11 Tips Ketika Stress Masalah Keuangan, Atau Pendapatan Lebih Kecil Dari Pengeluaran

Posted on

11 Tips Ketika Stress Masalah Keuangan, Atau Pendapatan Lebih Kecil Dari Pengeluaran

stress masalah keuangan, mengatasi masalah hutang yang menumpuk, cara mengatasi masalah keuangan dalam keluarga, cara menghilangkan stres karena hutang, pendapatan lebih kecil dari pengeluaran, besar pasak daripada tiang
Via: samen.co.za

Sebenarnya daku sedang tidak membicarakan orang lain, melainkan diri sendiri dan segelintir teman yang bernasib sama. Hehe… ada yang mengalaminya juga?

Bagi sebagian orang, katakanlah freelancer dan entrepreneur, masalah keuangan harus diantisipasi sejak dini. Kita memang tak memiliki gaji tetap, sehingga pasti mengalami pasang-surut pendapatan. Kita pernah berada di titik nol, lalu di puncak, lalu kembali anjlok lagi, dst. Semua keadaan itu harus tetap bisa dirangkul, diterima, ditafakuri, sekaligus disyukuri.

Stress karena uang memang bukan perkara baru. Kita kerap dibikin pusing dan was-was akan labilnya pendapatan, utang-piutang, pengeluaran yang membengkak, ketidakmampuan mengelola keuangan, dll. Bahkan seseorang yang sudah memiliki gaji tetap pun tak lepas dari masalah ini.

Kalau tak bisa disikapi dengan baik, problem finansial bisa menggerogoti kehidupan personal sekaligus kesehatan fisik mau pun mental.

Nah, daku lega juga sempat membaca pandangan dari Joe Apfelbaum (Forbes) dan Laura Adams (Quickanddirtytips). Jom!

#1. Rasakan Saja Sensasinya, Tak Perlu Berpura-pura

Biasa memegang uang besar, lalu sekarang sangat kecil, memang bikin hancur perasaan. Ragam rasa yang hadir tentu selalu negatif. Ya sedih, kecewa, marah, atau mungkin merasa bersalah.

Tetapi tak apa, walau pahit pun harus kita telan saja. Sebab kalau tidak pun, tidak berarti keadaan keuangan akan baikan dengan sendirinya. Langkah ini justeru menjadi keputusan yang sangat berani dan “jantan”. Kita akan mulai belajar untuk melepaskan atau merelakan, serta mulai mengundang pikiran yang positif ke depan.

#2. Memiliki Banyak Uang TIDAK MENJAMIN Kebahagiaan

Sebagian dari kita masih berasumsi, kalau kebahagiaan akan mudah digenggam apabila memiliki banyak uang. Ya, kalau masalah kita terbatas pada finansial belaka, uang memang sangat berpengaruh. Tetapi buktinya masih banyak orang yang tetap mengeluh dan depresi, padahal dari segi materi tidaklah kekurangan.

Ada yang terjebak pada gaya hidup terlalu mewah, atau memang memiliki masalah lain di luar uang. Persepsi tentang peranan uang ini patut kita luruskan. Intinya, harta saja tak bisa membuat kita kebal dari kegalauan dan konflik kehidupan.

#3. Syukuri Orang-orang yang Tetap Ada di Tengah Kondisi Terpuruk Kita

Poin yang satu ini memang bittersweet. Kita berada di tengah keadaan buruk, tetapi hikmah besarnya, kita bisa menyaring orang-orang yang layak untuk diberi apresiasi lebih. Entah itu orang tua, saudara, pasangan, keluarga, termasuk rekan-rekan kerja yang masih percaya dan optimis kalau keadaan bisa diubah menjadi lebih baik.

Daku pun sangat berterima kasih, khususnya pada sahabat, kakak, sekaligus mentor yang tetap memberi motivasi dan menjaga keseimbangan emosional. Keadaan kami memang sama, tetapi dia tidak memilih opsi untuk menyerah atau menyudahi perjuangan, melainkan bangkit dan meneruskan ikhtiar. Bagaimana pun, kami pernah mencecap manisnya, kami juga harus bersedia menenggak pahitnya.

#4. Hindari Kata-kata Negatif

Terlihat sepele, tetapi ngefek juga. Kita tidak disarankan untuk mengeluh apalagi berkoar-koar di media sosial. Misalnya ‘duh diri ini sudah tak mampu menghasilkan banyak uang’, ‘hidupku menderita’, ‘ya sudah tinggal menanti kehancuran’, dsb. Ungkapan negatif ini bisa menjadi sugesti beracun, dan begitu berpengaruh terhadap keadaan emosi dan mental.

Padahal problem keuangan masih bisa diubah dan diperjuangkan, selama kita mau dan mampu untuk berikhtiar. Kasus uang berbeda total dengan kasus kematian, yang memang di luar kendali seseorang. Tak ada satu pun, termasuk kumpulan harta orang-orang terkaya di dunia ini, yang bisa mengembalikan ruh seseorang.

#5. Bicarakan dengan Seseorang

Kita bisa konsultasi dengan ahlinya, atau juga sekadar curhat dengan orang-orang yang menjadi sumber semangat serta nyaman diajak sharing. Pastinya susah, sebab kita kadang tak mau “membebani” mereka, sehingga lebih memilih berpura-pura kalau keadaan tengah baik-baik saja… padahal tidak. Kita lakukan secara perlahan saja. Setidaknya, kita akan merasa lega dan mereka akan memahami keadaan yang ada.

#6. Selanjutnya: Tepis Asumsi Bahwa Kita Adalah Makhluk Gagal

6 thoughts on “11 Tips Ketika Stress Masalah Keuangan, Atau Pendapatan Lebih Kecil Dari Pengeluaran

  1. Quote: “Memiliki Banyak Uang TIDAK MENJAMIN Kebahagiaan”

    Sepakat..
    Bahkan, jika boleh memberikan pendapat, tanpa uang kebahagiaan sejati akan dirasakan.

    #justsaying #recehan #selfnote

    1. Hmm… kalau tidak memiliki uang tapi bahagia, bisa jadi kebahagiaan sejati, ya?! Hehe… sip, bahagia itu enggak bayar, ‘kan? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × one =