Mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tentang Akreditasi Lembaga Pendidikan Non Formal

Posted on

Mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tentang Akreditasi Lembaga Pendidikan Non Formal

bimtek, bimtek adalah, jadwal bimtek, info bimtek, kepanjangan bimtek, bimtek Tentang Akreditasi Lembaga Pendidikan Non Formal, cerita bimtek, pengalaman bimtek
Dokumentasi Pribadi

Sabtu-Minggu, 01-02 April 2017

Sebenarnya daku bukan pengelola atau pihak administrasi lembaga. Daku hanya tutor yang menghabiskan waktu dengan para warga belajar. Namun pada Sabtu kemarin, daku mendapat tawaran untuk menghadiri bimtek terkait akreditasi. Ya sudah… daku urungkan rencana untuk pergi ke Kota Udang.

Bimtek Itu Untuk Apa, Sih?

Bintek atau bimtek merupakan akronim dari bimbingan teknis, di mana para pesertanya akan mendapat materi seputar hal yang menjadi inti pembahasan. Bimtek tersebut diharapkan bisa meningkatkan wawasan serta melatih kompetensi pesertanya. Khususnya tentang akreditasi lembaga pendidikan non formal.

Daku pergi atas nama Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) SEA, yang fokus pada bidang komputer dan Bahasa Inggris. Begitu sampai di Hotel Purnama Mulia Cigugur Kuningan sekitar jam 13.15 WIB, daku langsung mengisi absen khusus LKP, yang ternyata baru diisi oleh satu orang. Hatiku sedikit lega, setidaknya ada seseorang yang daku tahu. Sayangnya, beliau itu laki-laki, jadi tidak mungkin diajak satu kamar hotel. 😀

Namun isi aula sudah cukup penuh, sebab yang datang juga merupakan perwakilan dari PAUD, PKBM, dan SKB. Daku kemudian duduk di deretan belakang. Teman dudukku merupakan dua perempuan hebat dari PAUD berbeda, dan seorang lelaki dari PKBM yang juga datang cukup terlambat sepertiku. Senangnya, sebab rekan-rekan baruku itu ternyata langsung bisa diajak bercanda.

bimtek, teman ketika bimtek, cerita bimtek, bimtek lkp, bimtek pkbm, bimtek paud, bimtek skb, bimtek Tentang Akreditasi Lembaga Pendidikan Non Formal, cerita bimtek, pengalaman bimtek
Bersama dengan teman-teman dari PAUD (dokumentasi pribadi)

Agenda atau Susunan Acara Bimtek

Bimtek dibuka dengan berbagai sambutan. Dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan (Bpk. Dr. H. Dian Rachmat Yanuar) serta dari Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini PAUD dan Dikmas Disdikbud Kabupaten Kuningan (Bpk Elon Carlan M.Pd). Bimtek pun resmi dibuka.

Peserta kemudian diberi arahan terkait check in hotel, jadwal pemberian materi, dan ketentuan lain. Setelah pembukaan, kami makan lebih dahulu, untuk kemudian menerima materi perdana. Materi tersebut sangat berkaitan dengan manajemen pengelolaan keuangan, yang disampaikan oleh Ibu Eva selaku Kasubid Akuntansi BPKAD Kabupaten Kuningan.

Uang, Uang, & Uang

Walau bukan bidangnya, namun daku tetap mencatat beberapa hal yang beliau sampaikan. Kalau terlalu pusing, ya daku hanya melongo saja. Hehe… Cara penyampaiannya sendiri memang cukup ringan dan disertai dengan tips-tips menarik. Misalnya:

  • Buku laporan keuangan itu sebaiknya komunikatif dan seperti bercerita. Ubah kebiasaan untuk menulis “dana pembelian makan dan minum se-anu”, menjadi “pembelian nasi box ke toko anu sebanyak se-anu dengan harga se-anu”.
  • Uang sebanyak apa pun harus dikelola dengan baik dan ada catatan pemasukan dan pengeluarannya. Ubah mindset kalau “tahun lalu juga tidak ada pemeriksaan”, sebab siapa tahu di tahun ini justru akan sangat ketat dan mendetail. Untuk itu, tuliskan apa pun kegiatan yang memang menelan dana.
  • Jangan sampai “jorok” dan menyalahi norma.

Usai pemberian materi perdana, kami diberi waktu untuk check in, berkemas, dan rehat. Masa rehat itu meliputi makan dan sholat. Ngomong-ngomong, suka sekali euy sama ayam bakarnya! 😀

Baru pada pukul 19.30 WIB, kami kembali masuk ke aula dan menerima materi selanjutnya; Wawasan dan Pengetahuan Tentang Akreditasi (General). Narasumbernya adalah Pak Bayu, mohon maaf kalau tidak keliru, beliau menjadi utusan dari Ditjen Pendidikan Kemendikbud. Sesuai dengan tema pembahasan, beliau mengupas segala hal tentang akreditasi.

Akreditasi itu apa dan kenapa harus ada?

Pak Emup Muflihudin selaku Kasie TK/ SD Disdikbud Kab. Kuningan sekaligus moderator acara, memberi pengertian singkat terkait akreditasi. Menurut beliau, akreditasi adalah pengakuan dan penilaian suatu lembaga oleh lembaga lain yang lebih berwenang, tentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Beliau menambahkan kalau warga negara Indonesia berhak mendapat pendidikan… yang bermutu! Dan untuk mengukur mutu tersebut, hadirlah akreditasi dengan segala prosedurnya.

Acara selesai sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah coffee break dan menghabiskan secangkir kopi, satu lemper, setengah setengah kue lapis, daku dan seorang teman memutuskan untuk istirahat.

Wawasan dan Pengetahuan Tentang Akreditasi LKP, PKBM, dan PAUD

bimtek adalah, kepanjangan bimtek, materi bimtek, instrumen akreditasi kursus dan pelatihan, bimtek pendidikan

Sesuai kesepakatan, acara dijadwalkan baru mulai pada pukul 07.30-an. Kami pun memiliki waktu yang cukup leluasa untuk ngopi dan sarapan. Sekalian kami juga beres-beres, sebab sudah dijadwalkan bakal check out pada pukul 12.00 WIB. Oh ya, jus jeruknya enak pisan, sampai nambah! 😀

Kali ini pematerinya adalah Pak Asep Mumung, dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal atau disingkat BAN PAUD dan PNF. Beliau merupakan narasumber yang tepat waktu. Sambil berdiri, beliau menyampaikan materi secara interaktif. Kami juga terbantu dengan adanya modul yang dibagikan. Beberapa hal menarik yang menjadi pembahasan, misalnya:

  • Perhatikan kurikulum!
  • Pihak LKP tidak wajib lulusan S1, yang penting kompeten atau memiliki keahlian. Entah itu yang bergerak di bidang tata rias, tata boga, menjahit, dsb. Syukur-syukur jika sudah mengikuti pelatihan atau memiliki sertifikat.
  • Penilaian pada anak PAUD sudah tak cukup dengan angka, bintang kecil dan besar, atau huruf. Pastikan guru melengkapinya dengan deskripsi. Contohnya: cara mewarnai masih di luar garis.
  • Seharusnya orang tua dan guru SD tidak menuntut agar guru-guru PAUD “kejar target” supaya anak-anak didiknya bisa calistung, alias baca-tulis-hitung. Belum waktunya.
  • Dsb.

Selanjutnya beliau mengupas tuntas tentang panduan penyususnan permohonan dan daftar lampiran akreditasi. Baik itu PKBM/ SKB, LKP, serta PAUD. Beliau juga menerangkan rincian dokumen atau lampiran yang diperlukan ketika hendak melakukan akreditasi.

Sambil menjelaskan dan mengarahkan, beliau juga terbuka pada pertanyaan-pertanyaan. Bahkan beliau menegaskan agar para pengelola bisa memanfaatkan kesempatan akreditasi dengan sebaik-baiknya, jangan pernah mengandalkan praktik “nyelipin ampolop”, sebab hal itu sudah tak berlaku.

Materi ini berlangsung sangat lama, namun juga efektif. Penampilan Pak Asep benar-benar total. Meski sempat sangat pusing, namun para peserta sangat puas.

Acara selesai sekitar pukul 11.30. Setelah pembagian dana transport, piagam, dan check out, kami pun bergegas pulang. Ah, terima kasih banyak atas ilmu dan pengalamannya! Mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tentang Akreditasi Lembaga Pendidikan Non Formal. #RD


One thought on “Mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Tentang Akreditasi Lembaga Pendidikan Non Formal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *