninja

~

Artinya:

Anak 2 tahun: *ngasih wejangan ke adiknya yang berusia 1 tahun* jangan mukul. Jangan nendang.

Ayah: Nasihat yang baik.

Anak 2 tahun: Menggigit saja

~

Artinya:

Anak 4 tahun: Kenapa sih ayah membaca berita?

Ayah: Ayah pengin tahu berita tentang dunia.

Anak 4 tahun: Kenapa?

Ayah: Karena kita hidup di dunia.

Anak 4 tahun: Kita seharusnya hidup di tempat lain.

~

Artinya:

Anak 4 tahun: Ayah?

Ayah: Iya?

Anak 4 tahun: Daku enggak ngelakuin kenakalan apa-apa.

Ayah: Ayah percaya kok sama kamu.

*Daku (ayah) sedang melihat ke arah sang anak seperti tatapan seekor elang.*

~

Artinya:

Anak 2 tahun: Gendong daku~

Ayah: Kamu bisa jalan

Anak 2 tahun: Enggak bisa

Ayah: Sekarang ‘kan kamu lagi jalan.

Anak 2 tahun: *tergeletak di lantai* kaki-kakiku sudah pergi.

~

Artinya:

[di restoran makanan Meksiko]

Anak 4 tahun: Berapa chips yang bakal mereka kasih ke kita?

Ayah: Sebanyak yang kita mau.

Anak 4 tahun: Bisakah kita tinggal di sini?

~

Artinya:

Anak 4 tahun: Ketika daku berusia 3 tahun, daku hanya suka sama mainan

Ayah: Sekarang apa yang kamu suka?

Anak 4 tahun: Mainan dan makanan

~

Artinya:

Anak 4 tahun: *memakai kaos kaki putih sebelah dan kaos kaki cokelat sebelah*

Ayah: Kamu enggak bisa memakai kaos kaki yang berbeda begitu.

Anak 4 tahun: Daku ‘kan punya kaki yang berbeda.

~

Artinya:

Anak 4 tahun: Daku bisa makan permen, enggak?

Ayah: Mamah bilang apa?

Anak 4 tahun: Enggak.

Ayah: Jadi kenapa juga ayah mesti ngasih kamu permen?

Anak 4 tahun: Mamah ‘kan bukan bosnya ayah?

*ini jebakan*

~

Artinya:

Ayah: Kamu mau menjadi apa pas besar nanti?

Anak 4 tahun: Menjadi seseorang yang dewasa.

Ayah: Bukan itu, kamu mau menjadi apa lagi nanti?

Anak 4 tahun: Kenapa sih daku harus menjadi dua hal (sekaligus)?

~

Anak 4 tahun: Kapan enggak susahnya?

Ayah: Apanya?

Anak 4 tahun: Segalanya

Ayah: *memeluknya erat* kamu tidak mau tahu.

~

Artinya:

Anak 6 tahun: *Mempercepat kisah film yang sedang berjalan*

Ayah: Kamu enggak bisa melewatkannya sampai ke akhir yang bahagianya saja.

Anak 6 tahun: Daku enggak ada waktu buat bagian masalah atau konfliknya.

~

Artinya:

Anak 4 tahun: Daku akan punya mainan yang lebih banyak pas besar nanti.

Ayah: Orang dewasa itu kerja. Kami enggak main-main sama mainan.

Anak 4 tahun: Lha, itu sih ponsel ayah?

Skakmat! Kena!

~

Artinya:

Ayah: *memegang tangan kanan anak yang berusia 4 tahun*

Anak 4 tahun: Jangan, Yah, pegang tanganku yang lain saja.

Ayah: Kenapa Ayah enggak bisa pegang tangan yang ini (kanan)?

Anak 4 tahun: Daku bisa saja menggunakan tangan ini buat mukul

~

Artinya:

Anak 2 tahun: Kudaku mati

Ayah: Kamu enggak punya kuda

Anak 2 tahun: Iya. Kudanya mati.

~

Hadeuh… bocah! 😀 15 Interaksi atau Percakapan Singkat Ayah dan Anak yang  Lucu Menggemaskan (9). #RD