Apa Benar Orang Berkepribadian Ekstrovert itu Lebih Boros dari Introvert?

Posted on
introvert dan ekstrovert, orang esktrovert lebih boros, keuangan introvert dan ekstrovert, introvert dan ekstrovert dalam psikologi, tipe orang introvert, perbedaan introvert dan ekstrovert
Via: juninalminuto.com

Bisa dibilang ekstrovert dan introvert itu seumpama siang dan malam atau pink dan biru, saking berbeda dan bertolakbelakangnya.

Dua kepribadian ini memang kerap dibanding-bandingkan dalam beberapa aspek. Ekstrovert dikenal sebagai sosok yang pandai bersosialisasi, mudah berkenalan, banyak teman, enggan sendirian, bosan di rumah terus , spontan, dsb. Sementara yang introvert justru menjadi gambaran yang kontras. Mereka begitu kaku, memerlukan me time lebih panjang, bersedia terus-terusan di rumah, banyak pertimbangan, dsb.

Rupanya, mereka juga memiliki sedikit perbedaan soal urusan menghabiskan uang.

Orang ekstrovert yang berpenghasilan kecil/ rendah cenderung menghabiskan uang pas-pasannya itu demi menaikkan status. Misalnya dengan membeli barang mewah atau berharga. Otomatis, pengeluarannya pun lebih banyak ketimbang dengan sosok introvert yang memiliki kondisi serupa.

Kata siapa?

orang introvert, gadis introvert, pengeluaran orang ekstrovert vs introvert, orang ekstrovert lebih boros, bisnis bagi orang introvert, penghasilan orang introvert, keuangan orang introvert
Via: thepennyhoarder.com

Tentu bukan kata daku, ya. 😀 Hasil tersebut dikemukakan oleh sebuah jurnal yang disusun Blaine Landis dan Joe J. Gladstone. Jurnalnya terbit pada 23 Agustus 2017 via Psychological Science. Silakan cek: http://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/0956797617714811.

Studi tersebut melibatkan 718 customers dengan ribuan transaksi yang berlangsung selama setahun. Mereka berasal dari berbagai bank multinasional. Selain kepribadian, hal lain yang dianalisis yakni faktor lain yang bisa memengaruhi pemakaian uang seseorang. Misalnya dari segi jenis kelamin, status pekerjaan, serta usia.

Para peneliti juga membagi penggunaan uang ke dalam 2 kategori; high status dan low status. Yang high status mencakup pengeluaran untuk alat-alat elektronik, olahraga golf, kesenian, dll. Sementara yang low status meliputi toko gadai, diskon toko, barang-barang bekas yang masih bisa diselamatkan/ digunakan, dll.

Intinya, ternyata personaliti atau kepribadian seseorang juga bisa memengaruhi perilaku penggunaan uang seseorang, khususnya ketika sedang rudin atau dalam keadaan penghasilan yang melempem. Orang-orang kurang mampu yang berbeda kepribadian memiliki cara berbeda juga dalam hal menghabiskan uang. Orang ekstrovert dengan budget tipis cenderung lebih boros dari introvert yang ber-budget tipis juga.

Kenapa Bisa Berbeda?

ekstrovert vs introvert, gadis introvert dan esktrovert, pengeluaran orang ekstrovert vs introvert, orang ekstrovert lebih boros, bisnis bagi orang introvert, perbandingan ekstrovert dan introvert
Via: theodysseyonline.com

Masih menurut penelitian, ya. Figur yang senang bersosialisasi, outgoing, atau ekstrovert biasanya sangat mengedepankan status sosial di mata orang lain. Ketika keadaannya terpuruk secara finansial, mereka merasa perlu membeli sesuatu untuk “menaikkan harga”. Dengan dana yang seadanya, mereka memaksakan membeli barang mewah, mengisi pulsa atau data, pergi ke restoran mahal, menginap di hotel berbintang, dsb.

Sementara orang introvert yang tengah merana karena uang, merasa tak begitu butuh akan benda-benda atau pengalaman yang serba lux. Bagaimana pun, mereka tidak begitu memerdulikan status sosial di mata khalayak. Karenanya, mereka lebih bisa mengendalikan nafsu belanja ketika keadaan tengah ‘kering’.

Studi ini juga menggambarkan bagaimana seseorang, dalam keadaan finansial yang tengah terpuruk, menghadapi keadaan sulit tersebut. Kalau mengacu pada jurnal, maka pihak yang bisa diajak hidup hemat (karena pendapatan sedang sekarat) yaitu orang introvert.

Orang introvert juga memiliki nilai pleus karena bisa bijak ketika menghadapi keadaan keuangan yang menurun. Setidaknya, mereka tidak memperburuk keadaan finansialnya sendiri.

Bagaimana dengan Ekstrovert dan Introvert yang Sedang Kaya?

Studi tidak menampik fakta kalau orang ekstrovert dan introvert yang memiliki penghasilan tinggi/ banyak memiliki gaya pengeluaran yang serupa. Dengan kata lain, mereka bisa sama-sama borosnya. Nah lo?

Enggak Selamanya Orang Ekstrovert itu Lebih Boros, Ah!

Oke, baik. Studi yang disebutkan di sini memang diadakan di UK. Keadaan atau hasilnya bisa saja berubah.

Lagipula, penelitian ini tampaknya memerlukan analisis yang lebih lanjut. Misalnya tentang faktor yang menyebabkan orang ekstrovert kurang mampu ‘yang tega’ mendahulukan penampilan atau status sosial. Kalau tak mau repot, kita bisa menginterogasi diri sendiri, ya. Hehe…

Demikian, semoga kita terus belajar menjadi pribadi yang berperilaku keren dalam keadaan setidak keren apapun. Apa Benar Orang Berkepribadian Ekstrovert itu Lebih Boros dari Introvert? #RD


2 thoughts on “Apa Benar Orang Berkepribadian Ekstrovert itu Lebih Boros dari Introvert?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 − 4 =