Sudah Tahun Baru 2018, Enggak Kepikiran untuk Menjadi Egois, Gitu?

Posted on
keuntungan sifat egois, belajar jadi egois, orang egois, menjadi orang egois, manfaat egois, akibat orang egois, contoh sifat egois dalam kehidupan sehari-hari
Image via: Wtop.com

Apakah kamu didesain untuk selalu mementingkan orang lain, dan menomorduakan diri sendiri? Bahagiakah kamu?

Kalau menurut penulis How to be Selfish (And Other Uncomfortable Advice), Olga Levancuka, menjadi egois itu berarti memprioritaskan kepentingan orang nomor satu dalam hidup. Orang itu adalah diri kamu sendiri.

Egois memang terkesan negatif. Namun untuk hal-hal tertentu, sebaiknya kamu sedikit lebih egois agar bisa nyaman dan bahagia. Jangan sampai, atas nama ‘tidak mau jadi orang egois’, kamu malah menyenangkan orang lain dan menyiksa diri sendiri. Jomlah!

  1. Egois Dalam Menjalin Hubungan/ Relasi

Apakah selama ini hanya kamu saja yang mengerahkan usaha demi mempertahankan segalanya? Kamu tidak ingin disebut egois, sehingga selalu memaafkan dan memaklumi. Tetapi kamu tidak menampik rasa sakit karena partner mulai menyepelekan janji, malas berkomunikasi, hanya ingin diberi, dsb.

Kalau hubunganmu awet tapi terus membawa kesengsaraan, sebaiknya lebih tegas lagi.

Lebih baik tidur daripada kelamaan menunggu balasan WA yang sudah di-read, lebih baik jangan memberi kepercayaan daripada terus dikecewakan, lebih baik ekspresikan kemarahan daripada terlena dengan wajah polosnya, dsb. Kamu berhak memilih yang terbaik. Kamu berhak merasakan kenyamanan dan kebahagiaan.

  1. Egois Pada Kesehatan Diri Sendiri

Di saat kamu hendak terlelap, datang pesan di WA grup teman-teman yang memintamu untuk ngumpul dan begadang. Kurang beruntungnya, kamu tidak terbiasa tidur larut malam dan besoknya harus bekerja. Jangan sampai ‘enggak enakan’.

Tak ada salahnya kamu menolak. Kesehatanmu menjadi tanggung jawabmu sendiri. Apalagi kalau kamu takut kehilangan momen salat malam dan terlambat salat subuh. Kesehatan rohani juga menjadi tanggung jawabmu. Kalau pun hendak bersenang-senang dengan teman, sebaiknya atur jadwal.

orang egois, ciri" teman egois, ciri ciri suami egois, penyebab sifat egois, ciri ciri wanita egois, ciri orang egois dan sombong, ciri ciri pria egois
Image via: Meetmindful.com
  1. Egois Soal Agama

Kalau kamu memiliki keyakinan kuat, perkara lain tak jadi soal. Misalnya bagi muslim, belajarlah untuk lebih fokus solat tepat waktu dibarengi dzikir, ketimbang terus on WA karena ingin membalas chat serta terus eksis di banyak grup. Lakukan segala sesuatu yang membuatmu tenang, bahagia, dan naik level.

  1. Egois Urusan Waktu

Kamu memang melihat sendiri bagaimana teman-temanmu sudah menikah, melanjutkan pendidikan, mulai membangun tempat tinggal, dsb. Tak perlu merasa ‘dikejar-kejar’, apalagi kalau kamu memerlukan waktu untuk mengambil keputusan penting dalam hidup. Pertimbangkan dengan matang siapa pendampingmu kelak, bagaimana kariermu, di mana tempat tinggalmu, dsb.

Atau sebaliknya, ketika teman-temanmu masih santai dan gemar bermain-main, kamu memanfaatkan waktu yang ada untuk mengejar cita-cita dan memperbaiki diri sendiri.

Baca Juga: 7 Waktu atau Situasi Ketika Menyerah Bisa Menjadi Pilihan Terbaik

  1. Egois Urusan Uang

Tak perlu merasa buruk dan tak berguna ketika hanya bisa kondangan sedikit, atau memberikan hadiah ultah yang biasa-biasa saja. Atas nama ‘ingin membahagiakan orang lain’, jangan sampai kamu gali lubang yang sangat dalam. Kecuali kalau mereka benar-benar sangat membutuhkannya.

ciri ciri wanita egois, ciri ciri wanita serius, menghadapi wanita egois dan keras kepala, mengubah watak wanita egois, kenapa wanita lebih egois, ciri ciri orang egois tinggi, penyebab sifat egois
Image via: thoughtcatalog.com
  1. Egois Dalam Hal Pertemanan/ Persahabatan

Kamu keren juga kalau sampai memiliki banyak teman. Mungkin pribadimu menyenangkan, status sosialmu tinggi, atau pergaulanmu memang luas. Namun ketika ada ‘musuh dalam selimut’ atau ‘teman-teman beracun’, tak perlu ragu untuk jaga jarak. Jangan sampai bermusuhan, tetapi jangan juga terlalu akrab. Tak apa-apa ‘kan daripada bikin kamu enggak nyaman?

Baca Juga: 10 Tanda Sudah Waktunya “Putus Persahabatan” dengan Seseorang

  1. Egois Dalam Hal Bakat/ Kelebihan

Poin ini tidak bermaksud menjerumuskanmu dalam sifat narsis. Namun tak ada salahnya jika kamu merasa bangga terhadap keunggulan dirimu sendiri. Tunjukkan saja, siapa tahu membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain juga. Apresiasi segala pujian, dan jadikan kritikan sebagai pelajaran.

  1. Egois Soal Hati

Kamu bukanlah seorang kriminal hanya karena ingin membahagiakan hati sendiri. Tak perlu merasa bersalah karena mencintai seseorang yang dianggap kurang layak oleh keluarga atau masyarakat. Asal agamanya bagus, tampan, mapan, dan dari keturunan baik. Tak perlu merasa sudah menyembunyikan aib karena kamu memilih karier sesuai kata hati, bukan sesuai ekspektasi orang lain.

Kamu tidak didesain seperti karakter utama sebuah sinetron mainstream yang terus mengalah, dan berlagak memuaskan semesta. Untuk beberapa hal, kamu berhak egois. Kamu juga harus bahagia. Sudah Tahun 2018, Enggak Kepikiran untuk Menjadi Egois, Gitu? #RD

Related Post

2 thoughts on “Sudah Tahun Baru 2018, Enggak Kepikiran untuk Menjadi Egois, Gitu?

  1. Ya betul sekali, sesekali butuh egois untuk kesehatan kita sendiri. Kita memang punya kewajiban thd orang lain tp di sisi lain Allah jg memberikan kewajiban untuk menjaga diri sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 18 =