7 Pelajaran dari Perayaan Idul Adha, Lebaran Haji, atau Kurban

Posted on
idul adha, idul adha 2017, 7 Pelajaran dari Perayaan Idul Adha, 7 pelajaran dari Lebaran Haji, 7 pelajaran dari ibadah Kurban, hikmah kurban
Via: vecteezy.com

Siapa yang ingin berkurban di hari raya idul adha, tetapi belum tercapai juga?

Kalau ada, berarti kita idem. 🙂

Sebagai muslim, daku juga selalu berkeinginan untuk bisa membeli hewan kurban sendiri, mempersiapkan “persyaratannya”, menyaksikan proses sembelihnya (kemungkinan enggak akan sanggup), dan membagikannya. Rasanya pasti menyenangkan.

Bukankah momen terbaik dan paling keren dari idul adha itu… pas kita mampu berkurban?

Untungnya Allah Swt tidak mewajibkan ibadah kurban. Bayangkan kalau ibadah kurban dan haji bersifat mau enggak mau seperti salat. Bisa repot, ya? Dia memang Maha Tahu keadaan umat-Nya.

Dan berikut ini pelajaran yang bisa kita ambil dari hari raya idul adha, lebaran haji, atau ibadah kurban. Jom!

  1. Kurban Mengajarkan Arti Pengorbanan

Ada 3 jenis pengorbanan yang sempat daku bahas. Kurban ini masuknya pada pengorbanan karena termotivasi untuk membangun hal-hal positif. Pengorbanan yang satu ini membuat semua pihak kecipratan rasa puas dan bahagia. Kurban mengajarkan kita untuk merelakan sesuatu yang berharga (hewan yang dibeli) demi tujuan yang mulia, sekalipun tak ada imbalan apa-apa.

  1. Kurban Mengajarkan Kita untuk Dermawan atau Murah Hati (Harta)

Laki-laki atau perempuan rasanya sama saja memiliki watak sayang akan harta atau barang berharga, termasuk hewan kurban. Ibaratnya, kita yang sudah berusaha dan bekerja keras, kita juga yang berhak menikmatinya, bukan orang lain. Tetapi Islam justru mengajarkan kita untuk berbagi dengan sesama, khususnya pihak yang dipandang kurang mampu. Berbagi atau sedekah juga memiliki keajaiban tersendiri. Karena berkah, rezekinya justru semakin bertambah.

  1. Kurban Mengajarkan Keikhlasan dalam Ketaatan

Sepertinya kita sudah familiar dengan cerita di balik hadirnya ibadah kurban. Dahulu kala Nabi Ibrahim AS mendapat perintah super sulit dari Allah Swt, yakni kewajiban untuk menjadikan putranya (Nabi Ismail AS) sebagai kurban. Padahal sang putra adalah harta berharga yang dimilikinya. Tetapi karena Nabi Ismail AS ridho, maka Nabi Ibrahim pun ridho.

Keindahan rasa ikhlas dari ayah dan anak itu terpancar dari ketaatan mereka. Keduanya tunduk dengan tulus. Beda dengan kita, yang terkadang menjalankan ritual ibadah, tetapi dengan hati yang masih berat dan penuh keluh-kesah.

hewan kurban, kambing kurban, idul adha, idul adha 2017, 7 Pelajaran dari Perayaan Idul Adha, 7 pelajaran dari Lebaran Haji, 7 pelajaran dari ibadah Kurban, hikmah kurban
Via: thoughtco.com
  1. Kurban Mengajarkan Kita tentang Karakter Keren Seorang Manusia

Ibadah kurban secara total itu tak bisa dilakukan sembarang orang. Perlu figur spesial. Kalau seseorang tidak bisa ikhlas mengorbankan sesuatu yang dicintainya, maka dia tidak bisa berkorban. Kalau sifat tersebut terus dipelihara, kemungkinan dia akan menjelma jadi sosok yang pelit, rakus, penuh kebencian, dan bisa jadi kejam. Sebaliknya kalau bisa berkorban karena Allah Swt, pasti dia jadi sosok yang berjiwa lembut, penuh cinta, sederhana, dan kaya raya.

  1. Kurban Mengajarkan Kita Tentang Hubungan Baik dengan Manusia Lainnya

Apa kita masih bisa makan dengan nyaman begitu tahu ada orang sekitar yang justru kelaparan? Momen kurban memungkinan semua orang untuk menikmati hidangan yang dipandang mahal, lezat, dan mewah, yakni berupa daging. Rasanya belum ada kisah yang memaparkan kemarahan seseorang karena diberi jatah hewan kurban oleh orang lain. Yang ada, dia justru merasa bahagia dan bersyukur.

  1. Kurban Mengajarkan Kita Tentang Siapa Kita Sebenarnya

Primadona dari idul adha adalah kambing, sapi, kerbau, dan unta. Mereka jadi buah bibir, perawatannya semakin diperhatikan, harganya semakin mahal, dan tubuhnya juga dielu-elukan sekalipun hewannya sudah meninggal. Orang mengincar kepalanya, pahanya, kakinya, bulunya, dll. Bahkan (maaf) kotorannya pun berharga dan bisa dimanfaatkan. Lha kalau manusia?

  1. Kurban Mengajarkan Kita Tentang Siapa yang Maha Kaya

Nilai atau pahala ibadah seseorang sudah menjadi urusan-Nya. Dia yang menyuruh, bukan berarti Dia yang butuh. Heck, kita bahkan hidup menumpang di bumi dan langit ciptaan-Nya. Kepatuhan kita untuk berkurban (dan bersedekah) justru akan memberi dampak baik bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Nah, selamat merayakan idul adha untuk saudaraku sesama muslim. Semoga Allah Swt terus mengampuni, melindungi, menolong, serta menerima amalan-amalan baik kita.

Kedamaian, rahmat, dan keberkahan juga semoga tetap dicurahkan kepada saudara/i di Palestina, Rohingya, Aleppo, Suriah, dll. Aamiin… 7 Pelajaran dari Perayaan Idul Adha, Lebaran Haji, atau Kurban. #RD

2 thoughts on “7 Pelajaran dari Perayaan Idul Adha, Lebaran Haji, atau Kurban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − eleven =