Reuni IKRAR SMAN Kadugede 2017 dan Acara Halal Bil Halal Keluarga Besar

Posted on

Reuni IKRAR SMAN Kadugede 2017 dan Acara Halal Bil Halal Keluarga Besar

Dokumentasi RISMAKA 25

Tepat pada Hari Rabu (28 Juni 2017), daku menghadiri reuni Ikatan Keluarga Besar Alumni Rismaka (Rohis SMANSaka) alias IKRAR. Singkatnya, IKRAR adalah komunitas yang mewadahi alumni anggota ekskul rohis RISMAKA. Sementara yang menjadi media utamanya adalah para pengurus RISMAKA yang sedang “berkuasa”, atau diamanahi jabatan.

Acara tahunan tersebut pernah daku hadiri satu kali. Bukannya gak mau, tapi daku suka malu. Hihi… katakanlah, daku ini member abal-abal yang tidak bisa merepresentasikan diri sebagai anggota rohis. Hehe… oh ya, seingatku ketika mencoba ikutan yang satu kali itu, acaranya kurang terasa. Mungkin karena daku hanya bisa hadir sebentar saja.

Untuk yang tahun 2017 ini, acaranya dikelola oleh panitia dari angkatan ke-25. Dari percakapan via grup Whatsapp, acara kali ini sepertinya oke. Daku dan kawan-kawan alumni memang kurang suka kalau acaranya terlalu kaku dan formal seperti yang sudah-sudah. Tetapi rasanya hal tersebut tidak terhindarkan, mengingat peserta yang datang memang berasal dari berbagai angkatan. Istilahnya, kesan senior-junior pasti tetap ada.

Reuni dan Nostalgia

Dokumentasi RISMAKA 25

Reuni RISMAKA diadakan di SMAN Kadugede, tempat di mana daku mengisi waktu sekitar 3 tahunan untuk menimba ilmu. Begitu sampai di sana, aroma kenangan langsung menguar. Jadi ingat bagaimana dulu lari-lari kecil (bukan untuk ibadah sa’i) demi menggapai pintu gerbang, lalu belajar di kelas, lalu ngerecokin keadaan kantin, lalu bolak-balik toilet, lalu duduk-duduk di gazebo, lalu nimpukin buah mangga, dll.

Belum lagi ketika bertemu rekan-rekan yang satu angkatan!

Mungkin para adik kelas akan terheran-heran sekaligus meringis menatap antusias kami untuk berpoto dan jalan-jalan mengitari area sekolah yang sudah pangling. Maklum, kami sudah jarang bertemu. Baik itu dengan rekan-rekan sendiri atau pun dengan bangunan sekolahnya. Yah… lucu, ya.

Dulu mah ketemuan dengan teman-teman satu sekolah itu jadi hal yang membosankan. Kalau sekarang mah justeru jadi hal langka langka yang dirindukan.

Terima kasih sudah merajut pertemuan dan reunian hati kami, Dik!

Hubungan Senior dan Junior

acara reuni, makan makan reuni
Dokumentasi RISMAKA 25
senior junior reuni
Dokumentasi RISMAKA 25

Kita tak bisa menepis hubungan ini begitu saja. Senioritas dan junioritas itu pasti tetap ada. Yang penting masing-masing pihak bisa saling tahu diri dan menghormati.

Senior memang lebih berpengalaman, lebih berhak dihormati, (bisa jadi) lebih tinggi kedudukannya, dan (ekhem!) lebih tua. Tetapi bukan berarti senior itu lebih boleh untuk semena-mena terhadap adik kelasnya. Demikian juga dengan junior, yang tahu betul bagaimana kapasitasnya.

Nah, syukurlah… ketika acara berlangsung, daku rasa tak ada tabrakan yang begitu berarti. Yang senior pengin mendekati junior. Sementara yang junior tampak hangat, namun juga sangat hati-hati.

Well, daku cuma mengikuti acara dari jam 10-an sampai jam 12-an saja. Hanya ikut menonton “sumbangan hiburan” dari berbagai angkatan saja. Terlewat sudah acara formal bersama para pembina rohaninya, dan terlewat juga acara-acara serunya. Meski demikian, daku sangat terkesan. Panitia dan teman-teman memang sangat keren!

Halal Bil Halal Keluarga besar

Dokumentasi Keluarga

Ini dia faktor yang tak bisa membuatku leluasa untuk mengikuti serangkaian acara. Kebetulan keluarga besarku, Atmadisastra, suka mengadakan pertemuan besar pasca lebaran. Tahun lalu di rumah A, tahun sekarang di rumah B, lalu nanti di rumah C, dsb.

Daku tak bisa melewatkan momen langka ini, sebab hanya di saat ini, seluruh keluarga besar (atau perwakilan) pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama. Lagipula, daku ingin tahu dan kenal siapa saja yang ternyata satu garis keturunan. Kalau kata orang tua kami yang memang asal Sunda mah, ulah sampe pareumeun obor. Maksudnya jangan sampai tidak tahu saudara, silsilah, atau asal-usul keluarga sendiri. Sebab karena faktor itulah, biasanya hubungan silaturahim jadi renggang, bahkan putus.

Karena itu, ketika acara kumpulan itu, anak-anak kecil pun dibawa dan secara tidak langsung diperkenalkan dengan saudara-saudaranya yang lain. Jadi kami tidak hanya tahu kakaknya orang tua, atau adiknya orang tua. Tetapi juga anak dan keturunan paman, bibi, atau uwak. Semoga niat baik ini menjadi amalan tersendiri, dan memudahkan segala rencana kami dan keluarga lain yang memiliki misi serupa. Aamiin

Konsistensi Misi Reuni

Reuni apa pun, semoga tetap terjaga tujuan mulianya. Semoga tetap ada panitia di belakang layar yang semangat dan sabar. Sebab tanpa mereka, sulit juga untuk menghadirkan semuanya.

Semoga juga, langkah untuk menghadiri reuni bisa menjadi amal baik yang memperpanjang usia dan memudahkan rezeki kita. Aamiin… Reuni IKRAR SMAN Kadugede 2017 dan Acara Halal Bil Halal Keluarga Besar. #RD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + nineteen =