Selain Program Kerja, Berikut 14 Hal yang Biasa Terjadi Ketika Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Posted on

Selain Program Kerja, Berikut 14 Hal yang Biasa Terjadi Ketika Kuliah Kerja Nyata (KKN)

cerita kkn, kkn kuliah kerja nyata, kkn kuliah kerja nyantai, cinlok kkn, serba-serbi kkn, program kerja kkn, proker kkn, program kkn, program kerja individu kkn, program kerja untuk kkn,
Via: pabelan-online.com

KKN alias Kuliah Kerja Nyantai Nyata

Akhir-akhir ini, topik di atas begitu hot di blog. Rupanya sudah musim KKN (lagi), ya? Hehe…

KKN menjadi salah-satu kewajiban mahasiswa sebelum nanti “bersenang-senang” dengan skripsi dan sidang. Faedahnya sendiri begitu mulia, yakni menerapkan ilmu dan pendidikan perkuliahan di masyarakat.  Belum lagi dengan berbagai “bonus pembelajaran berharga” lainnya. KKN menempa diri untuk hidup mandiri, belajar bekerja sama, mencoba memberi manfaat bagi lingkungan, dll.

Well, bicara tentang KKN memang tak akan jauh dari yang namanya proker alias program kerja. Masing-masing jurusan tentu akan memikirkan problem yang satu ini. Sebagai contoh, kamu bisa melihatnya di dalam postingan Daftar Program Kerja KKN Individu, Kelompok, dan Penunjang yang Menarik dan Bermanfaat Bagi Masyarakat. 

Selain itu, terdapat juga serba-serbi KKN yang mainstream, yang biasa terjadi dan harus diantisipasi ketika KKN. Apa saja? Jom!

#1. Krisis Sinyal

Lokasi KKN identik dengan desa yang terpencil, atau mungkin di pedalaman. Tak heran, sinyal menjadi satu dari sekian hal vital yang akan sangat dikhawatirkan. Untuk itu, biasanya kita tertuntut untuk mempersiapkan diri. Entah untuk hidup tanpa sinyal, atau ganti kartu yang sekiranya memiliki sinyal kencang.

#2. Khawatir Air

Idealnya, ketersediaan air di desa itu lebih subur. Tetapi memang ada beberapa spot yang justru kesulitan air. Kita bisa “menerawangnya” dari cuaca, keadaan sawah yang kering dan pecah-pecah, atau sedikitnya air yang ada di bak kamar mandi. Yang satu ini tentu menjadi petaka besar, apalagi kalau daerahnya memang panas, dan kita kerap tergoda untuk mandi berkali-kali.

Malang juga nasib ini ketika harus KKN di daerah yang kekurangan air bersih. Kita harus ekstra sabar, pintar hemat air, atau kreatif mencari sumber air. Temanku ketika KKN sampai mencopot gengsinya, ketika harus memanfaatkan air sungai bersama warga dan para kerbau yang dimanjakannya.

#3. Merasa Sangat Dekat dengan Alam

Tidak tahu kenapa, kita serasa lebih peka dengan kecantikan alam semesta. Semilir angin, gemericik air, daun-daun yang jatuh, sawah yang membentang, dan segala pesona alam di tempat KKN jadi begitu dihayati. Makna bahagia juga tak terlihat njelimet. Cukup dengan ber main di sawah, jalan kaki keliling desa yang dipenuhi pepohonan, bantu-bantu panen, dll.

#4.  “Komunitas” Dadakan

KKN sering diplesetkan sebagai Kuliah Kerja Nyantai, sebab faktanya memang ada oknum-oknum mahasiswa yang “tergelincir dari koridor”. Seyogyanya mahasiswa itu fokus mengabdi di desa KKN, tetapi malah asyik sendiri. Mereka bahkan semakin betah kalau memang ada temannya. Ada grup yang betah berlama-lama menonton film, ada yang kerjaannya main dan “menganggu” warga terus, ada yang tidur dan tidur, dsb.

#5. Pekerjaan Rumah Tangga

Pas KKN, kita tak bisa mengajak keluarga atau mungkin pembantu rumah tangga. Karenanya, mahasiswa yang tak biasa melakukan apa-apa sendirian bisa jadi kelimpungan. Tetapi KKN memang menyediakan “pembelajaran khusus” untuk mencuci baju dan celana sendiri, menyetrika sendiri, menjemur sendiri, dan pokoknya mengatur segala sesuatunya sendirian. Ada pun soal makan atau bersih-bersih tempat tinggal biasanya disepakati lewat jadwal piket.

#6. Outfit Khusus KKN

Ketika KKN, biasanya ada outfit khusus yang disediakan kampus. Entah itu berupa kaus, jas, atau mungkin seragam khusus KKN. Atribut tersebut memberi efek cukup besar. Bisa jadi kita merasa memiliki identitas jelas, bangga, terbebani, atau mendadak menganggap semua pemakai atribut yang sama adalah teman dan saudara sendiri.

#7. Cinlok alias Cinta Lokasi dan Perselingkuhan

Ada yang mengalami atau mengamati dua fenomena klise ini? Biasanya sih ada saja yang mulai dekat dan akrab pas kumpulan pra KKN, semakin lengket ketika KKN, lalu akhirnya ada yang jadian. Banyak juga yang sekadar “seru-seruan” sebagai topik olok-olokan teman.

Kebersamaan dari pagi sampai pagi lagi memang berpotensi memupuk benih-benih suka dan kagum menjadi cinta dan sayang yang menggunung. Ada yang melakoninya secara “legal”, dalam arti masing-masing berstatus single. Ada juga yang guilty pleasure, gitu, atau sampai tega mengkhianati pasangan yang sudah ada. Singkatnya; selingkuh. Oh, tidak!

#8. Selanjutnya: KKN Berhantu/ Horor

2 thoughts on “Selain Program Kerja, Berikut 14 Hal yang Biasa Terjadi Ketika Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 1 =