12 Cara Isi Ulang Ide dan Kreativitas Menulis

Posted on

12 Cara Isi Ulang Ide dan Kreativitas Menulis

ide menulis, ide menulis blog, ide menulis buku, ide menulis cerpen, ide menulis fiksi, isi ulang ide, isi ulang ide dan kreativitas menulis, mencari inspirasi menulis, cara mendapatkan ide kreatif
Via: writeitsideways.com

Tak hanya pulsa dan kuota, ide atau kreativitas juga kadang ada masa “limitnya”. Apalagi kalau kita sudah liburan, atau memang sengaja hiatus dulu dari aktivitas menulis. Tentu pikiran serasa tumpul… betul?

Nah, daku senang sekali menemukan tulisan Mbak Mary Jaksch dalam Writetodone. Dia bilang kalau menulis itu penuh perjuangan. Jangankan ketika proses menulis, sebelum menulis pun kita harus berpikir keras untuk memancing ide tulisan. Lebih lagi bagi para blogger, yang tiap harinya seakan selalu “ditagih”; hayok nulis apa kamu sekarang?

Kalau benar-benar mampet, ujung-ujungnya jadi ngawur. Ada yang melampiaskannya sama makanan, nonton tv atau video, jalan luntang lantung, atau juga tidur. Tapi tak apa, mungkin kita memang sedang membutuhkan jeda. Tak perlu dipaksa. Biasanya setelah masa-masa itu berakhir, ide akan berdatangan dengan sendirinya. Itu pun kalau kita tetap mengasah kepekaan. Dan ketika ide-ide itu tiba, sebaiknya kita siap siaga untuk segera mengeksekusinya. Jangan ditunda-tunda.

Namun kita tentu tak mau ide atau kreativitas keseringan melompong. Ibarat motor atau mobil tanpa bensin, tentu nantinya tak ada pergerakan, bukan? Untuk itu, kita harus senantiasa mengisi ulang. Bagaimana caranya? Kita simak 10 tips dari Mbak Mary, ya. Daku tambahkan sedikit saja. Jom!

#1. Blog Walking

Selain jalan-jalan di media sosial, kita bisa memilih jalur lain yang lebih berfaedah, yakni jalan-jalan ke blog orang. Pilihannya pasti sangat banyak. Kita tinggal memilih topik yang diinginkan, dan menikmatinya.

Daku pribadi kadang-kadang tinggal melihat like atau retweet-an akun twitter Warung Blogger. Kita juga bisa searching sendiri via Google. Syukur-syukur kalau kita sudah memiliki list blogger favorit atau yang sudah sukses. Biasanya ada inspirasi yang nempel dari sana.

#2. Gambar atau Poto Menarik

Sesuatu yang dianggap menarik tentu sesuai selera. Kita tak bisa mendikte siapa pun. Mungkin ada yang senang akan poto pemandangan, ekspresi seseorang, karya seni abstrak, ilusi optik, dll.

Apa pun itu, yang jelas gambar menarik biasanya bisa merangsang otak. Kita pun jadi berkeinginan untuk menggoreskan kata-kata dari apa yang dilihat dan dinikmati. Cara ini daku terapkan dengan mengoleksi postingan-postingan menarik ke dalam akun instagram @deeannrose.

#3. Curi-curi Dengar

Oke, sebenarnya enggak sopan kalau kita sengaja ngepoin obrolan seseorang. Tetapi banyak momen di mana dialog bisa didengar secara bebas, dan kemudian jadi ide tulisan. Misalnya percakapan penumpang di kendaraan umum, obrolan ringan bersama teman, interaksi dengan adik, atau bahkan tak sengaja mendengar orang lewat yang bercengkerama. Salah-satu postingan blog yang terinspirasi dari obrolan orang yakni 1 Cara Utama Agar Orang Lain Terkesan Pada Kita. 

#4. Buku atau Bahan Bacaan Lain

Wah, buku fiksi atau non fiksi biasanya mengandung banyak hal yang bisa diolah menjadi ide. Buku itu kaya akan kosa-kata baru, quotes atau kutipan menarik, cerita, dll. Kalau kata-kata dalam buku yang dibaca itu bisa menyentuh akal dan kalbu, biasanya kita jadi tergoda dan tergerak untuk menulis.

#5. Majalah

Majalah biasa atau yang online juga bisa berpengaruh dalam pengisian ulang ide. Di dalam majalah biasanya berisi artikel-artikel yang unik dan menarik. Kita juga seakan diberi masukan tentang topik-topik menarik yang biasanya dicari oleh para pembaca.

Selanjutnya: #6. Film

2 thoughts on “12 Cara Isi Ulang Ide dan Kreativitas Menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − four =