Yang Mencibir dan Ngebercandain Kematian Jonghyun SHINee…

Posted on

jonghyun meninggal, jonghyun shinee meninggal, jonghyun bunuh diri, haters jonghyun
Image via; _catfelix_ [cut]
Ketika Jonghyun meninggal (18 Desember 2017) sampai detik ini, berita tentangnya masih terus berseliweran. Sebagian netizen masih membahas penyebab kematiannya, pesan terakhirnya, karya-karyanya, rekaman CCTV-nya, atau idola KPOP lain yang berkaitan erat dengannya (Onew, Choi Minho, Kim Taeyeon, Key, Taemin, dsb). Sebagian lain justru mengunggah postingan yang mengundang geram di tengah kesedihan.

Eh serius Jonghyun SHINEE meninggal?

Ya Allaaaaah

 

nggak tau itu siapa. :'(

~

 

Terlalu dramatis. Orang klo meninggal ya udah si biasa aja. Keluarga bukan apa bukan.. Lebaynya kaya sodara deket aja hahahaha ya ga bang

~

 

Gak usah sedih, plastik bisa didaur ulang.

 

Ah, udah, ah. Segitu saja. Amat sangat banyak postingan lain yang sedikit membocorkan level pemostingnya.  Kamu ‘mergokin’ tweet atau postingan semacam itu juga, tidak?

Oh, Jadi Kpop itu Enggak Bisa Dibercandain?

shawol berduka, shinee berduka, kpop berduka, jonghyun meninggal, jonghyun shinee meninggal
Image via: okaycllifford

Daku pribadi bukan termasuk Shawol Indonesia atau fans berat Jonghyun. Hanya saja ada beberapa lagunya yang sempat dinikmati, misalnya Breath dan Lonely, yang sama-sama dinyanyikan bersama Kim Taeyeon. Berita tentang dia pun masih sering terlihat, apalagi baru-baru ini juga dia sudah menghelat konser (terakhir).  Jadi tetap saja, kematiannya yang mendadak bikin hati terguncang.

Baru saja baca-baca berita bahagia tentang rencana pernikahan Taeyang dan Min Hyorin, eh ada kabar mengejutkan!

Ikut berbelasungkawa saja. Tak peduli selera musikmu adalah Pink Floyd, The Corrs, Kelly Clarkson, Mel Sandy, Epica, Iwan Fals, Efek Rumah Kaca, Darso, Doel Sumbang, Evie Tamala, dsb, tetap saja warta kematian itu bikin sedih, bukan bikin gregetan untuk nyinyir atau ngelawak. Sekali pun orang yang nyawanya hilang itu tidak kamu kenal.

Biarkan orang-orang yang kamu bilang kids jaman now itu untuk mengekspresikan kesedihan dan dukanya. Idola mereka bukan idola kamu. Inspirasi mereka bukan inspirasimu. Biarkan saja.

Momen kelabu mereka mirip dengan apa yang terjadi pada fans Kurt Cobain, Chris Cornell, Chester Bennington, Nike Ardilla, Chrisye, Deddy Dores, Benny Panjaitan, Ireng Maulana, dsb.

Intinya, masih ada opsi untuk diam, daripada ikut berkomentar yang justru memperkeruh keadaan.

Tetapi tanpa bersusah payah membalas postingan itu juga, orang-orang sudah ramai ‘menyerang’ dengan argumen yang lebih cerdas dan menyakitkan. Sebagian postingan yang mengundang amuk warganet, tak peduli Shawol atau bahkan bukan pencinta Kpop, sudah dihapus.  Entahlah, mungkin naluri kemanusiaan mereka baru peka?

Daku tertarik sama reply yang satu ini….

Ya, beberapa diantara kita mungkin bertanya-tanya. Kenapa pesohor Korea itu bisa bunuh diri? Bukankah dia sudah memiliki segala hal yang diidamkan manusia lainnya? Dia kaya raya, kreativitasnya terbukti, usianya terbilang muda dan produktif (27 tahun), tampangnya oke, popularitasnya mendunia, fansnya banyak, dan dikelilingi idola Kpop lainnya.

Tapi ternyata semua itu tidak cukup.

Ternyata dia menyembunyikan rasa sakit dan penderitaan.

Ternyata dia merasa sendiri , depresi, dan sangat sepi.

Ternyata kita tidak pernah benar-benar tahu ‘peperangan’ yang sedang dihadapi seseorang. Sekali pun orang itu memoles mukanya dengan senyuman dan keceriaan. Kita tidak pernah tahu.

Tak Harus Jadi Fans untuk Merasa Peduli

Apakah untuk peduli dengan sesama manusia, kita harus seagama? Harus satu ras? Harus punya musisi favorit senada?

CMIIW, kata George Waters sih, ‘kamu tak harus menjadi muslim untuk membela Palestina. Kamu cukup menjadi manusia (yang berperikemanusiaan) saja.’

Ya, kurang baik sih untuk ngejudge sisi kemanusiaan seseorang. Tinggal berkaca saja. Tetapi kalau kata Jason Donohue, ‘I see humans but no humanity’. Alias ‘daku melihat manusia tapi tidak (melihat) kemanusiaan’.

Terus menurut Gus Mus…

gus mus quotes, quotes cinta gus mus, kata bijak gus mus rembang, puisi bijak gus mus, pesan gus mus

“Jumlah manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis”.

Ha!

~

Tak perlu menjadi tetangga, saudara, atau kekasih seorang manusia untuk bersimpati atas kematiannya. Yang Mencibir dan Ngebercandain Kematian Jonghyun SHINee… #RD

Related Post

2 thoughts on “Yang Mencibir dan Ngebercandain Kematian Jonghyun SHINee…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =