8 Tips atau Cara Mengatur Waktu atau Jam Belajar Mengajar Bagi Guru

Posted on

8 Tips atau Cara Mengatur Waktu atau Jam Belajar Mengajar Bagi Guru

cara mengatur waktu mengajar, cara mengatur jadwal kegiatan sehari hari, cara mengatur waktu dengan baik, cara membagi waktu belajar yang baik, artikel cara mengatur waktu belajar yang baik, Cara mengajar agar waktunya efektif dan efisien
Via: resourcemagonline.com

Kita bisa membeli jam tangan atau jam dinding yang mahal, tetapi kita tak akan pernah bisa membeli waktu.

~

Sejatinya, guru tak hanya bertugas ketika mengajar saja. Sebelum mengajar, guru harus melakukan persiapan. Lalu setelah itu, guru harus melakukan evaluasi. Belum lagi dengan tugas-tugas lain seperti membuat RPP, soal, mengawasi murid, dsb.

Mengajar itu – bagi sebagian orang – mungkin terlihat cukup sederhana. Tetapi pekerjaan ini bisa begitu melelahkan dan menguras segalanya. Setidaknya, hal tersebut pernah daku alami juga selama menjadi sahabat bagi adik-adik didik di lembaga kursus.

Salah-satu upaya yang bisa menjadi trik ampuh yaitu dengan mengefektifkan waktu. Kebetulan Lila Daniels membagikan tipsnya via Teach Thought.  Jom!

#1. Mengurangi Penggunaan Kertas

Teknologi hadir bukan tanpa alasan. Eksistensinya bisa membuat hidup lebih mudah dan efektif. Jika fasilitasnya memadai, kita bisa memenej urusan sekolah dalam netbook atau perangkat lain. Baik itu terkait absensi, daftar nilai, atau mungkin tugas-tugas harian yang diubah menjadi sistem online. 

Selain hemat kertas, kita juga jadi terhindar dari gundukan kertas yang berpotensi berantakan dan bikin mood kerja jadi lelah sendiri.

#2. Campur-Aduk

Dosenku pernah bilang kalau kita tak bisa membenarkan atau menyalahkan satu metode belajar saja. Sewaktu-waktu kita akan butuh cara mengajar konvensional, di waktu lain, kita perlu juga menghadirkan sentuhan mengajar yang kekinian. Di zaman sekarang, kita bisa memanfaatkan video atau presentasi menarik. Kita juga bisa mencampurnya dengan sistem diskusi, tutorial praktis, presentasi, serta penggunaan contoh-contoh yang terdekat saja, seperti kejadian yang ada di sekitar.

#3. Mengatur File

Rata-rata guru memiliki netbook, laptop, atau komputer untuk menunjang kinerjanya. Seringkali kita juga memanfaatkan alat tersebut untuk menyimpan aneka file yang sudah diunduh di internet. Tetapi kadang jumlahnya terlalu banyak dan “berceceran”, sehingga kita jadi bingung sendiri.

Waktu pun banyak terbuang untuk sekadar merenungkan atau menyaringnya. Untuk mengatasinya, kita harus mengorganisir foldernya. Atur sesuai tema/ topik, materi, keterangan waktunya, dsb.

#4. Mengatur Kelas/ Ruang Belajar

Kadang kita tak habis pikir, bisa-bisanya waktu yang sudah disediakan malah tidak terpakai secara efektif. Selalu ada saja gangguannya. Misalnya dengan membentuk aneka formasi bangku. Jika waktunya leluasa, kita bisa melakukan teknik tersebut. Namun jika terbatas, sebaiknya tetap lanjutkan pembelajaran. Kita juga kadang melahap waktu banyak dengan mempersiapkan alat belajar sendirian. Padahal tak masalah untuk memberi kepercayaan dan bimbingan pada anak-anak, agar mereka bisa membantu dan persiapan pun selesai lebih cepat.

Sebenarnya poin ini memiliki banyak tips lain, salah-satunya yakni dengan meminimalisir distraksi atau segala hal yang bisa mengalihkan pikiran. Pastikan juga untuk memiliki sistem yang jelas yang bisa diikuti semua pihak.

#5. Mengatur Meja Guru

Bicara tentang solusi mengajar, kita tidak hanya terpaku pada teknologi semata. Segala data yang “tumpah” di meja guru pun patut mendapat perhatian. Jangan sampai surat izin atau sakit siswa berbaur dengan selembaran tugas mereka. Kita bisa menumbalkan banyak waktu untuk mencari-cari sebuah file yang “tersesat” dalam kumpulan data tersebut.

Usahakan untuk merapikan dan membuat tempatnya masing-masing. Ada yang buat PR, lembar absensi, daftar nilai, dsb. Tak perlu ragu untuk “mengeliminasi” benda-benda yang sudah tak terpakai.

#6. Merencanakan Waktu

Sebelum “tempur”, kita memiliki waktu untuk mencanangkan segalanya. Termasuk juga rencana tugas-tugas, penyampaian materi, ujian praktik/ tulisan, dsb. Dengan demikian, diharapkan kita bisa “patuh” dan tak sampai melenceng pada hal-hal yang bisa mengendurkan waktu.

#7. Mewakilkan Pekerjaan

Kita hanya memiliki satu jiwa dan satu tubuh. Tak apa-apa tak melakoni semuanya. Sesekali kita bisa menyuruh anak-anak untuk menghapus board atau menyusun file. Di rumah, kita juga bisa menyuruh seseorang untuk membantu memeriksa hasil ujian siswa. Bahkan kalau di tempat les, daku kerap meminta bantuan substitute untuk mengisi sebuah pertemuan yang tak bisa dipenuhi karena ada hal lain.

#8. Terus Belajar Mengendalikan Waktu

Poin selanjutnya merupakan pengaturan waktu di lapangan (kelas/ ruang belajar). Kita sendiri sebenarnya sudah dipandu oleh RPP, yang mengatur waktu untuk pembukaan – inti – akhir pembelajaran. Manfaatkan panduan tersebut, dan jangan sampai larut pada sesuatu yang ternyata buang-buang waktu.

Tak jarang, kita harus memotong sesi absensi dengan cara memanggil siswa satu-persatu, meminimalisir “ceramah”, mengurangi kebiasaan membelakangi siswa untuk menulis lalu menyuruh mereka menyalinnya kemudian, menipiskan durasi pengerjaan latihan, dsb. Sampai segala sesuatunya lebih efisien. 8 Tips atau Cara Mengatur Waktu atau Jam Belajar Mengajar Bagi Guru. #RD


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *